Chickenpox in adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Cacar air (varisela) adalah infeksi virus yang sangat menular, disebabkan oleh virus varicella-zoster. Pada orang dewasa, cacar air bisa lebih berat dibandingkan pada anak-anak, dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi.
Fakta penting
- Virus cacar air menyebar melalui udara (batuk/bersin) atau kontak langsung dengan cairan lenting (gelembung) di kulit.
- Pada dewasa, gejala sering lebih parah: demam tinggi, nyeri otot, dan lenting yang lebih banyak.
- Vaksinasi cacar air sangat efektif mencegah penyakit atau mengurangi keparahannya.
Cacar air lebih sering terjadi pada anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum pernah terkena atau divaksinasi tetap berisiko. Di Indonesia, sebagian besar orang dewasa sudah memiliki kekebalan karena pernah terinfeksi saat kecil, namun bagi yang belum, risiko infeksi tetap ada.
Cacar air menyerang siapa saja yang belum pernah terinfeksi atau divaksinasi. Pada dewasa, lebih sering terjadi pada mereka yang tidak mendapatkan vaksinasi atau tidak terpapar virus saat masa kanak-kanak.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau sesak napas
- Batuk berdahak disertai darah
- Kejang
- Penurunan kesadaran atau linglung
- Sakit kepala hebat yang tidak mereda
- ⚠Demam sangat tinggi (di atas 40°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Ruam yang meluas ke mata, mulut, atau alat kelamin
- ⚠Lenting yang bernanah, kemerahan, atau nyeri hebat (tanda infeksi bakteri)
- ⚠Muntah terus-menerus hingga tidak bisa minum/cairan
Gejala umum
- Demam biasanya lebih tinggi (38,5°C atau lebih)
- Ruam kulit yang dimulai dari bintik merah, lalu menjadi lenting berisi cairan, kemudian mengering menjadi koreng
- Rasa lelah dan nyeri otot yang signifikan
- Sakit kepala
- Gatal hebat pada lenting
Gejala pada anak-anak
- Ruam biasanya lebih ringan dan jumlah lenting lebih sedikit
- Demam tidak terlalu tinggi
- Pemulihan lebih cepat (5-7 hari)
Gejala pada lansia
- Gejala umumnya lebih berat
- Risiko komplikasi lebih tinggi (misalnya pneumonia atau infeksi bakteri sekunder pada lenting)
- Penyembuhan lebih lambat dan bisa meninggalkan bekas luka
Penyebab
Penyebab utama
- Virus varicella-zoster (VZV) – virus yang sama penyebab herpes zoster (cacar ular) di kemudian hari
- Penularan melalui percikan air liur (batuk/bersin) atau kontak langsung dengan cairan dari lenting
Faktor risiko
- Belum pernah terkena cacar air sebelumnya
- Belum pernah divaksinasi cacar air
- Sistem kekebalan tubuh lemah (misalnya karena penyakit kronis, kemoterapi, atau obat imunosupresan)
- Tinggal serumah atau kontak erat dengan penderita cacar air
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami gejala yang tercantum di bagian 'emergency: callEmergency' di atas
- Jika demam sangat tinggi atau berlangsung lebih dari 4 hari
- Jika lenting terinfeksi (bengkak, merah, nyeri, bernanah)
Buat janji temu rutin jika:
- Segera setelah muncul ruam serta demam – dokter dapat memberikan pengobatan antivirus jika diberikan dalam 24-48 jam pertama
- Jika Anda memiliki kondisi medis lain atau sedang hamil – konsultasi segera
Diagnosis
Diagnosis cacar air biasanya ditegakkan berdasarkan ciri khas ruam, urutan timbulnya lenting, dan gejala yang menyertainya. Dokter akan menanyakan riwayat kontak serta status vaksinasi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: melihat bentuk dan pola ruam
- Tes darah (serologi) untuk mendeteksi antibodi terhadap virus VZV – terutama jika diagnosis tidak jelas
- Tes PCR dari cairan lenting (jarang dilakukan kecuali untuk kasus rumit)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan memeriksa kondisi umum Anda, menilai apakah ada tanda infeksi bakteri pada lenting, dan menentukan apakah pengobatan antivirus diperlukan. Anda mungkin diminta untuk tetap isolasi mandiri di rumah sampai semua lenting mengeras (biasanya 5-7 hari).
Perawatan
Tujuan utama perawatan cacar air pada dewasa adalah meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan mempercepat penyembuhan. Dokter dapat merekomendasikan obat antivirus (jika diminum dalam 24-48 jam pertama ruam muncul) dan obat pereda gatal.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup dan perbanyak minum air putih
- Kompres dingin pada lenting untuk mengurangi gatal
- Gunakan losion atau bedak khusus untuk mengurangi gatal (misalnya losion calamine, tersedia di apotek)
- Potong kuku pendek agar tidak melukai kulit saat menggaruk
- Mandi dengan air hangat (bukan panas) dan sabun lembut, lalu keringkan dengan handuk bersih (jangan digosok)
- Hindari kontak dengan orang yang rentan (wanita hamil, bayi, orang dengan imun rendah) sampai semua lenting mengering
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat antivirus yang diminum untuk mengurangi keparahan dan lama penyakit, terutama jika diberikan awal. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet. Untuk gatal, dokter bisa memberikan obat antihistamin. Obat penurun panas (parasetamol) dapat digunakan, tetapi hindari aspirin karena risiko sindrom Reye. Jangan menggunakan obat-obatan tanpa konsultasi dokter. Seluruh pengobatan harus sesuai petunjuk tenaga kesehatan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan. Operasi tidak digunakan dalam penanganan cacar air biasa.
Hidup dengan kondisi ini
Selama sakit, Anda harus melakukan isolasi mandiri di rumah (karantina) sampai seluruh lenting mengering dan mengeras (biasanya 5-7 hari setelah ruam muncul). Gunakan ruangan sendiri jika memungkinkan, jangan berbagi peralatan makan, handuk, atau tempat tidur. Istirahat total dan hindari keluar rumah.
Tips gaya hidup
- Minum cairan hangat dan makanan bergizi mudah cerna (bubur, sup) untuk menjaga daya tahan tubuh
- Kenakan pakaian katun longgar untuk mengurangi iritasi kulit
- Hindari menggaruk – alihkan dengan aktivitas ringan seperti membaca atau nonton TV
- Jaga kebersihan dengan mandi teratur (air hangat) dan mengganti seprai setiap hari
Diet dan olahraga
Tidak perlu diet khusus, perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk vitamin. Olahraga tidak dianjurkan saat demam dan ruam aktif; cukup istirahat. Kembali beraktivitas perlahan setelah sembuh total.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Cacar air bisa menyebabkan stres karena gatal, nyeri, dan harus isolasi. Rasa malu akibat ruam di wajah juga bisa mengganggu percaya diri. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau teman. Jika merasa cemas atau depresi, konsultasikan ke psikolog.
Pencegahan
Ya, cacar air dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin cacar air (varisela) sangat efektif – dua dosis memberikan perlindungan lebih dari 90% terhadap penyakit berat.
Vaksin
Vaksin cacar air tersedia di Indonesia, termasuk dalam program imunisasi nasional (sebagai tambahan, diberikan pada usia 12-18 bulan). Untuk orang dewasa yang belum pernah terinfeksi, vaksinasi tetap dianjurkan, terutama bagi yang berisiko tinggi (tenaga kesehatan, wanita usia subur yang belum terkena). Vaksin dapat diberikan dalam dua dosis dengan selang 4-8 minggu. Konsultasikan dengan dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk cacar air. Namun, jika Anda tidak yakin pernah terkena atau divaksinasi, Anda bisa melakukan tes darah untuk memeriksa kadar antibodi (igg) terhadap VZV. Tes ini bisa dilakukan di laboratorium dengan rujukan dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pneumonia (radang paru-paru) – komplikasi paling sering pada dewasa
- Infeksi bakteri pada lenting (impetigo, selulitis) yang dapat meninggalkan jaringan parut
- Ensefalitis (radang otak) – jarang tetapi serius, ditandai sakit kepala hebat, kejang, penurunan kesadaran
- Herpes zoster (cacar ular) di kemudian hari – virus tetap tidur di saraf dan bisa aktif kembali
Prospek jangka panjang
Dengan perawatan yang tepat, sebagian besar orang dewasa sembuh total tanpa masalah jangka panjang. Komplikasi bisa diminimalkan dengan diagnosis dini dan pengobatan antivirus segara. Vaksinasi adalah langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini. Jika Anda terkena, percayalah bahwa tubuh Anda mampu melawan virus – dukung dengan istirahat, nutrisi, dan ikuti anjuran dokter.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- World Health Organization (WHO) – Chickenpox
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 9 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.