Mata Kering pada Orang Dewasa
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mata kering adalah kondisi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata menguap terlalu cepat, sehingga permukaan mata tidak cukup lembap. Akibatnya, mata terasa kering, perih, seperti berpasir, atau bahkan berair secara berlebihan sebagai reaksi iritasi.
Fakta penting
- Mata kering sangat umum, terutama pada usia di atas 50 tahun.
- Penyebabnya bisa karena lingkungan, penggunaan komputer, atau kondisi kesehatan lain seperti artritis reumatoid.
- Meskipun tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, gejala dapat dikelola dengan baik melalui perawatan yang tepat.
Ya, mata kering adalah salah satu keluhan mata yang paling sering ditemui, terutama pada orang dewasa dan lansia.
Mata kering dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun, wanita (terutama setelah menopause), pengguna lensa kontak, dan mereka yang sering bekerja di depan layar komputer.
Gejala
- Nyeri mata hebat yang muncul tiba-tiba
- Kehilangan penglihatan secara mendadak
- Mata sangat sakit disertai mual atau muntah
- ⚠Mata kering yang tidak membaik setelah menggunakan tetes mata buatan selama beberapa hari
- ⚠Mata sangat merah atau bengkak
- ⚠Nyeri sedang yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Gejala umum
- Mata terasa kering atau seperti berpasir
- Perih, panas, atau rasa terbakar di mata
- Mata merah
- Penglihatan kabur yang membaik setelah berkedip
- Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
- Kesulitan memakai lensa kontak
- Mata berair secara berlebihan (sebagai reaksi iritasi)
Gejala pada anak-anak
- Mata merah atau sering mengucek mata
- Mata terasa perih atau tidak nyaman setelah bermain gadget atau menonton TV
- Penglihatan kabur sementara
Gejala pada lansia
- Gejala yang sama dengan orang dewasa, namun sering lebih parah
- Mata kering dapat mengganggu aktivitas seperti membaca, mengemudi, atau menonton TV
- Mungkin disertai dengan kelopak mata yang terasa berat atau bengkak
Penyebab
Penyebab utama
- Produksi air mata berkurang akibat penuaan, kondisi medis (misalnya sindrom Sjögren), atau efek samping obat.
- Air mata menguap terlalu cepat karena kelopak mata tidak menutup sempurna, lingkungan kering, atau masalah pada kelenjar minyak di kelopak mata (blefaritis).
- Peradangan pada permukaan mata atau kelenjar air mata.
Faktor risiko
- Usia di atas 50 tahun
- Menopause pada wanita
- Penggunaan komputer, ponsel, atau gadget dalam waktu lama tanpa istirahat
- Paparan asap rokok, angin, atau pendingin ruangan (AC)
- Menggunakan lensa kontak dalam jangka panjang
- Obat-obatan tertentu seperti antihistamin, antidepresan, atau obat tekanan darah
- Kondisi kesehatan seperti diabetes, artritis reumatoid, atau gangguan tiroid
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri mata yang parah atau tiba-tiba
- Kehilangan penglihatan
- Mata merah disertai sakit kepala atau mual
Buat janji temu rutin jika:
- Gejala mata kering yang mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya kesulitan membaca atau mengemudi
- Gejala tidak membaik dengan perawatan rumahan seperti tetes mata buatan
- Ingin mengetahui penyebab yang mendasari atau mendapatkan penanganan lebih lanjut
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan penggunaan obat-obatan. Kemudian dilakukan pemeriksaan mata menggunakan alat khusus untuk menilai produksi air mata dan kesehatan permukaan mata.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes Schirmer: selembar kertas kecil ditempatkan di bawah kelopak mata untuk mengukur jumlah air mata yang dihasilkan dalam beberapa menit.
- Tes waktu pecah air mata (tear break-up time): meneteskan zat pewarna ke mata untuk melihat seberapa cepat air mata menguap.
- Pemeriksaan dengan slit lamp (mikroskop mata) untuk melihat kondisi kornea, kelopak mata, dan kelenjar air mata.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit dan hanya memakan waktu sekitar 15-30 menit. Dokter mungkin akan meneteskan obat tetes anestesi ringan agar Anda nyaman. Hasil pemeriksaan membantu menentukan penyebab dan rencana pengobatan.
Perawatan
Pengobatan mata kering bertujuan untuk menjaga kelembapan mata, mengurangi peradangan, dan mengatasi penyebab yang mendasarinya. Perawatan bisa dimulai dari yang sederhana hingga medis, tergantung pada tingkat keparahan.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan tetes mata buatan (artificial tears) tanpa pengawet sesuai kebutuhan, terutama saat mata terasa kering.
- Kompres hangat pada kelopak mata selama 5-10 menit untuk membantu membuka kelenjar minyak yang tersumbat.
- Hindari paparan asap rokok, angin langsung, dan AC yang terlalu kering. Gunakan humidifier di ruangan.
- Istirahatkan mata secara teratur dengan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
- Pastikan Anda sering berkedip, terutama saat membaca atau menatap layar.
Perawatan medis
Jika perawatan rumahan tidak cukup, dokter dapat meresepkan obat tetes antiinflamasi atau obat yang merangsang produksi air mata. Dokter juga mungkin melakukan prosedur seperti menutup saluran air mata (punctal plugs) agar air mata tetap tinggal di mata lebih lama. Jangan menggunakan obat tetes mata resep tanpa pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan, namun dapat dilakukan untuk memperbaiki kelopak mata yang tidak menutup sempurna (lagophthalmos) atau masalah struktural lain yang menyebabkan mata kering.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan mata kering berarti Anda perlu lebih sadar akan kelembapan mata. Bawa tetes mata buatan kemanapun Anda pergi, dan jangan lupa sering berkedip. Jika menggunakan lensa kontak, pilih lensa yang dirancang khusus untuk mata kering dan kurangi waktu pemakaian.
Tips gaya hidup
- Kurangi waktu di depan layar dengan mengambil jeda rutin.
- Gunakan kacamata pelindung atau kacamata hitam saat di luar ruangan untuk mengurangi paparan angin dan debu.
- Hindari merokok dan paparan asap rokok.
- Tidur cukup untuk membantu pemulihan mata dan mengurangi peradangan.
Diet dan olahraga
Makan makanan kaya asam lemak omega-3, seperti ikan salmon, tuna, atau kacang kenari, dapat membantu mengurangi peradangan. Olahraga ringan tetap baik, namun usahakan berolahraga di lingkungan yang tidak terlalu kering atau berangin, dan jangan lupa minum air putih yang cukup.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mata kering yang kronis dapat menyebabkan rasa frustrasi, cemas, atau bahkan depresi karena ketidaknyamanan yang terus-menerus. Jika Anda merasa terbebani secara emosional, bicarakan dengan dokter atau konselor. Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian dan ada banyak cara untuk mengelola kondisi ini.
Pencegahan
Tidak selalu dapat dicegah, namun Anda bisa menurunkan risiko dengan menjaga kelembapan ruangan, sering berkedip saat menggunakan layar, melindungi mata dari angin dan asap, serta mengelola kondisi kesehatan yang mendasari seperti diabetes atau artritis.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi mata (konjungtivitis atau keratitis) karena permukaan mata yang kering rentan terhadap bakteri.
- Radang kornea (keratitis) yang dapat menyebabkan nyeri dan gangguan penglihatan.
- Jaringan parut pada kornea yang bersifat permanen.
- Penurunan kualitas hidup akibat ketidaknyamanan yang terus-menerus.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar orang dengan mata kering dapat mengelola gejalanya dengan baik dan menjalani aktivitas normal. Meskipun mungkin tidak sembuh total, pengobatan dapat mengurangi ketidaknyamanan secara signifikan. Kuncinya adalah konsultasi rutin dengan dokter dan menjalani perawatan yang disarankan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.