Peripheral arterial disease overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Penyakit arteri perifer (PAD) adalah kondisi di mana pembuluh darah di luar jantung dan otak, terutama di kaki, menyempit atau tersumbat akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan zat lain). Ini menyebabkan aliran darah ke kaki berkurang, sehingga jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi. PAD mirip dengan penyakit jantung koroner, tapi terjadi di arteri kaki.
Fakta penting
- PAD sering tidak menimbulkan gejala di tahap awal, namun bisa menyebabkan nyeri saat berjalan.
- Merokok adalah faktor risiko terkuat untuk PAD.
- PAD meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke karena penyakit aterosklerosis yang mendasarinya.
- Dengan pengobatan yang tepat, gejala dapat dikendalikan dan risiko komplikasi berkurang.
PAD cukup umum, terutama pada orang berusia di atas 50 tahun. Diperkirakan sekitar 8-12% populasi dewasa di dunia mengalaminya, dan angkanya lebih tinggi pada perokok serta penderita diabetes.
PAD lebih sering menyerang pria, tetapi wanita juga berisiko. Faktor risiko utama termasuk usia di atas 50 tahun, perokok, penderita diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas. Seseorang dengan riwayat penyakit jantung atau stroke juga lebih berisiko.
Gejala
- Nyeri kaki hebat secara tiba-tiba, dingin, pucat, dan tidak teraba denyut nadi (tanda sumbatan akut) – segera cari pertolongan di IGD.
- Luka atau borok di kaki yang memburuk cepat, mengeluarkan nanah, atau disertai demam tinggi.
- ⚠Nyeri kaki saat istirahat yang tidak hilang dengan istirahat atau obat pereda nyeri.
- ⚠Luka di kaki yang tidak kunjung sembuh setelah 2 minggu perawatan dasar.
- ⚠Perubahan warna kulit kaki menjadi hitam atau biru kehitaman.
Gejala umum
- Nyeri, kram, atau rasa berat di otot kaki (biasanya betis) saat berjalan atau naik tangga, yang hilang setelah istirahat (disebut klaudikasio intermiten).
- Kaki terasa dingin atau mati rasa.
- Perubahan warna kulit kaki menjadi pucat atau kebiruan.
- Luka atau borok di kaki yang lambat sembuh.
- Pertumbuhan rambut di kaki menipis, kuku menebal, dan kulit mengkilap.
Gejala pada anak-anak
- PAD jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada, bisa disebabkan oleh kelainan bawaan seperti koarktasio aorta atau penyakit radang pembuluh darah (vaskulitis). Gejalanya bisa berupa kaki terasa dingin, denyut nadi kaki lemah, atau perbedaan tekanan darah antara lengan dan kaki.
Gejala pada lansia
- Nyeri atau kram di paha dan bokong saat berjalan (karena sumbatan di arteri panggul).
- Luka di kaki yang sulit sembuh karena aliran darah buruk.
- Nyeri di kaki bahkan saat istirahat (terutama malam hari), pertanda PAD sudah parah.
- Kelemahan atau kesemutan di kaki.
Penyebab
Penyebab utama
- Aterosklerosis – penumpukan plak (lemak, kolesterol, kalsium) di dinding arteri yang menyebabkan penyempitan dan kekakuan pembuluh darah.
- Radang pembuluh darah (vaskulitis) – jarang, tapi bisa menyebabkan penyempitan akibat peradangan.
- Bekuan darah (emboli) yang tersangkut di arteri kaki dari sumber lain (misalnya jantung).
Faktor risiko
- Merokok atau mengunyah tembakau.
- Diabetes mellitus.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi).
- Kolesterol tinggi (dislipidemia).
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
- Usia di atas 50 tahun (risiko meningkat seiring usia).
- Riwayat keluarga dengan aterosklerosis atau PAD.
- Penyakit ginjal kronis.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri kaki parah saat istirahat atau di malam hari.
- Luka yang tidak sembuh, terutama jika ada tanda infeksi (merah, bengkak, hangat, nanah).
- Kaki tiba-tiba dingin, pucat, dan tidak terasa denyut nadi.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda mengalami nyeri atau kram di kaki saat berjalan yang hilang dengan istirahat.
- Jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, perokok, atau usia di atas 50 tahun, sebaiknya diskusikan dengan dokter meski belum ada gejala.
- Perubahan pada kaki seperti pertumbuhan rambut menipis, kuku tebal, atau warna kulit pucat.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan fisik termasuk meraba denyut nadi di kaki, mendengar aliran darah dengan stetoskop, dan mengukur tekanan darah di pergelangan kaki serta lengan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Ankle-Brachial Index (ABI) – membandingkan tekanan darah di pergelangan kaki dengan lengan. Nilai kurang dari 0,90 menunjukkan PAD.
- Ultrasonografi Doppler – melihat aliran darah dan letak sumbatan.
- Angiografi (CT angiografi atau MR angiografi) – pencitraan detail pembuluh darah dengan kontras.
- Tes treadmill – untuk melihat seberapa jauh Anda bisa berjalan sebelum nyeri timbul.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya dimulai di puskesmas atau klinik dokter umum. Jika dicurigai PAD, Anda mungkin dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam, jantung, atau bedah vaskular. Pemeriksaan tidak invasif seperti ABI dan USG tidak menimbulkan nyeri.
Perawatan
Tujuan pengobatan PAD adalah mengurangi gejala, memperbaiki kemampuan berjalan, dan mencegah perkembangan penyakit serta komplikasi seperti serangan jantung, stroke, atau amputasi. Pengobatan meliputi perubahan gaya hidup, obat-obatan, dan dalam kasus tertentu, prosedur pembedahan.
Perawatan mandiri di rumah
- Berhenti merokok – langkah paling penting untuk memperlambat perburukan PAD.
- Berjalan secara teratur (misalnya 30-60 menit per hari, istirahat jika nyeri) untuk melatih pembuluh darah kolateral.
- Merawat kaki setiap hari – periksa luka, lecet, atau infeksi, dan gunakan pelembab untuk mencegah kulit kering.
- Mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dengan pola makan sehat.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat untuk mengatasi nyeri, memperbaiki aliran darah, mencegah penggumpalan darah, dan mengontrol faktor risiko seperti tekanan darah dan kolesterol. Pengobatan hanya boleh sesuai resep dokter. Jangan menggunakan obat tanpa konsultasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika gejala tidak membaik dengan pengobatan dan olahraga, atau jika ada luka tidak sembuh dan risiko amputasi, dokter dapat merekomendasikan tindakan seperti angioplasti (memasang balon untuk membuka sumbatan) atau operasi bypass (membuat jalur baru untuk darah). Keputusan dilakukan bersama dokter spesialis.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan PAD membutuhkan perhatian ekstra pada kesehatan kaki dan pembuluh darah. Anda perlu rutin berjalan sesuai kemampuan, memeriksa kaki setiap hari, dan menghindari posisi yang menekan pembuluh darah (misalnya duduk bersila). Ikuti jadwal kontrol ke dokter.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok sama sekali – dapatkan bantuan dari dokter atau layanan berhenti merokok.
- Konsumsi makanan rendah lemak jenuh, garam, dan gula; perbanyak sayur, buah, dan biji-bijian.
- Pertahankan berat badan ideal.
- Olahraga teratur seperti berjalan, berenang, atau bersepeda, sesuai anjuran dokter.
- Hindari duduk atau berdiri terlalu lama; jika harus duduk lama, lakukan peregangan kaki sesekali.
Diet dan olahraga
Pola makan yang baik untuk jantung juga baik untuk arteri kaki. Kurangi makanan berlemak dan bergula, pilih protein tanpa lemak seperti ikan dan ayam tanpa kulit. Olahraga berjalan setiap hari sangat dianjurkan – berjalan sampai nyeri muncul, lalu istirahat, lalu lanjutkan lagi. Ini membantu membentuk jalur darah baru. Tanyakan pada dokter program latihan yang aman untuk Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kronis dan keterbatasan bergerak bisa menimbulkan perasaan frustrasi, cemas, atau depresi. Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter atau konselor tentang perasaan Anda. Bergabung dengan kelompok dukungan juga bisa membantu.
Pencegahan
PAD dapat dicegah atau diperlambat dengan mengelola faktor risikonya. Langkah utama adalah tidak merokok, menjaga tekanan darah dan kolesterol normal, mengontrol gula darah (jika diabetes), berolahraga teratur, dan menjaga pola makan sehat. Pencegahan primer penting sejak usia muda.
Program skrining
Skrining PAD tidak rutin dilakukan pada populasi umum, tetapi mungkin disarankan pada orang dengan risiko tinggi seperti perokok berusia di atas 50 tahun, penderita diabetes, atau mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Diskusikan dengan dokter apakah Anda perlu skrining.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Luka atau borok di kaki yang tak kunjung sembuh, bisa berujung infeksi berat dan gangren (jaringan mati).
- Klaudikasio yang memburuk hingga tidak mampu berjalan.
- Nyeri kaki saat istirahat yang mengganggu tidur.
- Penyakit jantung koroner atau stroke karena aterosklerosis menyebar.
- Amputasi pada kasus yang sangat parah.
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat – terutama berhenti merokok, olahraga, dan pengobatan – sebagian besar penderita PAD dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik dan mencegah perburukan. Deteksi dini dan kepatuhan pada terapi sangat menentukan hasil jangka panjang. Meskipun PAD tidak bisa sembuh total, perjalanannya bisa dikelola dengan baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.