Hemoroid (Wasir): Panduan untuk Pasien
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Hemoroid, atau yang lebih dikenal sebagai wasir, adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Kondisi ini bisa terasa seperti benjolan dan dapat menyebabkan gatal, nyeri, atau perdarahan saat buang air besar.
Fakta penting
- Hemoroid sangat umum terjadi, terutama pada orang dewasa.
- Banyak orang dengan hemoroid tidak merasakan gejala sama sekali.
- Perubahan gaya hidup seperti diet tinggi serat dan minum cukup air dapat membantu mencegah dan mengatasi hemoroid.
Ya, hemoroid sangat umum. Di Indonesia, banyak orang mengalami hemoroid, terutama setelah usia 50 tahun, tetapi kondisi ini juga dapat muncul pada usia lebih muda.
Hemoroid dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia 45–65 tahun, ibu hamil, orang yang sering duduk lama, dan mereka yang sering mengejan saat buang air besar.
Gejala
- Perdarahan dari anus yang sangat banyak atau tidak berhenti.
- Benjolan di anus yang sangat nyeri, membiru, atau menghitam (kemungkinan trombosis hemoroid).
- Pusing, lemas, atau pingsan akibat perdarahan.
- ⚠Perdarahan baru atau berulang yang tidak kunjung membaik.
- ⚠Nyeri hebat di sekitar anus yang tidak hilang dengan istirahat.
- ⚠Demam atau menggigil yang menyertai benjolan di anus.
Gejala umum
- Perdarahan merah terang saat buang air besar, terlihat di tisu atau di toilet.
- Benjolan di sekitar anus yang terasa lembut atau nyeri.
- Gatal atau iritasi di sekitar anus.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di sekitar anus.
- Kulit terasa kasar atau menonjol di sekitar anus.
Penyebab
Penyebab utama
- Tekanan tinggi pada pembuluh darah di sekitar anus, misalnya akibat mengejan saat buang air besar.
- Duduk terlalu lama di toilet, yang meningkatkan tekanan pada area anus.
- Batuk, bersin, atau muntah yang kuat dan berulang.
- Tekanan pada rahim selama kehamilan, terutama pada trimester akhir.
Faktor risiko
- Konstipasi atau sembelit kronis.
- Diare berkepanjangan.
- Kegemukan atau obesitas.
- Kehamilan dan persalinan.
- Kebiasaan duduk terlalu lama, termasuk di toilet.
- Usia di atas 50 tahun.
- Riwayat keluarga dengan hemoroid.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami perdarahan dari anus yang sangat banyak, benjolan yang sangat nyeri, atau gejala yang disertai pusing dan lemas, segera cari pertolongan medis darurat.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda melihat darah di tinja atau di tisu saat buang air besar, terutama jika ini baru pertama kali terjadi, sebaiknya periksakan ke dokter. Darah di tinja juga dapat menandakan kondisi lain yang perlu ditangani.
- Jika benjolan di sekitar anus tidak hilang dalam 2–3 minggu atau semakin membesar, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis hemoroid dengan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin memeriksa area anus dan rektum menggunakan sarung tangan untuk merasakan adanya benjolan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan colok dubur (digital rectal examination): dokter memasukkan jari bersarung tangan ke dalam rektum untuk mendeteksi kelainan.
- Anoskopi atau proktoskopi: pemeriksaan dengan selang kecil bercahaya yang dimasukkan ke dalam anus untuk melihat dinding rektum.
- Kolonskopi: pemeriksaan dengan selang lentur yang dilengkapi kamera untuk melihat bagian dalam usus besar, terutama jika dokter mencurigai penyebab perdarahan lain.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan ini biasanya berlangsung cepat dan tidak terlalu menyakitkan. Anda mungkin diminta untuk rileks agar pemeriksaan lebih nyaman. Jika diperlukan pemeriksaan lanjutan, dokter akan menjelaskan prosedurnya serta cara persiapannya.
Perawatan
Pengobatan hemoroid bertujuan untuk mengurangi gejala dan mencegah memburuknya kondisi. Sebagian besar hemoroid dapat ditangani dengan perawatan rumahan dan perubahan gaya hidup. Dokter akan menyarankan pendekatan yang sesuai dengan tingkat keparahan Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak minum air putih agar tinja lebih lunak.
- Konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayur, dan biji-bijian.
- Hindari mengejan terlalu keras saat buang air besar.
- Rendam duduk dalam air hangat (sitz bath) selama 10–15 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi nyeri dan gatal.
- Gunakan tisu basah yang lembut atau bersihkan dengan air hangat, hindari tisu kering yang kasar.
- Hindari duduk terlalu lama, terutama di toilet.
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat-obatan untuk mengurangi nyeri, gatal, atau bengkak, serta dapat merekomendasikan krim, salep, atau suplemen serat. Untuk hemoroid yang lebih serius, dokter dapat melakukan prosedur seperti ligasi karet, skleroterapi, atau terapi laser. Tindakan ini bertujuan untuk mengecilkan hemoroid dan meredakan gejala.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin dipertimbangkan jika hemoroid besar, sangat nyeri, atau tidak membaik dengan pengobatan lain. Contohnya adalah hemoroidektomi, yaitu pengangkatan jaringan hemoroid. Dokter akan membahas risiko dan manfaat setiap pilihan sebelum menentukan tindakan.
Hidup dengan kondisi ini
Anda tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dengan menjaga kebiasaan buang air besar yang teratur, tidak mengejan, dan tidak duduk terlalu lama. Gunakan waktu di toilet sesingkat mungkin, dan hindari membaca atau bermain ponsel saat buang air besar.
Tips gaya hidup
- Tetap aktif bergerak, misalnya berjalan kaki 30 menit setiap hari.
- Lakukan latihan dasar panggul (Kegel) untuk memperkuat otot di sekitar anus.
- Hindari mengangkat beban berat atau mengejan yang berlebihan.
- Pertahankan berat badan yang sehat.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan tinggi serat seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta minum cukup air putih. Olahraga teratur membantu melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi. Hindari duduk terlalu lama di toilet karena dapat memperburuk hemoroid.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan hemoroid kadang membuat frustrasi atau malu, terutama jika gejala mengganggu aktivitas. Ingatlah bahwa hemoroid sangat umum dan dapat diobati. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau konselor jika diperlukan.
Pencegahan
Hemoroid dapat dicegah atau risikonya dikurangi dengan menjaga kebiasaan buang air besar yang sehat, seperti tidak mengejan berlebihan, mengonsumsi makanan tinggi serat, minum cukup air, dan rutin berolahraga.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Perdarahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan anemia atau kekurangan darah.
- Benjolan hemoroid dapat membesar dan mengalami trombosis, yaitu pembekuan darah di dalamnya, yang menyebabkan nyeri hebat.
- Hemoroid dapat keluar dari anus (prolaps) dan sulit dimasukkan kembali.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar hemoroid membaik dalam beberapa minggu. Kekambuhan mungkin terjadi, tetapi menerapkan gaya hidup sehat dan mengikuti saran dokter dapat membantu mengurangi risikonya. Banyak orang berhasil mengelola hemoroid dengan baik dan menjalani hidup normal.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.