Nefritis (Radang Ginjal) pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nefritis adalah peradangan pada ginjal. Ginjal berperan menyaring darah dan membuang kotoran melalui air seni. Saat ginjal meradang, proses penyaringan terganggu sehingga protein dan darah bisa bocor ke air seni, tekanan darah bisa naik, dan kotoran menumpuk di tubuh.
Fakta penting
- Nefritis pada anak paling sering muncul setelah infeksi kuman di tenggorokan atau kulit.
- Gejala yang khas adalah air seni berwarna merah, bengkak di wajah atau kaki, dan tekanan darah tinggi.
- Kalau ditemukan lebih awal, nefritis pada anak biasanya sembuh dengan pengobatan yang tepat.
Nefritis termasuk penyakit yang tidak umum pada anak, tetapi yang paling sering dijumpai adalah nefritis yang dipicu infeksi, terutama pada usia 5 sampai 15 tahun.
Nefritis dapat menyerang anak dari semua usia, tetapi paling sering terjadi pada anak usia sekolah. Anak laki-laki sedikit lebih sering terkena jenis nefritis pascainfeksi daripada anak perempuan. Autoimun yang menyebabkan nefritis lebih sering menyerang remaja perempuan.
Gejala
- Kejang
- Sulit bernapas atau sesak napas berat
- Kesadaran menurun atau anak sangat mengantuk dan sulit dibangunkan
- Tekanan darah sangat tinggi (misalnya sakit kepala berat, pandangan kabur, disertai kejang)
- ⚠Air seni tampak merah atau tidak bisa buang air kecil sama sekali
- ⚠Pembengkakan yang makin parah dan naik ke bagian tubuh lain
- ⚠Muntah terus-menerus
- ⚠Anak tampak sangat lemas atau tidak mau makan sama sekali
Gejala umum
- Air seni berwarna merah, seperti teh pekat atau air cucian daging, karena mengandung darah
- Bengkak di wajah (terutama di sekitar mata), kaki, atau perut karena penumpukan cairan
- Tekanan darah tinggi yang sulit disadari tanpa diukur
- Jumlah air seni berkurang dari biasanya
- Terasa lemas atau kurang bertenaga
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin lebih rewel atau mengantuk dari biasanya
- Nyeri di perut atau di pinggang
- Tanpa nafsu makan dan mual
- Air seni berbusa, yang menandakan ada protein di dalamnya
- Sekitar 1-2 minggu sebelumnya, anak biasa mengalami sakit tenggorokan atau infeksi kulit
Gejala pada lansia
- Catatan: topik utama artikel ini adalah nefritis pada anak. Pada orang dewasa lanjut usia, gejalanya sering tidak khas, misalnya kaki bengkak dan tekanan darah tinggi saja, sehingga perlu pemeriksaan lebih teliti.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi kuman streptokokus di tenggorokan atau kulit — disebut nefritis pascastreptokokus
- Sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang ginjal — disebut nefritis autoimun, seperti pada lupus
- Peradangan pembuluh darah (vaskulitis) yang menyerang ginjal
- Kadang penyebabnya tidak diketahui atau berhubungan dengan penyakit lain
Faktor risiko
- Baru mengalami infeksi tenggorokan atau kulit, misalnya radang amandel, tanpa pengobatan tuntas
- Memiliki anggota keluarga dengan penyakit autoimun atau penyakit ginjal
- Usia sekolah (5-15 tahun)
- Higiene atau kebersihan diri yang kurang sehingga risiko infeksi lebih tinggi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak terlihat bengkak di wajah atau kaki, air seni berubah warna menjadi merah, atau buang air kecil sangat sedikit
- Jika anak mengeluh sakit kepala hebat, pandangan kabur, atau rewel berlebihan — bisa jadi tekanan darahnya tinggi
- Jika anak baru saja sembuh dari infeksi lalu mengalami gejala-gejala di atas dalam 1-2 pekan setelahnya
Buat janji temu rutin jika:
- Jika anak memiliki penyakit autoimun dan perlu pemeriksaan ginjal secara rutin
- Jika ada riwayat keluarga dengan penyakit ginjal atau tekanan darah tinggi
- Untuk kontrol ulang setelah pengobatan nefritis selesai
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat infeksi, dan keluarga, lalu memeriksa anak secara menyeluruh. Diagnosis biasanya ditegakkan dari pemeriksaan air seni dan darah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes air seni: untuk melihat darah, protein, dan tanda peradangan
- Tes darah: untuk memeriksa fungsi ginjal, kadar protein, dan antibodi
- Pengukuran tekanan darah
- Ultrasonografi (USG) ginjal untuk melihat ukuran dan bentuk ginjal
- Jika diperlukan, dokter mungkin mengambil contoh kecil jaringan ginjal (biopsi ginjal) untuk memastikan penyebabnya
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan dilakukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Anak mungkin perlu dirawat untuk pengawasan dan penanganan awal. Hasil pemeriksaan biasanya membantu dokter menentukan pengobatan dan pemantauan jangka panjang. Prosesnya tidak nyaman di beberapa tahap, tetapi akan dijelaskan oleh dokter secara bertahap.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah meredakan peradangan, menjaga fungsi ginjal, mengendalikan tekanan darah, dan mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh. Perawatan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan. Pada banyak kasus, anak perlu dirawat di rumah sakit untuk pemantauan ketat.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan anak istirahat yang cukup dan kurangi aktivitas berat
- Cukupi kebutuhan cairan sesuai anjuran dokter, jangan berlebihan
- Awasi tanda-tanda seperti pembengkakan dan warna air seni
- Ukur tekanan darah di rumah jika dokter menyarankan
- Jangan memberikan obat apa pun tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat bisa memberatkan ginjal
Perawatan medis
Pengobatan medis bersifat umum dan disesuaikan kondisi anak. Dokter dapat memberikan obat pereda peradangan (misalnya kortikosteroid), obat untuk menurunkan tekanan darah, dan obat-obatan untuk mengelola sistem imun atau infeksi bila ada. Dosis dan jenis obat hanya boleh ditentukan oleh dokter. Anak juga mungkin mendapat pengaturan cairan dan garam. Tidak ada obat tertentu yang disarankan tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan pada nefritis anak. Operasi atau tindakan khusus (misalnya dialisis) hanya dipertimbangkan jika ginjal mengalami kegagalan berat dan tidak mempan dengan obat-obatan.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan nefritis berarti memperhatikan jadwal kontrol ke dokter, minum obat sesuai anjuran, dan memantau gejala di rumah. Sebagian besar anak bisa beraktivitas seperti biasa setelah kondisinya membaik, tetapi tetap perlu istirahat bila tubuh terasa lelah.
Tips gaya hidup
- Terapkan pola hidup bersih: cuci tangan sebelum makan dan setelah ke toilet
- Jaga luka atau infeksi kulit dibersihkan dengan baik agar tidak menyebar
- Hindari obat-obatan bebas yang bisa memberatkan ginjal, kecuali atas izin dokter
- Pastikan anak tidur cukup dan tidak stres berlebihan
Diet dan olahraga
Pola makan harus disesuaikan kondisi ginjal. Untuk sementara, dokter mungkin menyarankan membatasi garam untuk menurunkan tekanan darah. Minum air putih sesuai kebutuhan (jangan berlebihan). Aktivitas fisik yang ringan seperti berjalan atau bermain santai boleh dilakukan setelah dinyatakan aman oleh dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menjalani penyakit ginjal bisa membuat anak cemas, sedih, atau takut, terutama jika harus dirawat atau menjalani banyak pemeriksaan. Orang tua mungkin merasa khawatir berlebihan. Alangkah baiknya untuk membicarakan perasaan bersama anak dan keluarga. Jika perlu, minta dukungan psikolog, misalnya melalui layanan konseling di fasilitas kesehatan terdekat. Jika anak atau Anda memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat.
Pencegahan
Tidak semua nefritis bisa dicegah, terutama yang disebabkan sistem imun. Namun, nefritis pascainfeksi bisa dicegah dengan menjaga kebersihan dan mengobati infeksi tenggorokan serta infeksi kulit lebih dini. Hindari berbagi barang pribadi dan ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun.
Vaksin
Vaksinasi lengkap sesuai jadwal imunisasi Kemenkes dianjurkan untuk mencegah penyakit infeksi yang bisa memicu radang ginjal. Diskusikan dengan dokter anak mengenai vaksin yang perlu diberikan.
Program skrining
Saat ini tidak ada tes penjaringan massal khusus untuk nefritis pada semua anak. Namun, bagi anak yang memiliki faktor risiko (misalnya keluarga dengan penyakit ginjal atau autoimun), dokter mungkin menyarankan pemeriksaan air seni secara rutin untuk mendeteksi dini gangguan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan ginjal permanen yang berujung pada gagal ginjal
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan berisiko pada jantung serta otak
- Penumpukan cairan di paru-paru yang menyebabkan sesak napas
- Gangguan elektrolit yang bisa membahayakan tubuh
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, sebagian besar anak dengan nefritis pascainfeksi pulih sepenuhnya. Beberapa anak mungkin membutuhkan pengobatan jangka panjang, tetapi tetap bisa menjalani hidup yang bermakna. Perkembangan medis di Indonesia semakin baik, dan dukungan keluarga menjadi kunci kesembuhan anak.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.