Otitis externa in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Otitis eksterna adalah infeksi atau peradangan pada saluran telinga bagian luar, yaitu saluran yang menghubungkan daun telinga ke gendang telinga. Kondisi ini sering disebut 'telinga perenang' karena sering terjadi pada perenang, tetapi juga bisa menyerang siapa saja, termasuk lansia.
Fakta penting
- Otitis eksterna biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur yang masuk ke saluran telinga yang lembap.
- Pada lansia, kondisi ini bisa lebih sering terjadi karena kulit saluran telinga yang menipis dan kering.
- Penanganan dini sangat penting untuk mencegah penyebaran infeksi ke jaringan yang lebih dalam.
Ya, otitis eksterna cukup umum terjadi pada semua usia, termasuk lansia. Pada lansia, faktor seperti penggunaan alat bantu dengar, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang menurun dapat meningkatkan risikonya.
Otitis eksterna dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang yang sering berenang, memiliki kulit sensitif, atau menggunakan alat bantu dengar. Lansia dengan kondisi diabetes atau kulit kering juga lebih rentan.
Gejala
- Pembengkakan parah di sekitar telinga hingga menutupi saluran telinga.
- Nyeri hebat yang tidak tertahankan.
- Demam tinggi disertai menggigil.
- Keluar nanah atau darah dari telinga.
- Wajah terasa lumpuh atau sulit menggerakkan otot wajah.
- ⚠Nyeri telinga yang tidak membaik setelah 2 hari perawatan sendiri.
- ⚠Keluar cairan dari telinga yang semakin banyak.
- ⚠Pendengaran menurun drastis.
- ⚠Telinga terasa penuh atau seperti ada benda asing.
Gejala umum
- Nyeri pada telinga yang bertambah parah saat daun telinga ditarik atau ditekan.
- Gatal di dalam saluran telinga.
- Keluarnya cairan dari telinga yang bisa bening, kuning, atau berbau.
- Pendengaran terasa berkurang atau seperti tersumbat.
Gejala pada lansia
- Nyeri telinga yang mungkin tidak terasa sekuat pada usia muda, tetapi disertai rasa tidak nyaman yang mengganggu.
- Kulit di sekitar telinga terasa lebih kering dan mudah mengelupas.
- Peningkatan risiko infeksi jamur karena kulit yang lebih tipis.
- Kesulitan menggunakan alat bantu dengar karena iritasi atau nyeri.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri (misalnya Pseudomonas aeruginosa atau Staphylococcus aureus).
- Infeksi jamur (misalnya Candida atau Aspergillus).
- Iritasi karena terlalu sering membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda lain.
- Air yang tertinggal di saluran telinga setelah berenang atau mandi.
Faktor risiko
- Sering berenang atau terpapar air.
- Memiliki alergi kulit (eksem, dermatitis).
- Menggunakan alat bantu dengar yang tidak bersih atau tidak pas.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya karena diabetes atau kemoterapi).
- Kulit saluran telinga yang kering dan tipis karena penuaan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri telinga hebat yang mengganggu tidur atau aktivitas.
- Pembengkakan di sekitar telinga hingga saluran telinga tertutup.
- Demam tinggi.
- Keluar darah atau nanah dari telinga.
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri telinga ringan yang tidak kunjung membaik setelah 2 hari perawatan sendiri.
- Gatal atau rasa penuh di telinga yang menetap.
- Pendengaran terasa kurang.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan, lalu memeriksa telinga menggunakan alat yang disebut otoskop untuk melihat saluran telinga dan gendang telinga.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan telinga dengan otoskop untuk melihat kemerahan, bengkak, atau cairan.
- Jika infeksi parah atau tidak membaik, dokter mungkin mengambil sampel cairan dari telinga untuk diperiksa di laboratorium (kultur).
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk sedikit memiringkan kepala agar saluran telinga terlihat jelas. Jika ada kotoran atau cairan yang menghalangi, dokter akan membersihkannya dengan lembut.
Perawatan
Penanganan otitis eksterna bertujuan mengurangi peradangan, mengatasi infeksi, dan menjaga telinga tetap kering. Sebagian besar kasus dapat ditangani dengan obat tetes telinga dan perawatan di rumah.
Perawatan mandiri di rumah
- Jangan memasukkan apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud atau jarum.
- Jaga telinga tetap kering. Saat mandi, gunakan topi mandi atau sumbat telinga yang lembut.
- Kompres hangat di sekitar telinga dapat membantu mengurangi nyeri.
- Hindari berenang sampai infeksi benar-benar sembuh.
Perawatan medis
Dokter biasanya akan meresepkan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik atau antijamur, tergantung penyebab infeksi. Kadang-kadang ditambahkan obat tetes yang mengandung kortikosteroid untuk mengurangi peradangan. Obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas (seperti parasetamol) dapat digunakan sesuai petunjuk. Pastikan untuk menghabiskan obat sesuai anjuran dokter, meskipun gejala sudah membaik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, hanya jika infeksi menyebar ke tulang di sekitar telinga (osteomielitis) atau jika terbentuk abses yang perlu dikeringkan.
Hidup dengan kondisi ini
Selama pengobatan, hindari air masuk ke telinga. Anda bisa menggunakan sumbat telinga khusus saat mandi. Jika menggunakan alat bantu dengar, bersihkan secara rutin dan lepaskan saat tidur untuk memberi kulit waktu bernapas.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan alat bantu dengar dengan membersihkannya sesuai petunjuk.
- Keringkan telinga setelah mandi dengan handuk bersih secara perlahan.
- Hindari mengorek telinga dengan benda tajam atau cotton bud.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus, namun menjaga asupan nutrisi seimbang dapat membantu sistem kekebalan tubuh. Olahraga ringan tetap diperbolehkan, tetapi hindari aktivitas yang membuat telinga basah atau berkeringat banyak.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri telinga yang terus-menerus dapat membuat Anda merasa frustrasi atau cemas. Jangan ragu untuk membicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau dokter. Ingatlah bahwa kondisi ini bersifat sementara dan bisa diobati.
Pencegahan
Sebagian besar kasus otitis eksterna dapat dicegah dengan menjaga telinga tetap kering dan tidak mengorek telinga. Pada lansia, perawatan alat bantu dengar yang baik juga penting.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke jaringan di sekitar telinga (selulitis).
- Penyempitan atau penyumbatan permanen saluran telinga.
- Infeksi tulang di sekitar telinga (osteomielitis) yang lebih serius.
- Gangguan pendengaran sementara atau permanen jika infeksi parah.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar kasus otitis eksterna sembuh dalam waktu 7–10 hari. Lansia mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi prognosisnya tetap baik. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter jika gejala tidak membaik.
Cari dukungan
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.