Radang Selaput Paru (Pleurisy) pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pleurisy adalah peradangan pada pleura, yaitu selaput tipis yang membungkus paru-paru dan dinding dalam dada. Saat terjadi peradangan, kedua lapisan selaput ini bergesekan setiap kali anak bernapas, sehingga menimbulkan nyeri dada yang tajam, terutama saat menarik napas, batuk, atau bersin. Pada anak, pleurisy sering muncul bersama atau setelah infeksi paru atau saluran napas.
Fakta penting
- Gejala paling khas adalah nyeri dada yang bertambah saat bernapas dalam atau batuk.
- Pleurisy pada anak biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
- Dengan perawatan yang tepat, sebagian besar anak bisa pulih sepenuhnya.
Pleurisy pada anak tergolong jarang, tetapi bisa terjadi, terutama sebagai komplikasi dari pneumonia atau infeksi saluran pernapasan. Banyak kasus pada anak ringan dan membaik setelah infeksinya teratasi.
Pleurisy dapat menyerang anak di segala usia, termasuk bayi dan balita. Risiko lebih tinggi pada anak dengan daya tahan tubuh lemah, anak yang mengalami pneumonia, atau anak yang baru sembuh dari infeksi saluran napas.
Gejala
- Kesulitan bernapas berat, seperti napas sangat cepat, cuping hidung mengembang, atau otot leher tertarik saat bernapas
- Bibir, wajah, atau kulit tampak kebiruan atau pucat
- Anak tampak sangat lesu, sulit dibangunkan, atau tidak sadar
- Nyeri dada hebat hingga anak menangis keras dan tidak bisa tenang
- Demam sangat tinggi disertai anak kejang atau penurunan kesadaran
- ⚠Demam disertai nyeri dada yang membuat anak tidak mau bermain atau bergerak
- ⚠Batuk yang semakin parah atau mengganggu tidur
- ⚠Napas terdengar berat atau anak cepat lelah saat bermain ringan
- ⚠Anak menolak makan dan minum lebih dari setengah hari
Gejala umum
- Nyeri dada yang tajam, memburuk saat menarik napas, batuk, atau bersin
- Sesak napas atau napas menjadi cepat dan dangkal
- Batuk kering
- Demam
- Merasa sangat lelah dan tidak enak badan
Gejala pada anak-anak
- Menangis atau rewel saat bernapas
- Menahan napas karena nyeri
- Tidak mau berbaring, lebih nyaman duduk atau membungkuk
- Kehilangan nafsu makan
- Pada anak kecil, nyeri kadang terasa di perut, bukan di dada
Gejala pada lansia
- Pada remaja dan orang dewasa, nyeri tajam di dada lebih mudah dirasakan dan dijelaskan
- Lansia mungkin mengalami kebingungan, mengantuk, atau sesak napas yang tidak terlalu mencolok
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti virus flu atau virus saluran napas lainnya
- Infeksi bakteri, misalnya sebagai komplikasi pneumonia
- Cedera atau benturan pada dada
- Penyakit lain, seperti tuberkulosis (TB) atau penyakit autoimun (misalnya lupus)
Faktor risiko
- Baru menderita pneumonia atau infeksi saluran napas
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Paparan asap rokok atau polusi udara
- Riwayat tuberkulosis atau terpapar TB
- Riwayat cedera dada
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam tinggi selama lebih dari dua hari disertai nyeri dada
- Batuk atau sesak napas yang semakin memburuk
- Nyeri dada yang membuat anak tidak bisa tidur atau bermain
- Anak tidak mau minum atau makan, sehingga berisiko dehidrasi
Buat janji temu rutin jika:
- Batuk ringan yang disertai nyeri dada hilang timbul setelah infeksi
- Anak sudah pernah diperiksa dan dokter menjadwalkan kontrol untuk memantau kesembuhan
- Orang tua ingin memastikan kondisi anak secara keseluruhan setelah infeksi paru
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan anak, mendengarkan bunyi napas dengan stetoskop, serta memeriksa tanda-tanda peradangan. Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti rontgen dada atau tes darah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dan auskultasi (mendengarkan bunyi napas dengan stetoskop)
- Rontgen dada untuk melihat kondisi paru dan selaput pleura
- Tes darah untuk mendeteksi tanda infeksi atau peradangan
- USG dada untuk memeriksa penumpukan cairan di sekitar paru-paru
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan umumnya tidak menyakitkan. Dokter akan meminta anak duduk atau berbaring agar napasnya bisa didengarkan dengan jelas. Bila ditemukan cairan di rongga pleura, dokter akan menjelaskan perlunya pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut, dan anak mungkin dirujuk ke dokter spesialis anak atau spesialis paru.
Perawatan
Penanganan pleurisy bergantung pada penyebabnya. Jika karena infeksi virus, tubuh biasanya bisa sembuh sendiri dengan istirahat dan perawatan suportif. Jika karena infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai untuk anak. Tujuan utama pengobatan adalah mengatasi infeksi, meredakan nyeri, serta menjaga pernapasan anak tetap nyaman.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan anak beristirahat cukup, terutama saat masih demam
- Beri minum hangat seperti air putih atau sup hangat agar anak tetap terhidrasi
- Bantu anak menemukan posisi yang nyaman untuk bernapas, misalnya duduk sedikit bersandar
- Hindari asap rokok dan polusi udara di sekitar anak
- Gunakan kompres hangat di dada hanya jika diizinkan dokter dan anak merasa nyaman
Perawatan medis
Pengobatan hanya boleh diberikan oleh dokter berdasarkan penyebab yang pasti. Jika infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik dengan dosis yang aman untuk usia dan berat badan anak. Untuk meredakan nyeri dan demam, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri yang biasa digunakan untuk anak. Terapi tambahan seperti obat pengencer dahak atau nebulizer mungkin diberikan jika diperlukan. Selalu ikuti petunjuk tenaga kesehatan dan jangan memberikan obat tanpa rekomendasi dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan. Jika muncul cairan berlebihan di rongga pleura yang mengganggu pernapasan, dokter dapat melakukan prosedur untuk mengeluarkan cairan dengan jarum atau selang kecil (drainase). Pada kasus infeksi berat yang terbungkus kantong nanah, mungkin diperlukan tindakan khusus oleh dokter spesialis bedah dada.
Hidup dengan kondisi ini
Anak perlu beristirahat cukup dan menjalani pengobatan sampai tuntas. Selama masih demam atau nyeri, hindari aktivitas berat. Sebagian besar anak mulai merasa lebih baik dalam beberapa hari setelah pengobatan dimulai, tetapi istirahat tetap perlu dilanjutkan sampai dokter menyatakan kondisi sudah aman.
Tips gaya hidup
- Jauhkan anak dari asap rokok dan polusi
- Berikan makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh
- Pastikan anak tidur cukup dan tidak bergadang
- Cuci tangan secara rutin dan gunakan masker bila anak sedang beraktivitas di tempat umum
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus untuk pleurisy. Berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur hangat, sup, buah, dan sayur. Setelah nyeri dada mulai berkurang dan dokter memperbolehkan, biarkan anak kembali beraktivitas secara bertahap, dimulai dari bermain ringan di rumah. Hindari olahraga berat atau lari sampai nyeri dada hilang total.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak yang mengalami nyeri dada atau sesak napas mungkin merasa takut, cemas, atau rewel. Hampir semua kasus pleurisy pada anak bisa sembuh, sehingga ketenangan orang tua sangat membantu anak menghadapi rasa tidak nyaman selama proses penyembuhan.
Pencegahan
Tidak semua pleurisy bisa dicegah, tetapi Anda dapat menurunkan risiko dengan menjaga anak terhindar dari infeksi paru dan saluran napas. Menjaga kebersihan, menuntaskan pengobatan infeksi, serta tidak merokok di dalam rumah adalah langkah yang sangat membantu.
Vaksin
Ikuti imunisasi dasar anak sesuai jadwal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Vaksinasi membantu mencegah beberapa jenis infeksi yang bisa menyebabkan radang paru dan pleura. Tanyakan kepada tenaga kesehatan tentang imunisasi lanjutan yang direkomendasikan untuk anak.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Penumpukan cairan di rongga pleura (efusi pleura) yang membuat napas semakin berat
- Kolaps paru (atelektasis) karena anak menahan napas akibat nyeri
- Infeksi yang menyebar dan memperburuk pneumonia
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, pleurisy pada anak yang ditangani dengan cepat dan tepat umumnya membaik tanpa masalah jangka panjang. Setelah infeksi mereda, anak dapat kembali bersekolah dan bermain seperti biasa. Pemeriksaan kontrol sangat penting untuk memastikan penyembuhan berjalan baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.