Otitis externa in adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Otitis eksterna adalah infeksi atau peradangan pada saluran telinga bagian luar, yaitu bagian telinga yang menghubungkan lubang telinga dengan gendang telinga. Kondisi ini sering disebut juga sebagai 'telinga perenang' karena sering terjadi akibat air yang tertinggal di telinga setelah berenang atau mandi.
Fakta penting
- Otitis eksterna biasanya hanya menyerang satu telinga.
- Jika diobati dengan benar, kondisi ini biasanya sembuh dalam 7–10 hari.
- Komplikasi serius jarang terjadi, tetapi lebih mungkin pada penderita diabetes atau sistem kekebalan tubuh lemah.
Ya, otitis eksterna adalah kondisi yang cukup umum, terutama pada orang dewasa yang sering berenang, tinggal di daerah lembap, atau sering membersihkan telinga dengan benda asing.
Kondisi ini dapat menyerang semua usia, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia 20–50 tahun. Penderita diabetes, eksim, atau psoriasis juga lebih rentan.
Gejala
- Nyeri telinga yang sangat hebat dan tidak tertahankan
- Pembengkakan yang menyebar ke wajah atau leher
- Demam tinggi menggigil
- Kesulitan membuka mulut atau menelan
- Kelemahan otot wajah (misalnya sulit tersenyum atau menutup mata)
- ⚠Nyeri telinga yang tidak kunjung membaik setelah 2–3 hari perawatan mandiri
- ⚠Keluar cairan berbau dari telinga
- ⚠Gangguan pendengaran yang memburuk
- ⚠Kemerahan yang meluas ke luar telinga
Gejala umum
- Nyeri telinga yang bertambah parah saat telinga ditarik atau ditekan
- Gatal di dalam saluran telinga
- Keluarnya cairan dari telinga, bisa bening, putih, atau kekuningan
- Telinga terasa penuh atau tersumbat
- Pendengaran berkurang sementara
- Kemerahan atau bengkak di sekitar lubang telinga
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin rewel, menarik-narik telinga, atau menangis saat telinga disentuh
- Demam ringan bisa menyertai
- Sulit tidur karena nyeri
Gejala pada lansia
- Nyeri mungkin tidak terlalu terasa, tetapi gangguan pendengaran lebih sering dikeluhkan
- Resiko komplikasi lebih tinggi, terutama pada lansia dengan diabetes
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri (paling sering) atau jamur
- Air yang tertinggal di saluran telinga setelah berenang atau mandi, menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan kuman
- Iritasi atau lecet akibat membersihkan telinga dengan cotton bud, jari, atau benda lain
Faktor risiko
- Sering berenang atau mandi di air yang tidak bersih
- Tinggal di iklim panas dan lembap
- Penggunaan alat bantu dengar atau earplug yang kotor
- Penyakit kulit seperti eksim atau psoriasis di area telinga
- Kencing manis (diabetes) atau sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Kebiasaan membersihkan telinga secara berlebihan
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri telinga hebat atau demam tinggi
- Pembengkakan yang menyebar ke wajah atau leher
- Telinga terasa sangat tersumbat hingga sulit mendengar
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri telinga ringan yang tidak membaik dalam 2–3 hari dengan perawatan mandiri
- Keluar cairan dari telinga
- Gatal di telinga yang tidak hilang
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis otitis eksterna berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik telinga menggunakan alat yang disebut otoskop. Alat ini digunakan untuk melihat saluran telinga dan gendang telinga.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan otoskopi: untuk melihat kemerahan, bengkak, atau cairan di saluran telinga
- Tes kultur cairan telinga (jarang, hanya jika infeksi tidak membaik): untuk mengetahui jenis kuman penyebab
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit, tetapi Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman saat dokter menarik telinga atau memasukkan otoskop. Dokter akan membersihkan kotoran atau cairan jika perlu. Diagnosis biasanya dapat ditegakkan dalam satu kali kunjungan.
Perawatan
Otitis eksterna biasanya diobati dengan obat tetes telinga yang diberikan oleh dokter. Selain itu, perawatan mandiri di rumah sangat penting untuk membantu penyembuhan. Jangan gunakan obat tetes telinga tanpa resep dokter karena dapat memperparah kondisi.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga telinga tetap kering saat mandi: gunakan topi mandi atau kapas yang dibasahi petroleum jelly di lubang telinga
- Hindari berenang sampai infeksi benar-benar sembuh
- Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud
- Kompres dingin di area luar telinga untuk mengurangi nyeri dan bengkak
- Konsultasikan dengan apoteker atau dokter tentang obat pereda nyeri yang aman untuk Anda
Perawatan medis
Dokter biasanya meresepkan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik (untuk infeksi bakteri) atau antijamur (untuk infeksi jamur). Kadang ditambahkan obat antiradang untuk mengurangi bengkak dan nyeri. Obat tetes harus digunakan sesuai petunjuk, biasanya 3–4 kali sehari selama 7–10 hari. Jika saluran telinga sangat bengkak, dokter mungkin memasang sumbu kecil (wick) agar obat tetes bisa masuk. Pada kasus yang lebih parah, dokter bisa memberikan obat minum atau suntikan. Jangan pernah menggunakan obat tetes yang bukan diresepkan untuk Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan. Hanya jika infeksi menyebar ke tulang tengkorak (osteomielitis) atau jika terdapat abses yang tidak bisa dikeringkan dengan cara lain. Ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes atau gangguan kekebalan.
Hidup dengan kondisi ini
Selama pengobatan, Anda mungkin perlu sedikit menyesuaikan aktivitas. Hindari air masuk ke telinga saat mandi dan jangan berenang. Anda tetap bisa bekerja dan beraktivitas seperti biasa asal tidak terlalu melelahkan. Jika pendengaran terganggu, bicaralah dengan dokter tentang langkah-langkah yang aman.
Tips gaya hidup
- Keringkan telinga setelah mandi atau berenang dengan handuk bersih, jangan digosok
- Gunakan pelindung telinga saat berenang setelah sembuh
- Jangan membersihkan telinga dengan benda tajam atau cotton bud
- Jika menggunakan alat bantu dengar, bersihkan sesuai petunjuk dan lepaskan saat tidur
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Tetap makan makanan bergizi seimbang untuk membantu pemulihan. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan asal tidak menyebabkan keringat berlebih di area telinga. Jika Anda berenang, tunggu sampai dokter mengatakan sudah aman.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Rasa nyeri dan gangguan pendengaran sementara bisa membuat Anda frustrasi atau cemas. Ingatlah bahwa kondisi ini bersifat sementara. Jika perasaan cemas atau sedih berlangsung lama, bicarakan dengan dokter atau konselor.
Pencegahan
Sebagian besar kasus otitis eksterna dapat dicegah dengan menjaga telinga tetap kering dan tidak memasukkan benda asing. Setelah berenang atau mandi, miringkan kepala untuk mengeluarkan air, lalu keringkan lubang telinga dengan handuk lembut.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah otitis eksterna. Vaksinasi rutin seperti pneumonia dan influenza dapat membantu mencegah infeksi lain yang bisa memicu komplikasi.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin. Jika Anda sering mengalami otitis eksterna berulang, konsultasikan dengan dokter untuk mencari faktor risiko yang mendasari.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke jaringan sekitar telinga (selulitis)
- Penyempitan atau penyumbatan saluran telinga permanen (stenosis)
- Infeksi tulang tengkorak (osteomielitis) – disebut otitis eksterna maligna, terutama pada penderita diabetes
- Kerusakan tulang rawan telinga (kondritis)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, otitis eksterna pada orang dewasa biasanya sembuh total dalam 1–2 minggu tanpa masalah jangka panjang. Komplikasi serius sangat jarang, terutama jika Anda sehat dan segera mencari pertolongan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan lain, seperti diabetes, pengobatan yang cepat dan tepat sangat penting untuk hasil yang baik.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- Mayo Clinic (informasi umum otitis eksterna) ↗
- PubMed Health (informasi dari National Library of Medicine AS) ↗
Organisasi lokal
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.