Cellulitis patient overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Selulitis adalah infeksi bakteri pada lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan di bawahnya. Infeksi ini menyebabkan kulit menjadi merah, bengkak, terasa hangat, dan nyeri. Bedakan dengan selulit (biasanya di paha) yang merupakan timbunan lemak biasa; selulitis adalah kondisi medis yang perlu diobati.
Fakta penting
- Selulitis umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka kecil, gigitan serangga, atau retakan pada kulit.
- Infeksi dapat menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lain jika tidak ditangani.
- Pengobatan utama adalah antibiotik, yang bisa diminum atau diberikan melalui infus di rumah sakit.
- Dengan pengobatan yang tepat, sebagian besar kasus selulitis membaik dalam 7-10 hari.
Ya, selulitis cukup sering terjadi. Di Indonesia, banyak kasus ditemukan terutama pada orang dengan luka terbuka atau kondisi kesehatan tertentu.
Selulitis dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, diabetes, gangguan sirkulasi darah (misalnya varises), atau yang sering mengalami luka pada kulit.
Gejala
- Kemerahan yang meluas dengan cepat dalam hitungan jam
- Demam tinggi disertai menggigil
- Rasa sangat sakit atau mati rasa di area yang terkena
- Kesulitan bernapas atau detak jantung tidak teratur
- Kebingungan atau pingsan
- ⚠Demam ringan hingga sedang (di bawah 38,5°C)
- ⚠Nyeri yang tidak kunjung reda meski sudah minum obat pereda nyeri umum
- ⚠Pembengkakan yang tidak membaik setelah 2 hari perawatan di rumah
Gejala umum
- Kulit tampak merah, bengkak, dan terasa hangat saat disentuh
- Nyeri atau rasa sakit di area yang terkena
- Pembengkakan yang meluas secara perlahan
- Kulit terasa kencang atau mengkilap
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin rewel, demam, atau tidak mau makan
- Area yang terkena bisa sangat merah dan bengkak dalam waktu singkat
- Terkadang muncul lepuhan berisi cairan
Gejala pada lansia
- Gejala mungkin tidak terlalu jelas, seperti kemerahan yang tidak terlalu terang
- Bisa disertai kebingungan atau penurunan kesadaran akibat infeksi menyebar
- Demam tinggi atau menggigil perlu waspada
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri (biasanya Streptococcus atau Staphylococcus) masuk melalui luka di kulit, seperti luka gores, gigitan serangga, luka operasi, atau luka karena penyakit kulit seperti eksim atau jamur.
- Infeksi menyebar ke jaringan di bawah kulit dan menyebabkan peradangan.
Faktor risiko
- Memiliki luka terbuka atau kulit yang rusak
- Diabetes tidak terkontrol
- Sistem kekebalan tubuh lemah (misalnya karena HIV/AIDS, kemoterapi, atau pengobatan steroid jangka panjang)
- Gangguan sirkulasi darah di kaki (varises, lymphedema)
- Kegemukan (obesitas)
- Pernah menderita selulitis sebelumnya
- Infeksi jamur pada kaki (kutu air) yang menyebabkan retakan kulit
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi seperti kemerahan yang cepat meluas, demam, atau rasa sakit hebat, segera periksakan ke dokter atau IGD.
- Jika Anda memiliki kondisi kronis seperti diabetes atau penyakit jantung, dan muncul luka yang terinfeksi.
- Pada anak-anak atau lansia, segera bawa ke dokter jika demam tidak turun atau area infeksi bertambah parah.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki luka yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari atau mulai memerah, sebaiknya periksakan ke dokter.
- Jika Anda mengalami selulitis berulang, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis selulitis berdasarkan pemeriksaan fisik, melihat tanda-tanda kemerahan, bengkak, dan hangat pada kulit. Dokter juga akan menanyakan riwayat luka dan kondisi kesehatan Anda.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk melihat jumlah sel darah putih dan tanda infeksi
- Kultur darah atau biakan dari luka (jika ada nanah) untuk mengetahui jenis bakteri
- USG atau MRI (jarang) jika dokter curiga ada abses atau penyebaran infeksi ke jaringan yang lebih dalam
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman saat sampel darah diambil. Hasil kultur mungkin memakan waktu 2-3 hari. Dokter sering mulai memberikan antibiotik sambil menunggu hasil tes.
Perawatan
Pengobatan utama selulitis adalah antibiotik untuk membunuh bakteri. Dokter akan memilih antibiotik yang sesuai dengan jenis bakteri dan kondisi Anda. Untuk selulitis ringan, Anda bisa minum antibiotik di rumah. Kasus yang lebih berat mungkin perlu dirawat di rumah sakit dengan antibiotik melalui infus.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan bagian tubuh yang terkena infeksi, misalnya jangan banyak berjalan jika selulitis di kaki.
- Anggota tubuh yang terinfeksi sebaiknya ditinggikan (misalnya dengan bantal) untuk mengurangi bengkak.
- Kompres dingin pada area yang merah dan bengkak untuk mengurangi nyeri (jangan langsung menempelkan es ke kulit, bungkus dengan kain).
- Jaga kebersihan luka: cuci dengan sabun lembut dan air mengalir, lalu keringkan. Tutup luka dengan perban steril.
- Minum obat pereda nyeri seperti parasetamol sesuai anjuran dokter (jangan gunakan aspirin tanpa konsultasi).
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik yang diminum selama 5-10 hari, tergantung tingkat keparahan. Jika infeksi berat atau tidak respons terhadap antibiotik oral, Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan antibiotik melalui infus. Dokter juga akan memantau penyebaran infeksi dan mengatasi demam atau nyeri. Jangan berhenti minum antibiotik meskipun gejala membaik, kecuali atas petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kasus yang jarang, jika terbentuk abses (kumpulan nanah) di bawah kulit, dokter mungkin perlu melakukan prosedur kecil untuk mengeluarkan nanah. Ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan bius lokal.
Hidup dengan kondisi ini
Selama pengobatan, Anda perlu menjaga kebersihan luka, mengonsumsi antibiotik tepat waktu, dan memerhatikan perkembangan gejala. Catat jika kemerahan meluas atau demam muncul kembali. Hindari memencet atau menggaruk area yang terinfeksi.
Tips gaya hidup
- Jaga kulit tetap bersih dan kering, terutama di area lipatan dan sela jari.
- Gunakan pelembab untuk mencegah kulit kering dan retak.
- Potong kuku secara teratur dan hati-hati untuk mengurangi risiko luka.
- Gunakan alas kaki saat keluar rumah untuk melindungi kaki dari luka.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus, tetapi menjaga pola makan sehat membantu sistem kekebalan tubuh. Konsumsi makanan bergizi seimbang. Olahraga ringan boleh dilakukan asal tidak membebani area yang terinfeksi; konsultasikan dengan dokter. Istirahat cukup sangat dianjurkan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Selulitis bisa terasa mengganggu karena nyeri dan keterbatasan gerak. Rasa khawatir bahwa infeksi tidak kunjung sembuh juga wajar. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau orang terdekat. Jika rasa cemas berlebihan, jangan ragu mencari dukungan psikolog.
Pencegahan
Ya, risiko selulitis bisa dikurangi dengan merawat kulit dengan baik. Bersihkan luka kecil segera dengan sabun dan air, lalu oleskan salep antibiotik (yang dijual bebas) atau antiseptik, tutup dengan perban. Jangan lalai merawat luka meskipun kecil. Jika Anda diabetes, kontrol gula darah secara ketat.
Vaksin
Beberapa vaksin seperti vaksin pneumokokus dan vaksin influenza dapat membantu mencegah infeksi yang bisa memicu selulitis pada orang dengan risiko tinggi. Tanyakan pada dokter vaksin apa yang sesuai untuk Anda.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk selulitis. Namun, jika Anda sering mengalami luka atau infeksi berulang, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan kadar gula darah atau fungsi kekebalan tubuh.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Selulitis dapat menyebar ke aliran darah (bakteremia) dan menyebabkan sepsis – kondisi yang mengancam jiwa.
- Infeksi bisa masuk ke lapisan lebih dalam, seperti otot atau tulang (misalnya osteomielitis).
- Pembentukan abses yang perlu dikeluarkan dengan operasi.
- Pada pasien dengan gangguan sirkulasi, infeksi bisa menyebabkan kerusakan jaringan permanen atau gangren.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, selulitis sangat bisa diobati. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, sebagian besar orang pulih sepenuhnya tanpa komplikasi. Bahkan pada kasus yang berat, perawatan di rumah sakit biasanya berhasil mengatasi infeksi. Ikuti petunjuk dokter dan jangan ragu bertanya jika ada yang kurang jelas. Anda tidak sendiri.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.