Hidup dengan Varises Esofagus
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Varises esofagus adalah pembuluh darah vena yang membengkak di dinding kerongkongan (esofagus), yaitu saluran yang menghubungkan mulut dan lambung. Pembengkakan ini terjadi karena tekanan darah yang tinggi di dalam pembuluh darah yang menuju ke hati, biasanya akibat penyakit hati kronis.
Fakta penting
- Varises esofagus bisa pecah dan menyebabkan perdarahan yang serius.
- Penyebab utamanya adalah sirosis hati, yaitu jaringan hati yang rusak dan mengeras.
- Dengan pengobatan teratur, risiko perdarahan bisa dikendalikan.
Cukup sering terjadi pada orang yang sudah mengalami sirosis hati. Sekitar 50 dari 100 orang dengan sirosis bisa memiliki varises esofagus.
Lebih sering menyerang orang dewasa dengan penyakit hati kronis, khususnya laki-laki, serta mereka yang minum alkohol berlebihan atau terinfeksi hepatitis B/C.
Gejala
- Muntah darah merah sebanyak apa pun.
- Buang air besar hitam lengket atau berdarah.
- Pingsan atau tidak sadarkan diri.
- Nyeri perut yang hebat atau perut tegang tidak tertahankan.
- Sulit bernapas atau napas sangat cepat.
- ⚠Gejala tanda perut membengkak dan nafsu makan menurun.
- ⚠Kulit atau mata tampak kuning.
- ⚠Demam menggigil yang tidak kunjung membaik.
- ⚠Pusing berkepanjangan atau lemas selama lebih dari satu hari.
Gejala umum
- Sering tidak menimbulkan gejala sampai varises pecah.
- Jika pecah, gejala muncul berupa muntah darah berwarna merah atau seperti ampas kopi.
- Buang air besar hitam dan lengket (melena)
- Perut membesar karena penumpukan cairan (asites)
- Pusing, lemas, kulit pucat, dan napas cepat
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin lebih rewel, menangis, atau terlihat sangat lelah.
- Muntah darah atau berak hitam.
- Perut tampak buncit karena cairan di dalamnya
Gejala pada lansia
- Gejala bisa datang lebih tiba-tiba dengan pusing hebat atau jatuh karena tekanan darah turun.
- Bingung atau linglung, terutama bila perdarahan mempengaruhi fungsi otak
- Lemah lesu tanpa sebab yang jelas
Penyebab
Penyebab utama
- Sirosis hati (jaringan hati rusak dan menjadi jaringan parut)
- Hipertensi portal (tekanan darah tinggi di vena yang mengalir dari organ pencernaan ke hati)
- Infeksi virus hepatitis B atau hepatitis C yang menahun
- Penyakit hati akibat alkohol atau perlemakan hati
Faktor risiko
- Kebiasaan minum alkohol secara berlebihan
- Infeksi hepatitis B atau C yang tidak diobati
- Obesitas, diabetes, dan kolesterol tinggi
- Riwayat keluarga dengan penyakit hati
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segala tanda perdarahan seperti muntah darah atau tinja hitam
- Perasaan pusing sangat hebat hingga kesulitan berdiri
- Perut membesar dengan cepat atau terasa penuh dan tegang
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki sirosis, jadwalkan endoskopi secara rutin sesuai anjuran dokter.
- Jika Anda mengalami perubahan nafsu makan, berat badan turun tanpa sebab, atau kulit menguning.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, tes darah untuk fungsi hati dan pembekuan, serta pemeriksaan endoskopi untuk melihat langsung kerongkongan dan lambung.
Tes yang mungkin dilakukan
- Endoskopi bagian atas (kamera lentur masuk melalui mulut)
- Tes darah untuk menilai fungsi hati dan kadar pembekuan darah
- USG perut untuk melihat aliran darah di hati
- CT scan atau MRI bila diperlukan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat endoskopi, biasanya Anda diberi obat penenang ringan, tidak perlu takut. Dokter memasukkan selang tipis yang dilengkapi kamera, dan Anda dapat pulang di hari yang sama setelah proses selesai.
Perawatan
Tujuan utama pengobatan adalah mencegah varises berdarah serta menghentikan perdarahan bila sudah terjadi. Hal ini dilakukan melalui pengendalian penyakit hati penyebabnya dan prosedur khusus pada varises.
Perawatan mandiri di rumah
- Berhenti minum alkohol dan merokok
- Makan dalam porsi kecil dan sering, pilih makanan lembut agar tidak melukai kerongkongan
- Tidak mengangkat beban berat atau mengejan terlalu keras
- Minum obat yang diresepkan dokter secara teratur
- Segera hubungi dokter bila muncul tanda perdarahan
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk menurunkan tekanan di pembuluh darah hati (misalnya obat golongan penyekat beta). Selain itu, ada prosedur endoskopi seperti mengikat varises dengan karet gelang atau menyuntikkan lem perekat untuk menutup pembuluh yang melebar. Pilihan pengobatan disesuaikan dengan kondisi Anda dan harus dilakukan oleh dokter spesialis.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika perdarahan tidak berhenti dengan prosedur endoskopi atau fungsi hati sangat buruk, dokter dapat mempertimbangkan operasi pemasangan sedotan kecil (shunt) untuk membuang tekanan berlebih (prosedur TIPS), atau bahkan transplantasi hati pada sirosis parah.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan varises esofagus membutuhkan kewaspadaan tanpa rasa takut berlebihan. Perhatikan tubuh Anda, jadwalkan kontrol rutin, dan jangan ragu menghubungi dokter saat muncul gejala yang mengganggu.
Tips gaya hidup
- Kurangi konsumsi garam untuk mencegah penumpukan cairan
- Hindari aktivitas fisik yang menyebabkan mengejan berlebihan
- Jangan mengonsumsi obat antiradang atau obat bebas tanpa berkonsultasi
- Jaga berat badan ideal dan kesehatan liver
Diet dan olahraga
Pilih makanan yang kaya serat dan mudah dicerna, seperti bubur, ikan, tahu, dan sayuran yang diolah lunak. Hindari makanan keras, pedas, atau berbumbu tajam. Olahraga ringan seperti berjalan kaki 15–30 menit sehari boleh dilakukan setelah disetujui dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengetahui adanya pembuluh darah yang berisiko pecah bisa menimbulkan kecemasan atau sedih berkepanjangan. Wajar bila merasa khawatir. Sangat dianjurkan untuk berbicara dengan keluarga, teman, atau tenaga kesehatan mental agar tidak merasa sendirian.
Pencegahan
Dalam banyak kasus, varises esofagus dapat dicegah dengan menghentikan penyebab kerusakan hati, seperti mengonsumsi alkohol, mengobati hepatitis virus, serta menjaga berat badan dan kadar gula darah.
Vaksin
Vaksinasi hepatitis B tersedia bagi semua orang dan sangat dianjurkan untuk mencegah infeksi hepatitis yang bisa merusak hati. Hepatitis C belum ada vaksinnya, namun bisa diobati.
Program skrining
Bagi orang yang sudah terdiagnosis sirosis, endoskopi berkala direkomendasikan untuk mendeteksi varises sejak dini. Diskusikan jadwal yang tepat dengan dokter Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Perdarahan varises esofagus yang parah dapat mengancam jiwa
- Anemia akibat kehilangan darah yang berlangsung lama
- Infeksi aliran darah karena bakteri masuk dari usus
- Penurunan fungsi hati hingga ensefalopati hepatik (kebingungan akibat racun yang tidak dibersihkan hati)
Prospek jangka panjang
Dengan perawatan medis yang tepat, banyak orang dengan varises esofagus hidup aktif dan tidak mengalami perdarahan selama bertahun-tahun. Kemajuan tata laksana terus berkembang, dan kepatuhan berobat adalah kunci terbesar. Tetaplah berharap dan disiplinlah sesuai nasihat dokter.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.