HELLP syndrome awareness
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
HELLP syndrome adalah kondisi serius yang terjadi pada kehamilan, biasanya pada trimester ketiga atau segera setelah melahirkan. Nama HELLP adalah singkatan dari Hemolisis (perusakan sel darah merah), Elevated Liver enzymes (peningkatan enzim hati yang menandakan kerusakan hati), dan Low Platelets (jumlah trombosit yang rendah, yang penting untuk pembekuan darah). Kondisi ini dianggap sebagai bentuk parah dari preeklamsia (tekanan darah tinggi pada kehamilan) dan membutuhkan penanganan medis segera.
Fakta penting
- HELLP syndrome adalah kegawatdaruratan kehamilan yang jarang terjadi, tetapi bisa mengancam jiwa ibu dan janin.
- Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, kondisi ini terkait dengan masalah pada pembuluh darah dan plasenta.
- Penanganan utama adalah melahirkan bayi sesegera mungkin, biasanya melalui operasi caesar, diikuti perawatan intensif untuk ibu.
HELLP syndrome tergolong jarang, terjadi pada sekitar 1-2 dari setiap 1.000 kehamilan.
Kondisi ini hanya terjadi pada wanita hamil, terutama pada kehamilan di atas usia 20 minggu, atau dalam beberapa hari setelah melahirkan. Risiko lebih tinggi pada kehamilan pertama, usia ibu di atas 35 tahun, atau ibu yang memiliki riwayat preeklamsia atau HELLP sebelumnya.
Gejala
- Nyeri perut yang sangat hebat dan tiba-tiba
- Pendarahan yang tidak biasa, seperti mimisan yang sulit dihentikan atau gusi berdarah
- Kejang
- Kesulitan bernapas
- Penurunan kesadaran atau pandangan kabur
- ⚠Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol (lebih dari 160/110 mmHg)
- ⚠Kuning pada kulit atau mata (jaundice)
- ⚠Penurunan jumlah urine secara drastis
- ⚠Demam tinggi
Gejala umum
- Nyeri di perut bagian atas, terutama sisi kanan di bawah tulang rusuk
- Mual dan muntah
- Sakit kepala yang tidak kunjung reda
- Pembengkakan pada wajah, tangan, atau kaki (edema)
- Kelelahan ekstrem atau merasa tidak enak badan secara umum
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti HELLP syndrome belum diketahui, tetapi diduga terkait dengan gangguan pada pembuluh darah plasenta yang menyebabkan kerusakan sel darah, hati, dan trombosit.
- Kondisi ini sering terjadi pada ibu hamil dengan preeklamsia berat, namun bisa juga muncul tanpa tanda-tanda preeklamsia sebelumnya.
Faktor risiko
- Riwayat preeklamsia atau HELLP pada kehamilan sebelumnya
- Kehamilan pertama
- Usia ibu di atas 35 tahun
- Kondisi medis seperti tekanan darah tinggi kronis, diabetes, atau gangguan pembekuan darah
- Kehamilan kembar (gemeli)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke rumah sakit jika Anda mengalami nyeri perut kanan atas yang hebat, muntah terus-menerus, sakit kepala berat, atau tanda-tanda perdarahan seperti mimisan tak berhenti.
- Jika tekanan darah Anda sangat tinggi atau Anda merasa sangat tidak sehat pada masa hamil atau pasca melahirkan, segera cari pertolongan medis darurat.
Buat janji temu rutin jika:
- Kunjungi dokter kandungan secara teratur selama kehamilan untuk memantau tekanan darah, protein urine, dan kesehatan janin.
- Jika Anda memiliki faktor risiko, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lebih sering.
Diagnosis
HELLP syndrome didiagnosis melalui pemeriksaan fisik dan tes darah. Dokter akan mencari tanda-tanda kerusakan sel darah merah, peningkatan enzim hati, dan jumlah trombosit yang rendah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah lengkap untuk melihat jumlah trombosit dan tanda hemolisis
- Tes fungsi hati untuk mengevaluasi kerusakan hati
- Tes urine untuk memeriksa kadar protein (tanda preeklamsia)
- Pemantauan tekanan darah secara berkala
Apa yang diharapkan saat janji temu
Jika dicurigai HELLP syndrome, Anda akan dirawat di rumah sakit untuk pemantauan ketat. Dokter akan memeriksa kondisi Anda dan janin secara terus-menerus. Karena kondisi ini bisa memburuk dengan cepat, penanganan segera sangat penting.
Perawatan
Penanganan utama HELLP syndrome adalah melahirkan bayi. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan karena hanya dengan melahirkan, kondisi dapat membaik. Setelah melahirkan, ibu akan mendapatkan perawatan intensif untuk mengatasi komplikasi.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti semua anjuran dokter dan rawat inap jika disarankan.
- Istirahat total di tempat tidur hingga kondisi stabil.
- Pantau tekanan darah dan gejala sesuai petunjuk tenaga medis.
Perawatan medis
Pengobatan medis diberikan untuk menstabilkan tekanan darah, mencegah kejang (dengan obat-obatan seperti magnesium sulfat dalam pengawasan dokter), dan mengatasi gangguan pembekuan darah. Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan transfusi darah atau trombosit. Semua obat hanya diberikan oleh dokter di rumah sakit.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Persalinan biasanya dilakukan melalui operasi caesar darurat untuk mempercepat pengeluaran bayi. Pada kasus tertentu yang sangat dini, dokter mungkin mencoba menunda persalinan sambil memberi kortikosteroid untuk mematangkan paru-paru janin, tetapi hanya jika kondisi ibu stabil.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah melewati fase akut, Anda akan dirawat di rumah sakit hingga kondisi stabil. Proses pemulihan bisa memakan waktu beberapa hari hingga minggu. Anda mungkin masih perlu rutin kontrol tekanan darah dan fungsi hati setelah pulang.
Tips gaya hidup
- Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berat dalam beberapa minggu pertama setelah pulang.
- Pertahankan komunikasi dengan dokter kandungan untuk memantau pemulihan.
- Perhatikan tanda-tanda komplikasi seperti tekanan darah tinggi atau perdarahan kembali.
Diet dan olahraga
Ikuti pola makan sehat yang dianjurkan dokter, biasanya rendah garam dan kaya protein untuk membantu pemulihan. Aktivitas fisik ringan boleh dilakukan setelah mendapat izin dokter, misalnya berjalan perlahan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengalami HELLP syndrome bisa menimbulkan rasa cemas, takut, atau trauma. Dukungan dari keluarga, teman, dan konseling psikologis sangat membantu. Jangan ragu untuk membicarakan perasaan Anda dengan tenaga kesehatan.
Pencegahan
HELLP syndrome tidak selalu dapat dicegah, terutama jika faktor risiko sudah ada. Namun, pemeriksaan kehamilan rutin yang ketat dapat membantu mendeteksi preeklamsia dini, yang sering mendahului HELLP. Mengelola tekanan darah dan kondisi kesehatan ibu sejak awal kehamilan dapat menurunkan risiko.
Program skrining
Skrining berupa pemeriksaan tekanan darah dan tes urine setiap kali kunjungan antenatal sangat penting. Pada ibu dengan risiko tinggi, dokter mungkin merekomendasikan pemantauan lebih sering dan suplemen kalsium atau aspirin dosis rendah (hanya berdasarkan resep dokter).
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan hati yang parah (gagal hati)
- Gangguan pembekuan darah yang menyebabkan perdarahan hebat (koagulasi intravaskular diseminata/DIC)
- Kegagalan ginjal akut
- Kematian ibu atau janin
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dini dan penanganan segera di rumah sakit, sebagian besar ibu dapat pulih sepenuhnya. Risiko kematian ibu kini rendah, sekitar 1-4%, berkat kemajuan perawatan intensif. Bayi yang lahir prematur kecil mungkin membutuhkan perawatan neonatal, namun banyak yang tumbuh sehat. Yang terpenting adalah segera mencari bantuan medis saat gejala pertama muncul.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.