Otitis media in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Otitis media adalah infeksi atau peradangan pada telinga bagian tengah, yaitu ruang di belakang gendang telinga. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak, tetapi juga bisa menyerang orang dewasa yang lebih tua.
Fakta penting
- Infeksi telinga tengah bisa disebabkan oleh virus atau bakteri.
- Pada lansia, gejala mungkin tidak khas dan sering terlewatkan.
- Penanganan dini dapat mencegah komplikasi seperti gangguan pendengaran.
Meskipun lebih sering pada anak-anak, otitis media pada lansia cukup umum terjadi, terutama pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau masalah pendengaran sebelumnya.
Otitis media dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih berisiko pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, perokok, penderita diabetes, dan mereka yang memiliki saluran eustachius yang tidak berfungsi dengan baik.
Gejala
- Cairan nanah atau darah keluar dari telinga
- Nyeri hebat yang tiba-tiba
- Demam sangat tinggi (di atas 39°C)
- Kelemahan otot wajah
- Kejang atau penurunan kesadaran
- ⚠Nyeri telinga yang tidak membaik setelah 2-3 hari
- ⚠Pendengaran menurun drastis
- ⚠Pusing berat yang mengganggu aktivitas
- ⚠Cairan dari telinga yang tidak kunjung berhenti
- ⚠Telinga terasa penuh dan tidak nyaman
Gejala umum
- Nyeri telinga
- Rasa penuh atau tersumbat di telinga
- Gangguan pendengaran sementara
- Demam ringan
- Keluarnya cairan dari telinga
Gejala pada anak-anak
- Anak sering menarik-narik telinga
- Rewel dan menangis lebih dari biasa
- Susah tidur
- Demam tinggi
- Muntah atau diare
Gejala pada lansia
- Nyeri telinga mungkin ringan atau tidak terasa
- Pusing atau vertigo
- Gangguan keseimbangan
- Pendengaran menurun secara bertahap
- Kebingungan atau perubahan perilaku
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus atau bakteri yang menyebar dari saluran pernapasan atas (pilek, flu) ke telinga tengah.
- Disfungsi saluran eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan, sehingga cairan tidak bisa mengalir keluar.
Faktor risiko
- Usia di atas 65 tahun
- Sistem kekebalan tubuh lemah (misalnya karena diabetes, kemoterapi)
- Merokok atau terpapar asap rokok
- Infeksi saluran pernapasan atas berulang
- Alergi kronis
- Penggunaan alat bantu dengar yang tidak bersih
- Riwayat operasi telinga atau tuba eustachius
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri telinga hebat atau tiba-tiba
- Cairan bernanah atau berdarah dari telinga
- Demam tinggi yang tidak turun
- Pusing berat atau kehilangan keseimbangan
- Perubahan pendengaran mendadak
- Kelemahan otot wajah
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri telinga ringan yang berlangsung lebih dari 2 hari
- Rasa penuh di telinga yang tidak kunjung hilang
- Pendengaran terasa berkurang perlahan
- Keluar cairan dari telinga tanpa rasa sakit
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gejala, kemudian memeriksa telinga menggunakan alat yang disebut otoskop untuk melihat gendang telinga.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi: pemeriksaan telinga dengan alat khusus untuk melihat tanda peradangan seperti kemerahan, pembengkakan, atau cairan di belakang gendang telinga.
- Tes pendengaran (audiometri) untuk mengetahui apakah ada gangguan pendengaran.
- Timpanometri: menguji pergerakan gendang telinga untuk menilai ada tidaknya cairan di telinga tengah.
- Jika perlu, dokter dapat mengambil sampel cairan dari telinga untuk diperiksa di laboratorium.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan telinga biasanya tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman. Dokter akan menjelaskan hasilnya dan langkah selanjutnya. Jika ada cairan, dokter mungkin akan membersihkan telinga dengan hati-hati.
Perawatan
Penanganan otitis media tergantung pada penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan penderita. Tujuan utama adalah mengatasi infeksi, mengurangi nyeri, dan mencegah komplikasi.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup agar tubuh bisa melawan infeksi.
- Kompres hangat pada telinga yang sakit untuk mengurangi nyeri.
- Banyak minum air putih untuk menjaga hidrasi.
- Hindari memasukkan benda apa pun ke telinga, termasuk kapas pembersih.
- Tidur dengan kepala sedikit lebih tinggi untuk membantu drainase cairan.
Perawatan medis
Jika infeksi disebabkan oleh bakteri, dokter mungkin meresepkan antibiotik. Untuk nyeri, dokter dapat menyarankan obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen, sesuai dosis yang dianjurkan. Jika ada cairan yang menumpuk, dokter bisa melakukan prosedur kecil untuk mengeluarkannya. Selalu ikuti petunjuk dokter dan jangan menghentikan obat sebelum waktunya.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kasus yang parah atau berulang, dokter mungkin merekomendasikan operasi kecil untuk memasang pipa kecil di gendang telinga (tabung timpanostomi) guna mengalirkan cairan dan mencegah infeksi berulang.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah infeksi sembuh, Anda mungkin masih merasakan sedikit gangguan pendengaran atau rasa penuh di telinga. Ini biasanya membaik dalam beberapa minggu. Hindari berenang atau menyelam sampai dokter mengatakan telinga Anda sudah benar-benar sehat.
Tips gaya hidup
- Jangan merokok dan hindari asap rokok.
- Cuci tangan secara teratur untuk mengurangi risiko infeksi.
- Gunakan pelindung telinga saat berenang atau mandi jika dianjurkan dokter.
- Periksakan telinga secara rutin, terutama jika Anda menggunakan alat bantu dengar.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh. Olahraga ringan seperti jalan kaki dapat membantu menjaga sirkulasi dan kesehatan secara umum, namun hindari aktivitas yang membuat kepala menunduk terlalu lama.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Gangguan pendengaran sementara atau nyeri telinga bisa membuat Anda merasa frustrasi atau cemas. Jika Anda merasa kesulitan berkomunikasi, beri tahu keluarga atau teman agar mereka bisa membantu. Jangan ragu untuk membicarakan perasaan Anda dengan dokter atau konselor.
Pencegahan
Tidak semua kasus otitis media bisa dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kesehatan telinga dan sistem kekebalan tubuh.
Vaksin
Vaksinasi, seperti vaksin influenza dan vaksin pneumokokus, dapat membantu mencegah infeksi yang dapat menyebabkan otitis media. Diskusikan dengan dokter Anda tentang vaksin yang dianjurkan untuk lansia, sesuai dengan jadwal imunisasi dari Kementerian Kesehatan RI.
Program skrining
Pemeriksaan pendengaran secara rutin pada lansia dapat membantu mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini, termasuk yang disebabkan oleh infeksi telinga. Tanyakan kepada dokter apakah Anda perlu menjalani skrining pendengaran.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan pendengaran permanen
- Infeksi menyebar ke tulang di belakang telinga (mastoiditis)
- Kelumpuhan saraf wajah (Bell's palsy)
- Abses di dalam atau di sekitar otak (jarang terjadi)
- Meningitis (radang selaput otak)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, sebagian besar orang dewasa yang lebih tua pulih sepenuhnya dari otitis media tanpa masalah jangka panjang. Jika ada gangguan pendengaran, biasanya bersifat sementara dan membaik dalam beberapa minggu. Meskipun komplikasi serius jarang terjadi, penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika gejala tidak membaik. Dengan perawatan yang baik, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.