Addisons disease
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Penyakit Addison adalah kondisi langka di mana kelenjar adrenal (kelenjar kecil di atas ginjal) tidak menghasilkan cukup hormon kortisol dan aldosteron. Hormon ini penting untuk mengatur tekanan darah, kadar garam, dan respons tubuh terhadap stres.
Fakta penting
- Penyakit Addison disebabkan oleh kerusakan pada kelenjar adrenal, sering karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang kelenjar tersebut.
- Gejala berkembang perlahan dan bisa tidak khas, seperti kelelahan berat dan penurunan berat badan.
- Jika tidak diobati, penyakit ini bisa menyebabkan krisis adrenal yang berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera.
Penyakit Addison termasuk penyakit langka. Di Indonesia, diperkirakan hanya sekitar 1 dari 100.000 orang yang terkena.
Penyakit ini dapat menyerang semua usia, tetapi paling sering terjadi pada orang dewasa berusia 30–50 tahun. Wanita sedikit lebih sering terkena dibandingkan pria.
Gejala
- Pingsan atau tidak sadarkan diri
- Tekanan darah sangat rendah (sulit diukur, pucat sekali)
- Muntah hebat atau diare parah yang menyebabkan dehidrasi
- Nyeri perut atau punggung bawah yang mendadak dan hebat
- Kebingungan atau penurunan kesadaran mendadak
- ⚠Kelelahan yang memburuk secara tiba-tiba disertai demam, muntah, atau diare
- ⚠Gejala dehidrasi yang tidak membaik meskipun minum cairan
- ⚠Kadar gula darah rendah (hipoglikemia) dengan gejala gemetar, keringat dingin, atau pusing berat
Gejala umum
- Kelelahan yang ekstrem dan tidak membaik dengan istirahat
- Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
- Kulit menjadi gelap (hiperpigmentasi), terutama di area lipatan dan bekas luka
- Tekanan darah rendah, terutama saat berdiri (pusing atau pingsan)
- Mual, muntah, atau sakit perut tanpa penyebab lain
- Keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan asin (karena kadar natrium rendah)
Gejala pada anak-anak
- Sama seperti dewasa, tetapi mungkin lebih sulit dikenali karena anak-anak belum bisa mengungkapkan keluhan dengan jelas
- Penurunan nafsu makan dan gagal tumbuh (berat badan atau tinggi badan tidak sesuai usia)
- Sering mengalami sakit perut, muntah, atau diare
- Kulit tampak lebih gelap secara bertahap
Gejala pada lansia
- Gejala sering disalahartikan sebagai penuaan normal, misalnya kelelahan dan penurunan nafsu makan
- Lebih rentan terhadap tekanan darah rendah yang menyebabkan pusing atau jatuh
- Detak jantung tidak teratur akibat gangguan elektrolit
Penyebab
Penyebab utama
- Reaksi autoimun: sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan merusak kelenjar adrenal (penyebab paling umum).
- Infeksi seperti TBC (tuberkulosis) yang menyebar ke kelenjar adrenal, terutama di Indonesia yang masih endemis TBC.
- Penyakit lain yang memengaruhi kelenjar adrenal, seperti kanker atau perdarahan kelenjar.
Faktor risiko
- Memiliki penyakit autoimun lain, misalnya tiroiditis Hashimoto atau diabetes tipe 1
- Riwayat keluarga dengan penyakit autoimun
- Infeksi TBC atau infeksi jamur tertentu yang menyerang kelenjar adrenal
- Penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang secara tiba-tiba dihentikan (dapat menyebabkan krisis adrenal)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami gejala krisis adrenal seperti pingsan, muntah hebat, atau tekanan darah sangat rendah, segera hubungi layanan darurat (118 atau 119) atau pergi ke IGD.
- Jika Anda sudah didiagnosis Addison dan demam tinggi disertai muntah atau diare yang tidak mereda dalam 3 jam.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda mengalami kelelahan berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa alasan, atau kulit tampak semakin gelap, bicarakan dengan dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam.
- Kontrol rutin pasien Addison minimal setiap 3–6 bulan untuk menilai keseimbangan hormon dan elektrolit.
Diagnosis
Dokter akan mencurigai Addison berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik. Diagnosis dikonfirmasi dengan tes darah dan kadang tes stimulasi kortisol.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah: mengukur kadar kortisol, aldosteron, ACTH, elektrolit (natrium dan kalium), serta antibodi adrenal.
- Tes stimulasi ACTH: menyuntikkan hormon ACTH sintetis lalu memeriksa respons kortisol setelah 30–60 menit.
- Pemeriksaan pencitraan seperti CT scan perut untuk melihat ukuran dan bentuk kelenjar adrenal.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis mungkin memakan waktu beberapa hari hingga minggu. Anda mungkin perlu menjalani rawat inap untuk tes stimulasi. Dokter akan menjelaskan setiap langkah dan hasilnya.
Perawatan
Pengobatan penyakit Addison bertujuan menggantikan hormon yang kurang, yaitu kortisol dan aldosteron. Dengan pengobatan, gejala dapat dikendalikan dan Anda dapat beraktivitas normal.
Perawatan mandiri di rumah
- Kenali tanda-tanda awal krisis adrenal dan selalu membawa identitas medis (gelang atau kartu) yang menyatakan Anda menderita Addison.
- Sesuaikan dosis obat pengganti hormon saat sakit, stres, atau operasi sesuai petunjuk dokter – jangan pernah mengubah sendiri dosis tanpa konsultasi.
- Bawa selalu suntikan hidrokortison darurat jika diresepkan, dan pastikan anggota keluarga tahu cara menggunakannya.
Perawatan medis
Pengobatan utama adalah terapi pengganti hormon yang diminum setiap hari. Kortikosteroid seperti prednisolon atau hidrokortison digunakan untuk mengganti kortisol, dan fludrokortison untuk mengganti aldosteron. Dosis disesuaikan secara individual oleh dokter. Selama sakit atau stres berat, dosis mungkin ditingkatkan sementara. Jangan menghentikan obat tanpa pengawasan dokter karena bisa memicu krisis.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika penyebab Addison adalah infeksi atau tumor yang dapat dioperasi, dokter akan merencanakan tindakan bedah. Namun, sebagian besar kasus disebabkan autoimun dan tidak memerlukan operasi. Selama operasi, dosis hormon akan disesuaikan oleh tim medis.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan Addison memerlukan kewaspadaan terhadap stres fisik dan emosional. Anda perlu minum obat setiap hari sesuai jadwal dan rutin memeriksakan diri. Dengan manajemen yang baik, sebagian besar pasien dapat bekerja, bepergian, dan berolahraga.
Tips gaya hidup
- Minum obat tepat waktu setiap hari, tanpa terkecuali.
- Hindari stres berlebihan; pelajari teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi.
- Istirahat cukup dan hindari kelelahan fisik yang berlebihan.
- Perhatikan asupan cairan dan garam secukupnya (sesuai anjuran dokter).
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang dengan cukup garam (natrium) – misalnya makanan yang sedikit asin. Jangan membatasi garam secara drastis. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga baik, namun hindari olahraga berat saat cuaca panas atau saat merasa lelah.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Penyakit kronis bisa memicu kecemasan atau depresi. Wajar merasa khawatir, terutama saat menghadapi krisis adrenal. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau konselor. Ingatlah bahwa dukungan keluarga dan teman sangat berarti.
Pencegahan
Sebagian besar kasus Addison tidak dapat dicegah karena disebabkan oleh autoimun. Namun, mencegah dan mengobati infeksi TBC sejak dini dapat mengurangi risiko kerusakan kelenjar adrenal karena TBC.
Vaksin
Vaksinasi penting untuk mencegah infeksi yang bisa memicu krisis adrenal. Pastikan Anda mendapat vaksinasi sesuai jadwal, seperti influenza dan pneumonia. Konsultasikan dengan dokter sebelum vaksinasi.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk penyakit Addison. Pemeriksaan dilakukan jika ada gejala atau jika Anda memiliki penyakit autoimun lain.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Krisis adrenal: kondisi mengancam jiwa dengan tekanan darah sangat rendah, syok, dan koma.
- Gangguan elektrolit berat (natrium rendah, kalium tinggi) yang dapat menyebabkan gangguan irama jantung.
- Penurunan berat badan ekstrem dan malnutrisi.
- Gangguan pertumbuhan pada anak-anak.
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, kebanyakan penderita penyakit Addison dapat menjalani hidup yang penuh dan aktif. Kunci utamanya adalah patuh minum obat, waspada terhadap tanda bahaya, dan rutin memeriksakan diri. Jangan putus asa – ada banyak sumber dukungan untuk membantu Anda.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 9 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.