Pharyngitis in pregnancy
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Faringitis adalah peradangan pada tenggorokan (faring) yang menyebabkan sakit saat menelan. Pada ibu hamil, kondisi ini perlu ditangani dengan hati-hati agar tidak membahayakan ibu dan janin.
Fakta penting
- Faringitis pada kehamilan paling sering disebabkan oleh infeksi virus.
- Infeksi bakteri Streptococcus juga bisa terjadi dan memerlukan antibiotik yang aman untuk kehamilan.
- Pengobatan harus selalu dengan resep dokter karena tidak semua obat boleh diminum saat hamil.
Cukup umum terjadi selama kehamilan karena perubahan sistem kekebalan tubuh yang membuat ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi.
Ibu hamil di semua trimester, terutama yang sering kelelahan, kurang tidur, atau memiliki daya tahan tubuh rendah.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau napas terasa berat
- Demam sangat tinggi (di atas 39°C)
- Tidak bisa menelan air liur sendiri
- Leher bengkak parah hingga sulit digerakkan
- ⚠Nyeri tenggorokan hebat sampai tidak bisa makan atau minum
- ⚠Demam tinggi lebih dari 2 hari
- ⚠Keluar nanah atau bintik putih di amandel
- ⚠Tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil
Gejala umum
- Sakit tenggorokan terutama saat menelan
- Amandel merah dan bengkak
- Demam ringan hingga sedang
- Suara serak atau parau
- Nyeri saat berbicara
Gejala pada anak-anak
- Tidak berlaku untuk faringitis pada kehamilan karena kondisi ini hanya terjadi pada ibu hamil.
Gejala pada lansia
- Tidak ada gejala khusus pada usia lanjut karena faringitis pada kehamilan tidak berhubungan dengan usia ibu.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (paling sering, misalnya virus flu atau COVID-19)
- Infeksi bakteri Streptococcus grup A (radang tenggorokan)
- Iritasi karena asap rokok, polusi, atau udara kering
- Alergi terhadap debu atau serbuk sari
Faktor risiko
- Kelelahan dan kurang tidur
- Stres berlebihan
- Kontak dekat dengan orang yang sedang sakit tenggorokan
- Perubahan hormon selama kehamilan yang memengaruhi kekebalan tubuh
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Kesulitan bernapas atau menelan
- Demam tinggi yang tidak turun
- Nyeri tenggorokan yang sangat parah
- Tidak bisa minum atau makan sama sekali
Buat janji temu rutin jika:
- Sakit tenggorokan ringan yang tidak membaik setelah 2-3 hari
- Demam ringan yang menetap
- Ingin memastikan apakah perlu antibiotik atau tidak
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, memeriksa tenggorokan dengan senter, dan mungkin melakukan tes usap tenggorokan untuk mengetahui penyebabnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes usap tenggorokan (rapid strep test) untuk deteksi cepat bakteri Streptococcus
- Kultur tenggorokan jika hasil rapid test negatif tapi gejala mengarah ke bakteri
- Pemeriksaan darah untuk melihat tanda infeksi jika diperlukan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan berlangsung singkat. Tes usap mungkin terasa sedikit tidak nyaman tetapi tidak sakit. Hasil rapid test bisa diketahui dalam 10-15 menit, sedangkan kultur membutuhkan 1-2 hari.
Perawatan
Pengobatan faringitis pada kehamilan disesuaikan dengan penyebab dan trimester kehamilan. Tujuannya meredakan gejala tanpa membahayakan janin. Jangan minum obat apa pun tanpa resep dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup agar tubuh pulih
- Minum air hangat atau teh herbal seperti jahe atau madu (madu aman dalam jumlah wajar)
- Berkumur dengan air garam hangat (setengah sendok teh garam dalam segelas air) beberapa kali sehari
- Makan makanan lunak dan hangat seperti sup, bubur, atau pisang
- Gunakan pelembap udara (humidifier) untuk menjaga kelembapan tenggorokan
- Hindari makanan pedas, asam, atau keras yang bisa mengiritasi tenggorokan
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri yang aman untuk kehamilan, seperti parasetamol dosis rendah, untuk menurunkan demam dan nyeri. Jika terbukti infeksi bakteri, dokter akan memberikan antibiotik yang aman untuk ibu dan janin, misalnya golongan penisilin atau sefalosporin. Jangan pernah memaksakan antibiotik tanpa resep karena tidak efektif untuk virus dan berisiko bagi kehamilan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan operasi untuk faringitis pada kehamilan.
Hidup dengan kondisi ini
Selama sakit, prioritaskan istirahat. Minum cairan hangat secara teratur dan makan dalam porsi kecil namun sering. Jika harus bekerja, kurangi aktivitas dan hindari berbicara terlalu banyak.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun secara rutin untuk mencegah penularan
- Gunakan masker jika berada di tempat umum untuk melindungi diri dan orang lain
- Hindari berbagi alat makan atau minum dengan orang lain
- Jaga kebersihan rumah dan ventilasi udara
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh. Hindari olahraga berat saat gejala masih ada; cukup lakukan peregangan ringan atau jalan santai setelah kondisi membaik.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Rasa sakit dan khawatir akan kesehatan janin bisa menimbulkan stres atau cemas. Ingatlah bahwa faringitis umumnya ringan dan bisa diatasi. Bicarakan perasaan Anda dengan pasangan, keluarga, atau tenaga kesehatan. Jika merasa sangat tertekan, jangan ragu mencari dukungan psikologis.
Pencegahan
Tidak dapat dicegah sepenuhnya, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga pola hidup sehat dan kebersihan.
Vaksin
Vaksinasi influenza dan vaksin lain yang dianjurkan selama kehamilan (sesuai jadwal dari Kemenkes) dapat membantu mencegah infeksi virus yang memicu faringitis. Konsultasikan dengan dokter sebelum vaksinasi.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk faringitis pada kehamilan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bakteri Streptococcus yang tidak diobati dapat menyebabkan demam rematik yang menyerang jantung atau radang ginjal
- Dehidrasi akibat kesulitan minum
- Infeksi menyebar ke jaringan sekitar tenggorokan (abses peritonsiler)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan tepat waktu, faringitis pada kehamilan biasanya sembuh total tanpa dampak negatif pada janin. Ibu hamil disarankan untuk tetap tenang dan mengikuti anjuran dokter agar pemulihan berjalan lancar.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Puskesmas terdekat · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.