Mastitis
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang sering disertai infeksi. Biasanya terjadi pada ibu menyusui, tetapi bisa juga dialami oleh wanita yang tidak menyusui atau pria. Peradangan ini menyebabkan payudara terasa nyeri, bengkak, merah, dan panas.
Fakta penting
- Mastitis paling sering terjadi pada 6-12 minggu pertama setelah melahirkan.
- Infeksi biasanya disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui puting yang lecet.
- Dengan penanganan yang tepat, mastitis dapat sembuh tanpa masalah jangka panjang.
Ya, mastitis cukup umum terjadi pada ibu menyusui. Sekitar 1 dari 5 ibu menyusui dapat mengalami mastitis dalam tahun pertama setelah melahirkan.
Mastitis paling sering menyerang ibu yang sedang menyusui, terutama pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Namun, wanita yang tidak menyusui dan pria juga dapat mengalami mastitis, meskipun lebih jarang.
Gejala
- Demam sangat tinggi yang tidak turun
- Payudara sangat bengkak dan nyeri hebat sehingga tidak bisa digerakkan
- Kesulitan bernapas atau kesadaran menurun
- ⚠Demam tinggi yang tidak kunjung reda setelah 24 jam perawatan di rumah
- ⚠Nyeri payudara yang semakin parah meskipun sudah menyusui atau memompa ASI
- ⚠Area kemerahan yang meluas dengan cepat
- ⚠Keluar nanah atau darah dari puting
Gejala umum
- Nyeri atau rasa terbakar di payudara, terutama saat menyusui
- Payudara bengkak, merah, dan terasa hangat saat disentuh
- Benjolan keras atau area menebal di payudara
- Demam (suhu tubuh di atas 38,5°C)
- Menggigil atau merasa seperti terkena flu
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri (biasanya Staphylococcus aureus) masuk ke dalam payudara melalui puting yang lecet atau retak
- Saluran ASI tersumbat sehingga ASI tidak bisa keluar dengan lancar
Faktor risiko
- Puting lecet atau retak saat menyusui
- Teknik menyusui yang kurang tepat sehingga ASI tidak terkuras habis
- Frekuensi menyusui yang jarang atau melewatkan jadwal menyusui
- Stres berlebihan atau kelelahan
- Riwayat mastitis sebelumnya
- Kurangnya asupan cairan atau nutrisi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam tinggi (lebih dari 38,5°C) yang tidak turun dalam 24 jam
- Nyeri payudara yang sangat hebat atau bertambah parah
- Payudara terlihat sangat bengkak dan merah, terutama jika kemerahan meluas
Buat janji temu rutin jika:
- Gejala ringan yang tidak kunjung membaik setelah 2 hari perawatan di rumah
Diagnosis
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada payudara dan menanyakan gejala Anda. Diagnosis biasanya dapat ditegakkan dari pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik payudara
- Jika perlu, dokter mungkin mengambil sampel ASI untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui jenis bakteri penyebab
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan tidak akan terasa sakit, meskipun mungkin sedikit tidak nyaman saat dokter menekan area yang bengkak. Hasil pemeriksaan laboratorium biasanya keluar dalam beberapa hari.
Perawatan
Tujuan utama pengobatan adalah mengatasi infeksi dan menjaga kelancaran aliran ASI. Sebagian besar kasus mastitis dapat diobati dengan kombinasi perawatan di rumah dan obat-obatan yang diresepkan dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Lanjutkan menyusui atau memompa ASI secara teratur dari payudara yang sakit (ASI tetap aman untuk bayi)
- Kompres hangat pada payudara yang sakit sebelum menyusui untuk membantu mengalirkan ASI
- Pijat lembut area yang mengeras dari arah luar ke puting saat menyusui
- Minum banyak cairan dan istirahat yang cukup
- Konsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai petunjuk dokter
Perawatan medis
Dokter biasanya meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Penting untuk menghabiskan antibiotik sesuai petunjuk, meskipun gejala sudah membaik. Dokter juga dapat meresepkan obat pereda nyeri yang aman selama menyusui.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika terbentuk abses (kumpulan nanah) dalam payudara, dokter mungkin perlu melakukan tindakan penyedotan nanah dengan jarum atau operasi kecil untuk mengeluarkan nanah.
Hidup dengan kondisi ini
Mastitis biasanya sembuh dalam 1-2 minggu dengan pengobatan yang tepat. Selama masa pemulihan, Anda tetap bisa menyusui atau memompa ASI secara teratur. Gunakan bra yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
Tips gaya hidup
- Istirahat yang cukup dan kurangi aktivitas berat
- Minum air putih minimal 8 gelas sehari
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
- Hindari stres dengan melakukan relaksasi ringan
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Konsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, protein, dan karbohidrat kompleks. Olahraga ringan seperti jalan kaki diperbolehkan jika tidak demam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mastitis dapat membuat Anda merasa cemas atau frustrasi karena nyeri dan kesulitan menyusui. Ingatlah bahwa kondisi ini bersifat sementara dan dapat diobati. Jangan ragu untuk meminta dukungan dari pasangan, keluarga, atau konselor laktasi.
Pencegahan
Mastitis seringkali dapat dicegah dengan perawatan payudara yang baik selama menyusui. Kunci utamanya adalah menjaga aliran ASI tetap lancar dan mencegah puting lecet.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Abses payudara (kantong nanah) yang memerlukan tindakan medis
- Infeksi meluas ke seluruh payudara (selulitis)
- Infeksi berulang
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat, mastitis biasanya sembuh total tanpa masalah jangka panjang. Sebagian besar ibu dapat melanjutkan menyusui dengan normal. Jika Anda mengalami mastitis berulang, konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.