Diarrhoea persistent causes patient overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Diare persisten adalah kondisi buang air besar yang encer atau cair yang berlangsung lebih dari 14 hari. Ini berbeda dengan diare akut yang biasanya sembuh dalam beberapa hari. Diare persisten dapat menyebabkan kehilangan cairan dan nutrisi jika tidak ditangani dengan baik.
Fakta penting
- Diare persisten berarti diare berlangsung lebih dari 14 hari.
- Penyebabnya bisa infeksi, gangguan penyerapan makanan, atau efek samping obat.
- Jika tidak diobati, bisa menyebabkan dehidrasi dan kekurangan gizi.
Cukup umum, terutama pada anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Semua usia bisa terkena, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak balita, orang dewasa lanjut usia, dan orang yang bepergian ke daerah dengan sanitasi buruk.
Gejala
- Dehidrasi berat: tidak buang air kecil dalam 8 jam, lemas sekali, pingsan
- Buang air besar berdarah atau hitam lengket
- Demam tinggi (suhu di atas 38,5°C pada anak atau 39°C pada dewasa)
- Kejang-kejang
- ⚠Diare berlanjut lebih dari 3 hari pada anak atau lebih dari 7 hari pada dewasa tanpa perbaikan
- ⚠Muntah terus-menerus hingga tidak bisa minum
- ⚠Nyeri perut hebat yang tidak reda
Gejala umum
- Buang air besar cair lebih dari 3 kali sehari
- Perut kembung dan kram
- Mual atau muntah
- Rasa lemas dan lesu
Gejala pada anak-anak
- Menolak minum atau menyusu
- Mata tampak cekung
- Kulit kering saat dicubit tidak kembali
- Rewel atau sangat mengantuk
Gejala pada lansia
- Pusing saat berdiri
- Mulut dan bibir kering
- Kebingungan atau sulit konsentrasi
- Jarang buang air kecil
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri (seperti E. coli, Salmonella), virus (seperti rotavirus), atau parasit (seperti Giardia)
- Gangguan penyerapan makanan (misalnya intoleransi laktosa, penyakit celiac)
- Penyakit radang usus (seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn)
- Efek samping obat tertentu, misalnya antibiotik
Faktor risiko
- Bepergian ke daerah dengan air dan sanitasi tidak bersih
- Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi
- Usia lanjut atau sistem imun lemah (misalnya karena HIV, kemoterapi)
- Menggunakan antibiotik dalam jangka panjang
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Dehidrasi seperti di atas
- Darah dalam tinja
- Demam tinggi yang tidak kunjung turun
Buat janji temu rutin jika:
- Diare berlangsung lebih dari 2 minggu
- Berat badan turun tanpa sebab jelas
- Riwayat perjalanan ke daerah endemis
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat perjalanan, makanan yang dikonsumsi, dan obat-obatan yang diminum. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk menilai tanda dehidrasi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tinja untuk mencari bakteri, virus, atau parasit
- Tes darah untuk melihat kadar elektrolit dan tanda infeksi
- Endoskopi (kolonoskopi) jika dicurigai penyakit radang usus
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin diminta memberikan sampel tinja dan menjalani pemeriksaan fisik. Hasil tes biasanya keluar dalam beberapa hari. Dokter akan menjelaskan temuan dan rencana pengobatan.
Perawatan
Tujuan utama pengobatan adalah mengatasi penyebab diare dan mencegah dehidrasi. Dokter akan menyesuaikan terapi berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum oralit (larutan gula garam) atau air putih bersih sedikit-sedikit tapi sering
- Istirahat yang cukup
- Hindari makanan pedas, berlemak, atau susu sapi sementara
- Cuci tangan sebelum makan dan setelah buang air besar
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat untuk mengurangi frekuensi buang air besar atau antibiotik jika infeksi bakteri. Jangan minum obat antidiare tanpa resep dokter, terutama jika ada darah atau demam. Untuk penyebab lain seperti intoleransi laktosa, dokter akan menyarankan perubahan pola makan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan, hanya jika terdapat komplikasi serius seperti penyumbatan usus atau kerusakan usus berat akibat penyakit radang usus.
Hidup dengan kondisi ini
Perhatikan asupan cairan setiap hari. Jika diare kambuh, segera minum oralit. Jaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penularan.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Hindari jajan sembarangan
- Pastikan air minum dimasak hingga matang
Diet dan olahraga
Makan makanan lunak seperti bubur, pisang, nasi putih, atau roti tawar. Hindari serat kasar dan produk susu sementara. Setelah diare berhenti, lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki untuk mengembalikan tenaga.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diare berkepanjangan bisa membuat Anda cemas atau frustrasi. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter, keluarga, atau teman. Anda tidak sendirian.
Pencegahan
Sebagian besar diare persisten dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tangan, memasak air hingga mendidih, dan mencuci buah/sayur sebelum dimakan.
Vaksin
Vaksin rotavirus tersedia untuk bayi sesuai jadwal imunisasi dari Kementerian Kesehatan. Tanyakan kepada dokter anak Anda.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk diare persisten. Pemeriksaan dilakukan jika ada gejala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi berat yang membahayakan ginjal dan organ lain
- Kekurangan nutrisi (malnutrisi) dan penurunan berat badan
- Gangguan elektrolit yang dapat menyebabkan gangguan irama jantung
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, kebanyakan orang dengan diare persisten dapat pulih sepenuhnya. Jika penyebabnya kronis, seperti penyakit radang usus, pengobatan jangka panjang dapat mengontrol gejala dan menjaga kualitas hidup.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 20 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.