Impetigo in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular, sering terjadi pada anak-anak. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka kecil atau goresan pada kulit. Ciri utamanya adalah luka merah yang mengeluarkan cairan dan kemudian berkerak kuning seperti madu.
Fakta penting
- Impetigo adalah infeksi kulit yang paling sering terjadi pada anak usia 2–5 tahun.
- Bakteri penyebabnya bisa menyebar melalui sentuhan langsung atau dari barang yang terkontaminasi.
- Impetigo biasanya tidak berbahaya dan bisa sembuh sempurna dengan pengobatan yang tepat.
Ya, impetigo sangat umum terjadi pada anak-anak, terutama di daerah beriklim panas dan lembap seperti Indonesia.
Impetigo paling sering menyerang anak-anak, terutama yang bersekolah atau bermain di tempat ramai. Bayi dan orang dewasa juga bisa terinfeksi, tetapi lebih jarang.
Gejala
- Jika anak demam tinggi lebih dari 38°C dan tidak turun dengan obat penurun panas.
- Jika area luka menjadi merah, bengkak, panas, dan nyeri hebat (tanda infeksi menyebar).
- Jika anak terlihat sangat lemas, sulit bernapas, atau pingsan.
- ⚠Jika luka semakin meluas atau muncul banyak luka baru meski sudah dirawat.
- ⚠Jika anak mengeluh nyeri sendi atau buang air kecil terasa sakit (kemungkinan komplikasi ginjal).
- ⚠Jika ada tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, atau menangis tanpa air mata.
Gejala umum
- Muncul luka merah atau lepuh kecil di sekitar mulut, hidung, atau area kulit lainnya.
- Lepuh pecah dan mengeluarkan cairan yang kemudian mengering menjadi kerak tebal berwarna kuning kecokelatan seperti madu.
- Gatal pada area luka.
Gejala pada anak-anak
- Sering muncul di wajah, terutama di sekitar mulut dan hidung.
- Luka bisa menyebar ke area lain karena garukan.
- Anak mungkin rewel atau sulit tidur karena gatal.
Gejala pada lansia
- Meski jarang, orang dewasa atau lansia dengan sistem kekebalan tubuh lemah bisa terkena.
- Luka cenderung lebih tersebar dan lebih lambat sembuh.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi oleh bakteri Streptococcus pyogenes (strep) atau Staphylococcus aureus (staph).
- Bakteri masuk melalui luka gores, gigitan serangga, atau kulit yang teriritasi.
Faktor risiko
- Kebersihan tangan yang kurang.
- Berbagi handuk, pakaian, atau mainan dengan orang yang terinfeksi.
- Lingkungan padat seperti sekolah atau tempat penitipan anak.
- Memiliki eksim atau kondisi kulit yang sudah luka.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak demam tinggi atau terlihat sangat sakit.
- Jika luka membesar dengan cepat, bernanah, atau disertai nyeri hebat.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika luka baru pertama kali muncul dan tidak kunjung membaik setelah 2–3 hari perawatan rumah.
- Jika ingin memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan yang tepat.
Diagnosis
Dokter dapat mendiagnosis impetigo hanya dengan melihat tampilan luka dan bertanya tentang riwayat kesehatan anak. Pemeriksaan ini biasanya cukup tanpa tes khusus.
Tes yang mungkin dilakukan
- Jika diperlukan, dokter bisa mengambil sampel cairan dari luka dengan usap (swab) untuk dikirim ke laboratorium guna memastikan jenis bakteri.
- Tes urine jarang dilakukan, hanya jika dicurigai ada komplikasi ginjal.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat ke dokter, dokter akan memeriksa kulit anak dengan saksama, mungkin menekan lembut area luka. Prosesnya cepat dan tidak menyakitkan.
Perawatan
Pengobatan impetigo bertujuan untuk membunuh bakteri, mencegah penyebaran luka, dan mengurangi rasa gatal. Biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotik, baik dalam bentuk salep oles maupun obat minum, tergantung luasnya infeksi.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga kebersihan area luka dengan mencucinya perlahan menggunakan sabun lembut dan air hangat, lalu keringkan dengan handuk bersih.
- Hindari menggaruk luka. Potong kuku anak pendek-pendek untuk mengurangi risiko garukan.
- Ganti perban atau penutup luka setiap hari untuk menjaga luka tetap bersih.
- Pisahkan handuk, pakaian, dan tempat tidur anak dari anggota keluarga lain hingga luka tidak lagi menular.
Perawatan medis
Antibiotik biasanya diberikan dalam bentuk krim atau salep yang dioleskan langsung ke luka, atau obat minum jika infeksi sudah meluas. Pengobatan harus dihabiskan sesuai petunjuk dokter, meski luka kelihatan membaik. Jangan hentikan obat tanpa konsultasi. Dokter akan memilih jenis antibiotik yang tepat untuk anak Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan tidak diperlukan untuk impetigo. Namun, jika terbentuk abses (kumpulan nanah), dokter mungkin perlu mengeluarkan nanah dengan jarum atau membuat sayatan kecil, tetapi ini jarang terjadi.
Hidup dengan kondisi ini
Anak Anda tetap bisa beraktivitas seperti biasa, tetapi perlu diingatkan untuk tidak menyentuh luka dan sering mencuci tangan. Sebaiknya anak tidak pergi ke sekolah atau tempat penitipan anak sampai 48 jam setelah pengobatan dimulai dan luka tidak lagi mengeluarkan cairan.
Tips gaya hidup
- Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah menyentuh luka atau sebelum makan.
- Gunakan handuk, waslap, dan pisau cukur pribadi untuk setiap anggota keluarga.
- Bersihkan mainan, gagang pintu, dan permukaan yang sering disentuh dengan disinfektan.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Pastikan anak mendapat makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh. Aktivitas fisik ringan seperti bermain di rumah diperbolehkan, tapi hindari olahraga yang membuat anak berkeringat banyak dan menggesek luka.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Impetigo bisa menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman, serta membuat anak merasa malu karena luka di wajah. Dampingi anak dengan tenang, jelaskan bahwa ini hanya sementara dan akan sembuh. Berikan pujian saat ia tidak menggaruk.
Pencegahan
Ya, impetigo dapat dicegah dengan kebersihan yang baik. Ajarkan anak untuk mencuci tangan secara teratur, terutama setelah bermain di luar. Tutup luka kecil atau goresan dengan perban bersih hingga sembuh. Jangan berbagi barang pribadi dengan orang yang terinfeksi.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk impetigo. Namun, vaksinasi dasar lengkap (seperti vaksin DPT) membantu mencegah infeksi bakteri serius lain yang bisa melemahkan kulit.
Program skrining
Tidak ada tes skrining rutin untuk impetigo. Deteksi dini dilakukan dengan mengenali gejala awal dan segera berkonsultasi ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Penyebaran infeksi ke area kulit lain yang lebih luas.
- Selulitis – infeksi yang lebih dalam pada kulit dan jaringan di bawahnya.
- Komplikasi langka seperti glomerulonefritis pasca-streptokokus (radang ginjal) yang bisa menyebabkan darah dalam urine dan bengkak di wajah.
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat, impetigo biasanya sembuh total dalam 1–2 minggu tanpa meninggalkan bekas luka. Komplikasi jarang terjadi dan bisa dicegah dengan perawatan yang baik. Sebagian besar anak pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti semula.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.