Amenorrhoea
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Amenorea adalah kondisi ketika seorang wanita tidak mengalami menstruasi (haid) selama beberapa siklus. Ini bukan penyakit, melainkan tanda bahwa ada sesuatu yang memengaruhi siklus haid Anda. Ada dua jenis utama: amenorea primer (belum pernah haid saat usia 15 tahun atau lebih) dan amenorea sekunder (haid berhenti selama 3 bulan atau lebih pada wanita yang sebelumnya haid teratur).
Fakta penting
- Amenorea bukanlah penyakit, melainkan gejala dari kondisi lain.
- Stres, berat badan yang terlalu rendah atau tinggi, dan olahraga berlebihan adalah penyebab umum amenorea sekunder.
- Sebagian besar kasus amenorea dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup atau pengobatan sesuai penyebabnya.
Ya, amenorea cukup sering terjadi. Diperkirakan sekitar 1 dari 20 wanita pernah mengalami amenorea sekunder dalam hidupnya. Kondisi ini lebih sering terjadi pada atlet, wanita dengan gangguan makan, atau yang mengalami stres berat.
Amenorea dapat memengaruhi wanita usia subur, terutama remaja yang baru mulai haid dan wanita dewasa yang mengalami perubahan hormonal. Faktor risiko utama meliputi berat badan ekstrem (kurus atau gemuk), olahraga intensif, stres, dan gangguan hormon seperti PCOS (sindrom ovarium polikistik) atau gangguan tiroid.
Gejala
- Nyeri panggul hebat dan tiba-tiba
- Pusing berat atau pingsan
- Tanda kehamilan ektopik (hamil di luar rahim) seperti nyeri perut satu sisi disertai perdarahan ringan
- ⚠Nyeri panggul yang memburuk secara bertahap
- ⚠Demam tinggi disertai nyeri perut bawah
- ⚠Perdarahan vagina yang tidak biasa meskipun tidak haid
Gejala umum
- Tidak mengalami menstruasi sama sekali (belum pernah atau berhenti)
- Nyeri panggul ringan atau kram perut (pada beberapa kasus)
Gejala pada anak-anak
- Pada remaja putri, tanda utama adalah belum haid hingga usia 15 tahun, meskipun sudah mengalami perkembangan payudara dan rambut kemaluan normal.
Gejala pada lansia
- Pada wanita yang mendekati menopause, amenorea bisa menjadi tanda awal perimenopause, tetapi jika terjadi tiba-tiba di usia yang lebih muda, perlu dievaluasi.
Penyebab
Penyebab utama
- Gangguan hormon (misalnya kadar estrogen rendah, prolaktin tinggi, atau gangguan tiroid)
- Berat badan terlalu rendah atau terlalu tinggi (mengganggu produksi hormon)
- Olahraga berlebihan dan stres fisik/mental berat
- Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
- Gagal ovarium prematur (indung telur berhenti berfungsi sebelum usia 40 tahun)
- Gangguan pada rahim atau vagina (misalnya sumbatan selaput dara atau jaringan parut)
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan amenorea atau gangguan menstruasi
- Gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia
- Olahraga kompetitif yang intensif, terutama lari jarak jauh, balet, atau senam
- Stres kronis
- Penyakit kronis seperti diabetes tipe 1 atau penyakit celiac
- Penggunaan obat-obatan tertentu (misalnya antidepresan atau obat kemoterapi)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda belum haid saat usia 15 tahun, meskipun sudah ada tanda pubertas lain
- Jika haid Anda berhenti selama 3 bulan atau lebih (bila sebelumnya teratur)
- Jika amenorea disertai nyeri panggul hebat, demam, atau perdarahan abnormal
Buat janji temu rutin jika:
- Jika haid Anda tidak teratur dan Anda ingin mengetahui penyebabnya
- Jika Anda merencanakan kehamilan dan mengalami amenorea
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat haid, gaya hidup, dan gejala lain, kemudian melakukan pemeriksaan fisik termasuk panggul. Untuk memastikan penyebab, dokter akan merekomendasikan beberapa tes.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes kehamilan (pemeriksaan urine atau darah) untuk menyingkirkan kemungkinan hamil
- Tes darah untuk memeriksa kadar hormon seperti FSH, LH, prolaktin, estrogen, dan tiroid
- USG panggul untuk melihat kondisi rahim dan indung telur
- Tes provokasi progesteron (pemberian hormon progesteron untuk melihat apakah haid akan muncul)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya membutuhkan beberapa kunjungan. Dokter akan menjelaskan hasil tes secara bertahap. Anda mungkin akan dirujuk ke dokter kandungan (spesialis obstetri dan ginekologi) untuk penanganan lebih lanjut.
Perawatan
Pengobatan amenorea tergantung pada penyebabnya. Tujuannya adalah mengembalikan siklus haid yang normal dan mengatasi faktor yang mendasarinya. Banyak kasus membaik hanya dengan perubahan gaya hidup.
Perawatan mandiri di rumah
- Atur pola makan sehat dengan gizi seimbang untuk mencapai berat badan ideal
- Kurangi intensitas olahraga jika terlalu berlebihan
- Kelola stres dengan teknik relaksasi, meditasi, atau konseling
- Istirahat cukup dan tidur teratur
Perawatan medis
Dokter mungkin akan meresepkan terapi hormon, seperti pil kontrasepsi atau hormon lain, untuk mengatur siklus haid. Jika penyebabnya adalah gangguan tiroid atau prolaktin tinggi, obat yang menormalkan kadar hormon tersebut dapat membantu. Untuk PCOS, pengobatan dapat meliputi obat yang meningkatkan sensitivitas insulin atau obat pemicu ovulasi. Semua pengobatan harus dengan resep dan pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jarang diperlukan. Operasi mungkin dilakukan jika ada sumbatan fisik pada rahim atau vagina (misalnya himen imperforata) yang menghalangi aliran menstruasi, atau untuk mengangkat jaringan parut di dalam rahim.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan amenorea bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama jika Anda menginginkan kehamilan. Namun, sebagian besar penyebab bisa diatasi. Ikuti anjuran dokter dan jangan ragu untuk bertanya tentang perkembangan kondisi Anda.
Tips gaya hidup
- Pertahankan berat badan sehat sesuai indeks massa tubuh (IMT) ideal
- Lakukan olahraga sedang, tidak berlebihan
- Hindari diet ekstrem atau puasa terlalu lama
- Batasi konsumsi kafein dan alkohol
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi dengan protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks. Pastikan asupan kalsium dan vitamin D cukup. Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau berenang baik untuk menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Amenorea dapat memicu stres, kecemasan, atau perasaan tidak sempurna, terutama jika terkait dengan citra tubuh atau kesuburan. Penting untuk berbicara dengan pasangan, keluarga, atau teman tepercaya. Jika perasaan ini mengganggu, konsultasi dengan psikolog atau psikiater dapat membantu.
Pencegahan
Tidak semua kasus amenorea dapat dicegah, terutama yang disebabkan oleh faktor genetik atau hormonal. Namun, Anda dapat menurunkan risiko dengan menjaga pola hidup sehat: makan bergizi seimbang, olahraga teratur namun tidak berlebihan, kelola stres, dan hindari perubahan berat badan drastis.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk amenorea pada populasi umum. Namun, jika Anda memiliki faktor risiko, diskusikan dengan dokter untuk pemantauan siklus haid secara berkala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan kesuburan (sulit hamil)
- Osteoporosis (pengeroposan tulang) akibat kekurangan estrogen dalam waktu lama
- Peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada wanita dengan amenorea berkepanjangan
- Stres dan depresi akibat masalah haid
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, mayoritas wanita dengan amenorea dapat kembali memiliki siklus haid normal dan berpotensi hamil jika diinginkan. Kuncinya adalah mencari penyebab sedini mungkin dan mengikuti saran dokter. Meskipun ada beberapa kondisi yang memerlukan penanganan jangka panjang, prognosis secara umum baik. Anda tidak sendirian—banyak wanita berhasil melewati kondisi ini dan hidup sehat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.