Perjalanan Pengobatan Leukemia pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Leukemia adalah kanker pada sel darah putih yang seharusnya membantu tubuh melawan infeksi. Pada anak, sel-sel darah putih abnormal tumbuh tak terkendali di sumsum tulang (bagian lunak di dalam tulang yang memproduksi sel darah) sehingga mengganggu pembentukan sel darah merah, sel darah putih yang sehat, dan keping darah (trombosit). Dengan pengobatan yang tepat, banyak anak dengan leukemia dapat sembuh dan hidup normal.
Fakta penting
- Leukemia adalah jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak.
- Pengobatan utama leukemia pada anak adalah kemoterapi, yaitu obat-obatan kuat untuk membunuh sel-sel leukemia.
- Proses pengobatan biasanya berlangsung sekitar 2–3 tahun dan terbagi dalam beberapa fase.
Leukemia tergolong penyakit yang jarang, tetapi merupakan jenis kanker yang paling banyak terjadi pada anak-anak di Indonesia maupun di dunia.
Leukemia dapat menyerang anak sejak usia bayi hingga remaja, tanpa membedakan jenis kelamin. Namun, beberapa jenis leukemia lebih sering muncul pada kelompok usia tertentu.
Gejala
- Demam tinggi yang tidak turun dengan obat penurun panas biasa
- Sesak napas atau napas cepat
- Kejang
- Pendarahan hebat yang tidak berhenti
- Kesadaran menurun atau sangat lemas tidak mau bangun
- ⚠Nyeri tulang yang hebat sampai tidak bisa berjalan atau tidur
- ⚠Bintik-bintik merah yang menyebar luas dengan cepat
- ⚠Muntah-muntah terus-menerus
- ⚠Kulit sangat pucat dan anak tampak sangat lemas
Gejala umum
- Kelelahan yang terus-menerus dan terlihat pucat
- Demam tanpa sebab yang jelas atau sering infeksi berulang
- Mudah memar atau berdarah, misalnya gusi berdarah atau mimisan
- Nyeri tulang atau sendi
- Benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan
- Bintik-bintik merah kecil di kulit (petechiae)
Gejala pada anak-anak
- Anak menjadi rewel dan tidak nyaman
- Nafsu makan menurun drastis sehingga berat badan turun
- Perut tampak membesar karena hati atau limpa yang membengkak
- Warna kulit menjadi pucat atau abu-abu
Gejala pada lansia
- Pada orang dewasa, gejala leukemia sering juga meliputi penurunan berat badan yang tidak disengaja, keringat malam yang banyak, dan nyeri tulang yang lebih hebat.
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti leukemia pada anak belum diketahui secara jelas.
- Terjadi karena perubahan genetik (mutasi) pada sel darah putih di dalam sumsum tulang yang membuat sel bertumbuh tidak terkendali.
- Penting untuk diingat: leukemia bukan disebabkan oleh kesalahan orang tua, makanan, atau perlakuan yang salah terhadap anak.
Faktor risiko
- Memiliki kelainan genetik tertentu, misalnya sindrom Down
- Paparan radiasi dosis tinggi atau bahan kimia tertentu seperti benzena (jarang terjadi pada anak)
- Riwayat pengobatan kemoterapi atau radioterapi pada anak karena jenis kanker sebelumnya
- Memiliki saudara kembar yang menderita leukemia (terutama kembar identik)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anak mengalami demam tanpa sebab jelas yang berlangsung lebih dari 3 hari.
- Muncul bintik merah atau biru di kulit tanpa terbentur.
- Pendarahan dari hidung atau gusi yang sulit berhenti.
- Nyeri tulang hebat yang mengganggu tidur atau kemampuan berjalan.
- Perut tampak membesar atau ada benjolan yang tidak biasa.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika anak lesu dan tidak kunjung sehat setelah beberapa hari.
- Jika nafsu makan hilang atau berat badan turun tanpa sebab.
- Jika anak sering demam dan tampak pucat terus-menerus.
Diagnosis
Untuk memastikan leukemia, dokter akan melakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan sumsum tulang. Pemeriksaan ini akan menunjukkan apakah terdapat sel leukemia dan jenisnya, sehingga dokter dapat menentukan pengobatan yang paling tepat.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah lengkap untuk melihat kadar sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit
- Pemeriksaan apusan darah tepi untuk melihat bentuk sel darah di bawah mikroskop
- Aspirasi dan biopsi sumsum tulang dengan mengambil sampel kecil sumsum dari tulang panggul
- Pungsi lumbal untuk mengambil cairan otak dan tulang belakang guna memeriksa penyebaran leukemia ke susunan saraf
- Pemeriksaan pencitraan seperti rontgen, USG, atau CT-scan untuk melihat penyebaran ke organ lain
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Anak mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Selama menunggu hasil, tim dokter akan mendampingi dan menjelaskan setiap langkah kepada orang tua dengan sabar.
Perawatan
Pengobatan leukemia pada anak bertujuan menghancurkan sel-sel leukemia dan mengembalikan fungsi sumsum tulang yang normal. Rencana pengobatan disusun oleh tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis anak, spesialis penyakit darah dan anak (hematologi-onkologi), serta perawat. Perjalanan pengobatan biasanya panjang, sekitar 2–3 tahun, dan terbagi dalam fase-fase tertentu.
Perawatan mandiri di rumah
- Menjaga kebersihan anak, terutama mencuci tangan, untuk mencegah infeksi.
- Memberikan makanan bergizi dan menghindari makanan mentah atau kurang matang saat daya tahan tubuh anak lemah.
- Mengikuti jadwal kontrol dan pemeriksaan darah secara rutin.
- Melindungi anak dari kerumunan atau orang yang sedang sakit saat kadar sel darah putih rendah.
- Memberikan dukungan emosional dan menemani anak selama menjalani perawatan.
Perawatan medis
Perawatan utama leukemia pada anak adalah kemoterapi, yaitu pemberian obat-obatan kuat yang mampu membunuh sel leukemia dan diberikan dalam beberapa fase: fase induksi untuk mencapai remisi (hilangnya sel leukemia), fase konsolidasi atau intensifikasi untuk menghancurkan sisa sel leukemia, dan fase pemeliharaan untuk mencegah kekambuhan. Selain kemoterapi, dapat digunakan terapi radiasi (sinar berenergi tinggi) jika leukemia telah menyebar ke otak atau bagian tubuh lain. Pada sebagian anak, transplantasi sumsum tulang atau sel induk bisa menjadi pilihan. Terapi target dan imunoterapi juga mulai digunakan untuk menghancurkan sel leukemia dengan cara yang lebih spesifik. Semua obat dan prosedur diberikan sesuai kondisi anak, dan tim medis akan memantau efek samping secara ketat. Dokter akan menjelaskan pilihan terbaik untuk anak Anda, termasuk manfaat dan risiko dari setiap pengobatan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan bukan pilihan utama untuk leukemia. Pembedahan umumnya dilakukan untuk membantu pengobatan, misalnya memasang kateter vena sentral yang digunakan untuk memberikan obat, mengambil sampel sumsum tulang, atau mengatasi komplikasi seperti perdarahan atau infeksi. Keputusan untuk melakukan tindakan bedah selalu didiskusikan secara hati-hati oleh tim medis.
Hidup dengan kondisi ini
Menjalani pengobatan leukemia membutuhkan penyesuaian besar bagi anak dan keluarga. Anak perlu istirahat yang cukup, lingkungan yang bersih, dan obat-obatan yang diberikan tepat waktu. Selama pengobatan, anak mungkin tidak masuk sekolah untuk sementara, tetapi bisa tetap belajar di rumah atau di ruang rawat. Saat kondisi membaik, anak dapat kembali bersekolah dan bermain secara bertahap.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan rumah dan cuci tangan secara rutin.
- Hindari asap rokok dan polusi udara.
- Kurangi kunjungan ke tempat ramai saat daya tahan tubuh sedang lemah.
- Dorong anak untuk beraktivitas ringan seperti bermain di dalam ruangan, menggambar, atau membaca.
- Pastikan tidur cukup dan kelola stres pada anak dan keluarga.
Diet dan olahraga
Pola makan sehat dengan gizi seimbang membantu menjaga kekuatan tubuh selama pengobatan. Jika nafsu makan anak menurun, konsultasikan dengan ahli gizi di rumah sakit untuk saran makanan tinggi kalori dan protein yang sesuai. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai atau peregangan bisa dilakukan bila kondisi anak memungkinkan. Hindari olahraga berat atau kontak fisik bila kadar trombosit sedang rendah agar tidak memicu perdarahan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis leukemia bisa menimbulkan rasa takut, cemas, dan sedih, baik pada anak maupun orang tua. Anak mungkin menjadi pendiam, mudah marah, atau bertanya-tanya tentang sakitnya. Sangat penting untuk membicarakan perasaan dengan anak secara jujur namun menenangkan. Jangan ragu meminta bantuan psikolog atau konselor yang berpengalaman menangani anak dengan penyakit kronis. Jika ada pikiran untuk menyakiti diri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa darurat atau unit gawat darurat.
Pencegahan
Sebagian besar leukemia pada anak tidak dapat dicegah karena penyebabnya belum diketahui. Yang dapat dilakukan adalah menjaga pola hidup sehat pada ibu hamil dan anak, serta menghindari paparan zat-zat berbahaya seperti asap rokok dan bahan kimia industri.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah leukemia. Namun, pastikan anak mendapatkan imunisasi rutin yang dianjurkan oleh pemerintah (sesuai jadwal Kemenkes) untuk melindungi dari infeksi yang dapat memperberat kondisi. Selama pengobatan, beberapa vaksin mungkin perlu ditunda — selalu konsultasikan dengan dokter anak.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan saringan khusus untuk leukemia pada anak. Deteksi dini dilakukan dengan mengenali gejala-gejala yang mencurigakan dan segera membawa anak ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Anemia berat yang menyebabkan kelelahan ekstrem dan sesak napas
- Infeksi berat yang sulit dikendalikan karena sel darah putih sehat berkurang
- Pendarahan yang mengancam nyawa akibat kekurangan trombosit
- Sel leukemia menyebar ke otak, paru-paru, atau organ lain
- Gagal organ karena sumsum tulang dipenuhi sel leukemia sehingga tidak mampu memproduksi sel darah normal
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, leukemia pada anak adalah salah satu jenis kanker dengan harapan berhasil yang tinggi bila ditangani sejak dini di pusat layanan kesehatan yang lengkap. Banyak anak yang menyelesaikan pengobatan dan kembali hidup normal, bersekolah, bermain, dan tumbuh dewasa dengan sehat. Perjalanan memang panjang dan melelahkan, tetapi dengan dukungan tim medis dan keluarga, anak Anda dapat melalui proses ini dengan kekuatan dan harapan.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.