Skabies
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau (kutu) kecil bernama Sarcoptes scabiei. Tungau ini menggali terowongan di bawah lapisan atas kulit dan bertelur, sehingga menimbulkan rasa gatal yang hebat, terutama di malam hari.
Fakta penting
- Scabies sangat mudah menular melalui kontak kulit langsung yang lama, misalnya saat tidur bersama atau berpegangan tangan.
- Penyakit ini tidak terkait dengan kebersihan diri — siapa pun bisa terkena, apa pun tingkat kebersihannya.
- Scabies dapat diobati dengan obat oles (krim atau losion) yang diresepkan dokter, dan semua anggota rumah tangga harus diobati bersama untuk mencegah penularan berulang.
Ya, scabies cukup umum di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan, scabies sering ditemukan di lingkungan padat penduduk seperti asrama, panti jompo, dan tempat penampungan.
Scabies dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau status sosial. Namun, lebih sering terjadi pada anak-anak, remaja, dan orang yang tinggal di tempat ramai atau kontak erat dengan penderita.
Gejala
- Demam tinggi mendadak (suhu >38,5°C) disertai menggigil atau kejang.
- Ruam yang menyebar dengan cepat, melepuh, atau terasa sangat nyeri.
- Pembengkakan di wajah, bibir, lidah, atau kesulitan bernapas setelah pengobatan (reaksi alergi berat).
- Luka garukan yang mengeluarkan nanah, kemerahan meluas, atau teraba hangat — tanda infeksi berat.
- ⚠Rasa gatal yang tidak tertahankan dan mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.
- ⚠Muncul ruam baru yang memburuk meskipun sudah diobati lebih dari 2 minggu.
- ⚠Tanda infeksi kulit ringan seperti kemerahan di sekitar luka garuk.
Gejala umum
- Rasa gatal yang hebat, terutama pada malam hari atau setelah mandi air hangat.
- Bintik merah kecil atau ruam yang tampak seperti garis tipis (terowongan) di sela-sela jari, pergelangan tangan, siku, ketiak, pinggang, atau alat kelamin.
- Luka garukan yang bisa menjadi infeksi jika digaruk terlalu keras.
Gejala pada anak-anak
- Ruam sering muncul di telapak tangan, telapak kaki, kepala, leher, dan wajah (termasuk di rambut).
- Anak mungkin lebih rewel, sulit tidur karena gatal, dan sering menggaruk hingga luka.
- Lepuhan kecil atau benjolan kemerahan yang lebih banyak dibandingkan pada orang dewasa.
Gejala pada lansia
- Ruam dan gatal bisa lebih parah dan meluas, meskipun kadang sensasi gatalnya berkurang karena penuaan kulit.
- Sering ditemukan ruam di punggung, bokong, dan area tubuh yang jarang digerakkan.
- Luka garukan lebih rentan terinfeksi karena daya tahan kulit yang menurun.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi tungau Sarcoptes scabiei yang menggali terowongan di kulit dan bertelur.
- Penularan langsung dari orang ke orang melalui kontak kulit yang lama (minimal 10-15 menit), misalnya saat tidur bersama, berpelukan, atau berpegangan tangan.
- Kadang menular melalui pakaian, handuk, atau seprai yang baru saja dipakai orang yang terinfeksi, terutama jika barang tersebut masih hangat dan lembap.
Faktor risiko
- Tinggal di lingkungan padat seperti asrama, rumah susun, panti jompo, atau penjara.
- Kontak erat dengan penderita scabies, misalnya anggota keluarga atau pasangan.
- Sistem kekebalan tubuh lemah (misalnya akibat HIV/AIDS, kemoterapi, atau malnutrisi) yang meningkatkan risiko scabies berat (skabies krustosa).
- Aktivitas seksual yang melibatkan kontak kulit lama dengan penderita.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda memiliki gejala scabies dan baru saja kontak dengan seseorang yang diketahui terkena scabies, segera periksakan ke dokter untuk mencegah penyebaran.
- Jika ruam meluas, gatal sangat hebat sehingga mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.
- Jika ada tanda infeksi seperti demam, kulit merah, bengkak, atau keluar nanah.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasa gatal tanpa sebab yang jelas, terutama di malam hari dan di area lipatan kulit, buatlah janji dengan dokter umum atau dokter kulit (dermatolog).
- Jika anggota keluarga lain juga mulai gatal serupa, sebaiknya semua diperiksa bersama.
Diagnosis
Dokter biasanya dapat mendiagnosis scabies hanya dengan melihat ruam dan menanyakan keluhan Anda. Jika ragu, dokter akan melakukan pemeriksaan sederhana dengan mengikis sedikit kulit di area ruam dan melihatnya di bawah mikroskop untuk mencari tungau, telur, atau kotorannya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik untuk melihat ciri khas ruam dan terowongan (burrow).
- Kerokan kulit (skin scraping) pada lesi yang paling baru untuk diperiksa di mikroskop.
- Terkadang dokter menggunakan tes dak (tinta) untuk melihat terowongan tungau.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Jika Anda merasa gugup, dokter akan menjelaskan setiap langkah. Hasil kerokan bisa langsung dilihat di mikroskop di tempat, sehingga Anda tidak perlu menunggu lama.
Perawatan
Scabies diobati dengan obat oles (krim atau losion) yang diresepkan dokter. Obat ini membunuh tungau dan telurnya. Biasanya Anda perlu mengoleskan obat dari leher ke seluruh tubuh, termasuk sela jari, kuku, dan lipatan kulit. Semua anggota rumah tangga dan kontak erat harus diobati pada malam yang sama, meskipun tidak ada gejala, untuk mencegah penularan kembali. Dokter juga akan meresepkan obat untuk mengurangi gatal setelah tungau mati.
Perawatan mandiri di rumah
- Cuci semua pakaian, handuk, seprai, dan sarung bantal dengan air panas dan deterjen, lalu jemur di bawah sinar matahari langsung atau setrika panas. Barang yang tidak bisa dicuci bisa dikarung selama 3-4 hari.
- Potong kuku pendek dan jangan menggaruk untuk mencegah infeksi.
- Mandi air hangat dengan sabun antiseptik ringan untuk meredakan gatal, lalu keringkan tubuh dengan handuk bersih.
- Gunakan kompres dingin atau lotion antigatal yang dijual bebas (misalnya losion kalamin) hanya jika disarankan dokter — hindari penggunaan obat bebas tanpa resep.
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan krim atau losion antiskabies yang mengandung bahan aktif tertentu. Oleskan seperti yang diarahkan, biasanya sekali pakai diamkan 8-12 jam lalu bilas. Kadang diperlukan pengulangan setelah 1-2 minggu. Dokter juga bisa meresepkan obat minum antialergi untuk mengurangi gatal. Dalam kasus scabies berat (skabies krustosa), dokter mungkin akan memberikan obat minum khusus. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dengan tepat.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan operasi untuk scabies.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah memulai pengobatan, Anda mungkin masih merasa gatal selama 1-2 minggu karena sisa tungau yang mati dan reaksi kulit. Ini normal. Lanjutkan perawatan sesuai petunjuk dokter. Hindari kontak kulit langsung dengan orang lain sampai 24 jam setelah pengobatan selesai. Gunakan pakaian dan handuk bersih setiap hari.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan pribadi: mandi teratur, ganti pakaian dan seprai seminggu sekali, terutama selama masa pengobatan.
- Hindari berbagi pakaian, handuk, atau sisir dengan orang lain sampai semua anggota keluarga selesai diobati.
- Beri tahu orang-orang yang tinggal serumah atau kontak erat Anda agar mereka juga memeriksakan diri.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus untuk scabies. Makan makanan bergizi seimbang membantu memperkuat daya tahan tubuh. Olahraga ringan seperti jalan kaki tetap boleh dilakukan, tetapi hindari berolahraga bersama orang lain sampai Anda dinyatakan sembuh agar tidak menular.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Gatal yang terus-menerus dan stigma penyakit kulit dapat menyebabkan stres, kecemasan, atau gangguan tidur. Rasa gatal yang tidak kunjung reda mungkin membuat Anda frustrasi. Ingatlah bahwa ini adalah kondisi sementara yang bisa diobati. Jika Anda merasa cemas atau depresi, bicarakan dengan dokter atau konselor.
Pencegahan
Ya, scabies dapat dicegah dengan menghindari kontak kulit langsung yang lama dengan penderita yang belum diobati. Jika ada anggota keluarga yang terkena, semua kontak erat harus diobati secara bersamaan. Cuci pakaian dan tempat tidur secara teratur dengan air panas, dan jangan berbagi barang pribadi. Lingkungan padat seperti asrama perlu menjaga kebersihan dan melakukan skrining rutin.
Vaksin
Tidak ada vaksin untuk scabies.
Program skrining
Skrining rutin tidak dianjurkan untuk masyarakat umum. Namun, di lingkungan berisiko tinggi (panti jompo, asrama), pemeriksaan berkala dan edukasi tentang gejala scabies dapat membantu deteksi dini dan mencegah wabah.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi kulit sekunder akibat garukan (impetigo, selulitis) yang bisa menyebar ke bagian tubuh lain.
- Scabies krustosa (scabies Norwegia) — bentuk parah dengan kulit menebal, bersisik, dan jutaan tungau — lebih sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan lemah.
- Gangguan tidur kronis akibat gatal yang terus-menerus.
- Jarang: radang ginjal (glomerulonefritis) akibat infeksi streptokokus dari luka garukan.
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat, scabies sembuh total dalam 2-4 minggu. Gatal mungkin masih bertahan beberapa waktu setelah tungau mati, tetapi akan mereda dengan sendirinya. Tidak ada efek jangka panjang pada kesehatan secara umum. Kuncinya adalah mengobati semua kontak erat dan menjaga kebersihan lingkungan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala menetap.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- World Health Organization (WHO) – Scabies information ↗
- International Alliance of Dermatology Patient Support (IADPS) ↗
Organisasi lokal
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.