Sciatica living in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sciatica adalah nyeri yang menjalar di sepanjang saraf sciatic (saraf terbesar di tubuh) dari punggung bawah ke bokong dan kaki. Pada anak-anak, kondisi ini jarang terjadi tetapi bisa muncul karena masalah seperti hernia diskus (bantalan tulang belakang yang menonjol) atau cedera.
Fakta penting
- Saraf sciatic membentang dari punggung bawah hingga ke kaki.
- Pada anak-anak, penyebab paling sering adalah iritasi atau tekanan pada saraf akibat kelainan tulang belakang.
- Nyeri biasanya terasa seperti terbakar atau kesemutan di satu sisi tubuh.
- Kebanyakan kasus pada anak bisa membaik dengan penanganan non-bedah.
Sciatica pada anak-anak tergolong jarang. Hanya sekitar 1-5% anak dengan nyeri punggung memiliki sciatica.
Sciatica lebih sering terjadi pada remaja dibanding anak yang lebih kecil, terutama yang aktif berolahraga atau mengalami cedera punggung. Anak dengan kelainan bawaan tulang belakang juga lebih berisiko.
Gejala
- Kehilangan kontrol buang air kecil atau besar secara tiba-tiba
- Kelemahan berat pada kedua tungkai hingga tidak bisa berjalan
- Mati rasa di area selangkangan (saddle anesthesia)
- ⚠Nyeri yang semakin parah meski sudah istirahat
- ⚠Demam disertai nyeri punggung
- ⚠Kaki terasa sangat lemah hingga sulit mengangkat kaki
Gejala umum
- Nyeri tajam atau terbakar di punggung bawah, bokong, atau tungkai
- Kesemutan atau mati rasa di kaki atau jari kaki
- Kelemahan otot di kaki atau kaki terasa berat
- Nyeri yang memburuk saat duduk lama, batuk, atau bersin
Gejala pada anak-anak
- Nyeri sering tidak khas, mungkin hanya dikeluhkan sebagai ‘pegal’ di kaki
- Anak mungkin pincang atau enggan berjalan
- Kesulitan duduk di bangku sekolah atau saat belajar
- Mengeluh nyeri saat membungkuk atau mengangkat benda
Gejala pada lansia
- Nyeri lebih sering terkait dengan perubahan sendi tulang belakang (degeneratif)
- Nyeri bisa disertai kaku di pagi hari
- Lebih sering terjadi karena penyempitan saluran tulang belakang (stenosis spinal)
Penyebab
Penyebab utama
- Hernia diskus (bantalan tulang belakang menonjol dan menekan saraf)
- Cedera atau trauma pada punggung bawah, seperti terjatuh atau kecelakaan
- Infeksi tulang belakang (misalnya spondilodiskitis)
- Kelainan bawaan tulang belakang (misalnya spondilolisis)
Faktor risiko
- Olahraga dengan dampak tinggi (sepak bola, angkat beban, senam)
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Postur tubuh yang buruk saat duduk atau membawa tas
- Riwayat keluarga dengan masalah tulang belakang
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak tidak bisa buang air kecil/menahan buang air
- Jika kelemahan kaki mendadak dan parah
- Jika nyeri disertai demam tinggi atau penurunan berat badan
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri punggung atau kaki yang menetap lebih dari 2 minggu
- Anak pincang atau menghindari berjalan
- Kesemutan atau mati rasa di kaki yang tidak kunjung membaik
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk tes kekuatan otot, refleks, dan sensasi di kaki. Kemungkinan juga dilakukan tes pencitraan untuk melihat struktur tulang belakang.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dengan tes Lasegue (mengangkat kaki lurus untuk memicu nyeri)
- MRI (pemindaian dengan gelombang magnet) untuk melihat diskus dan saraf
- Rontgen tulang belakang untuk melihat kelainan tulang
- Elektromiografi (EMG) untuk mengukur aktivitas saraf
Apa yang diharapkan saat janji temu
Diagnosis biasanya tidak memerlukan rawat inap. Anak mungkin diminta melakukan beberapa gerakan saat pemeriksaan. Jika diperlukan MRI, anak harus diam selama 15-30 menit, kadang perlu obat penenang ringan jika sulit tenang.
Perawatan
Penanganan sciatica pada anak difokuskan pada mengurangi tekanan pada saraf dan meredakan nyeri, tanpa operasi bila memungkinkan. Dokter akan menyesuaikan pengobatan dengan penyebab dan tingkat keparahan.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat dengan posisi tidur miring atau telentang dengan bantal di bawah lutut
- Kompres hangat atau dingin pada area nyeri
- Hindari duduk terlalu lama – ajak anak berdiri atau berjalan setiap 20-30 menit
- Peregangan ringan seperti menarik lutut ke dada (bila tidak nyeri)
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat pereda nyeri yang aman untuk anak (seperti parasetamol atau ibuprofen) sesuai dosis. Fisioterapi untuk memperkuat otot punggung dan perut. Kadang diberikan obat antiinflamasi atau relaksan otot. Semua obat harus dengan resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang dilakukan pada anak, kecuali jika ada tanda bahaya (seperti sindrom kauda ekuina), hernia diskus besar, atau setelah 6–12 minggu penanganan non-bedah tidak membuahkan hasil.
Hidup dengan kondisi ini
Anak dengan sciatica bisa tetap bersekolah dan bermain dengan penyesuaian. Kurangi aktivitas yang membebani punggung seperti melompat atau angkat beban. Gunakan kursi yang mendukung punggung saat belajar.
Tips gaya hidup
- Biasakan duduk tegak dengan punggung lurus
- Hindari membawa tas berat di satu bahu; gunakan ransel dengan dua tali
- Tidur di kasur yang cukup keras untuk menopang punggung
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang untuk menjaga berat badan ideal. Olahraga ringan seperti berenang atau jalan kaki sangat baik untuk memperkuat otot tanpa membebani punggung. Hindari olahraga kontak atau angkat beban berat sampai dokter mengizinkan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kronis dapat membuat anak merasa frustrasi, cemas, atau sedih karena terbatas dalam bermain. Bicarakan perasaannya dan libatkan guru atau konselor sekolah. Jika perlu, mintalah rujukan ke psikolog anak.
Pencegahan
Tidak semua kasus dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga postur tubuh yang baik, berat badan sehat, dan menghindari cedera olahraga.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk sciatica pada anak. Pemeriksaan hanya dilakukan jika muncul gejala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri kronis yang mengganggu aktivitas sehari-hari
- Kelemahan otot kaki menetap hingga mengganggu cara berjalan
- Sindrom kauda ekuina (kelumpuhan kandung kemih/usus) – jarang tapi serius
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar anak pulih total tanpa perlu operasi. Pemulihan bisa memakan waktu beberapa minggu hingga bulan. Dukungan keluarga dan rehabilitasi sangat penting untuk hasil yang baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 27 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.