Oesophageal varices awareness
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Varises esofagus adalah pembuluh darah vena yang membesar dan menonjol di dinding kerongkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung). Kondisi ini sering terjadi akibat tekanan darah tinggi di vena portal, yaitu pembuluh darah besar yang membawa darah dari usus ke hati. Varises esofagus bisa pecah dan menyebabkan perdarahan serius.
Fakta penting
- Varises esofagus biasanya tidak menimbulkan gejala sampai terjadi perdarahan.
- Penyebab tersering adalah sirosis hati, yaitu jaringan parut di hati akibat penyakit hati kronis.
- Perdarahan dari varises esofagus merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera.
Varises esofagus cukup sering terjadi pada orang dengan penyakit hati kronis, terutama sirosis. Sekitar setengah penderita sirosis akan mengalami varises esofagus.
Kondisi ini terutama menyerang orang dewasa dengan penyakit hati lanjut, seperti sirosis akibat hepatitis B atau C, penyakit hati alkoholik, atau penyakit hati berlemak non-alkohol. Lebih jarang terjadi pada anak-anak, kecuali mereka memiliki kelainan hati bawaan.
Gejala
- Muntah darah dalam jumlah banyak
- Buang air besar berwarna hitam pekat dan banyak
- Pusing berat, pingsan, atau sulit bangun
- Tekanan darah sangat rendah atau denyut jantung cepat
- ⚠Muntah darah sedikit, namun berulang
- ⚠BAB hitam tetapi masih bisa beraktivitas
- ⚠Nyeri ulu hati atau dada yang tidak kunjung reda
Gejala umum
- Tidak ada gejala sama sekali (sampai terjadi perdarahan)
- Muntah darah (berwarna merah terang atau seperti ampas kopi)
- Buang air besar berwarna hitam, lembek, atau seperti ter (melena)
Gejala pada anak-anak
- Gejala serupa dengan dewasa, namun anak mungkin tampak pucat, lemas, atau mudah marah tanpa sebab jelas
- Perut kembung akibat penumpukan cairan (asites) bisa menyertai
Gejala pada lansia
- Selain gejala umum, lansia lebih rentan mengalami pusing, pingsan, atau penurunan tekanan darah akibat perdarahan varises
- Gejala mungkin tidak khas, misalnya sesak napas atau nyeri dada
Penyebab
Penyebab utama
- Sirosis hati (jaringan parut di hati) yang menyebabkan aliran darah melalui hati terhambat
- Tekanan darah tinggi di vena portal (hipertensi portal) akibat sirosis atau penyumbatan vena portal
Faktor risiko
- Penyakit hati kronis (hepatitis B, C, penyakit hati alkoholik, penyakit hati berlemak)
- Kebiasaan minum alkohol berlebihan
- Kegemukan dan diabetes tipe 2 (untuk penyakit hati berlemak)
- Riwayat keluarga dengan penyakit hati
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke unit gawat darurat jika Anda muntah darah, BAB hitam, atau pingsan
- Jika Anda sudah didiagnosis sirosis dan mengalami gejala perdarahan baru
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit hati kronis (misalnya hepatitis B atau C), lakukan pemeriksaan rutin ke dokter
- Jika Anda merasa lelah terus-menerus, perut membesar, atau kulit menguning
Diagnosis
Diagnosis varises esofagus biasanya dilakukan melalui prosedur endoskopi, yaitu memasukkan selang kecil berlampu dan kamera melalui mulut ke kerongkongan untuk melihat langsung adanya varises.
Tes yang mungkin dilakukan
- Endoskopi saluran cerna atas (EGD) – pemeriksaan utama
- Ultrasonografi (USG) perut untuk menilai kondisi hati dan aliran darah vena portal
- Tes darah untuk menilai fungsi hati dan jumlah trombosit
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat menjalani endoskopi, Anda akan diberi obat penenang agar nyaman. Dokter akan melihat apakah ada varises dan seberapa besar risiko perdarahannya. Prosedur ini biasanya berlangsung 15–30 menit.
Perawatan
Tujuan pengobatan varises esofagus adalah mencegah perdarahan pertama (pada varises kecil) dan menghentikan perdarahan bila terjadi. Penanganan disesuaikan dengan tingkat keparahan varises dan kondisi hati pasien.
Perawatan mandiri di rumah
- Hindari minuman beralkohol sepenuhnya
- Ikuti pola makan sehat untuk hati (rendah garam, rendah lemak jenuh, tinggi protein nabati)
- Jangan minum obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti aspirin atau ibuprofen tanpa pengawasan dokter
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat penurun tekanan vena portal untuk mengurangi risiko perdarahan. Prosedur endoskopi rutin dilakukan untuk mengikat varises (ligasi) atau memberikan suntikan perekat. Pada kasus tertentu, pemasangan selang (shunt) untuk mengalihkan aliran darah bisa dipertimbangkan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, tetapi bisa dilakukan jika metode lain gagal menghentikan perdarahan. Contohnya operasi pemasangan shunt (TIPS) atau transplantasi hati pada kasus sirosis berat.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda didiagnosis varises esofagus, Anda perlu menjalani pengawasan rutin dengan dokter spesialis penyakit dalam atau gastroenterologi. Pastikan Anda mengenali tanda-tanda perdarahan dan segera mencari pertolongan medis.
Tips gaya hidup
- Hindari alkohol sepenuhnya
- Konsumsi makanan bergizi seimbang, kurangi garam
- Kendalikan berat badan ideal
- Vaksinasi hepatitis A dan B jika belum
Diet dan olahraga
Makanan lunak dan mudah dicerna dianjurkan untuk mengurangi iritasi pada kerongkongan. Hindari makanan keras atau pedas. Olahraga ringan seperti jalan kaki baik, tetapi hindari angkat beban berat karena bisa meningkatkan tekanan di perut.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan risiko perdarahan bisa menimbulkan kecemasan atau depresi. Jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau bergabung dengan kelompok dukungan pasien penyakit hati.
Pencegahan
Varises esofagus dapat dicegah dengan menangani penyebab dasarnya, yaitu penyakit hati kronis. Menghentikan konsumsi alkohol, mengobati hepatitis, dan menjaga pola hidup sehat dapat memperlambat atau mencegah terbentuknya varises.
Vaksin
Vaksinasi hepatitis B dianjurkan untuk semua orang, terutama yang memiliki faktor risiko. Vaksinasi hepatitis A juga disarankan pada pasien penyakit hati kronis.
Program skrining
Jika Anda didiagnosis sirosis hati, dokter akan menyarankan skrining endoskopi untuk mencari varises. Ulangi endoskopi secara berkala sesuai petunjuk dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Perdarahan varises yang hebat dan mengancam jiwa
- Syok hipovolemik akibat kehilangan darah
- Gagal hati atau ensefalopati hepatik (kebingungan akibat racun dalam darah)
Prospek jangka panjang
Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, risiko perdarahan varises dapat dikurangi secara signifikan. Banyak pasien dapat hidup bertahun-tahun dengan kualitas hidup yang baik. Kunci utamanya adalah kepatuhan minum obat, kontrol rutin, dan menjaga kesehatan hati.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Yayasan Hati Indonesia · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.