Sinusitis in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sinusitis pada anak adalah peradangan atau infeksi pada sinus, yaitu rongga kecil di sekitar hidung dan mata. Kondisi ini bisa menyebabkan hidung tersumbat, nyeri wajah, dan lendir kental. Sinusitis sering terjadi setelah pilek atau flu.
Fakta penting
- Sinusitis pada anak biasanya disebabkan oleh virus, mirip dengan pilek biasa.
- Gejala sinusitis bisa berlangsung lebih dari 10 hari atau memburuk setelah beberapa hari.
- Sebagian besar kasus sinusitis pada anak sembuh sendiri tanpa antibiotik.
Ya, sinusitis cukup sering terjadi pada anak-anak, terutama setelah mereka terkena infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek.
Sinusitis bisa menyerang anak-anak segala usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak usia sekolah dan remaja. Anak yang memiliki alergi, asma, atau sering terkena infeksi saluran napas lebih berisiko.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau napas cepat
- Pembengkakan parah di sekitar mata atau dahi
- Leher kaku atau sakit kepala hebat yang tiba-tiba
- Demam tinggi yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Gejala sinusitis yang memburuk setelah membaik beberapa hari
- ⚠Nyeri wajah yang parah atau tidak tertahankan
- ⚠Batuk berdahak yang berlangsung lebih dari 10 hari tanpa perbaikan
- ⚠Anak tampak sangat lemas atau dehidrasi
Gejala umum
- Hidung tersumbat atau berair dengan lendir kental berwarna kuning atau hijau
- Nyeri atau tekanan di sekitar dahi, pipi, atau belakang mata
- Batuk yang sering memburuk di malam hari
- Sakit kepala
- Demam ringan
- Bau mulut
Gejala pada anak-anak
- Semua gejala di atas, tetapi anak mungkin juga rewel, sulit tidur, atau menolak makan
- Batuk yang tidak kunjung sembuh, terutama setelah bangun tidur
- Wajah tampak bengkak di sekitar mata
Gejala pada lansia
- Pada orang dewasa yang lebih tua, gejala mungkin lebih ringan, seperti hidung tersumbat kronis atau batuk berkepanjangan
- Mereka mungkin tidak merasakan nyeri wajah yang jelas, tetapi lebih sering mengeluh kelelahan atau sakit kepala ringan
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (paling sering, seperti pilek biasa)
- Infeksi bakteri (jarang, biasanya setelah infeksi virus)
- Alergi seperti rinitis alergi yang menyebabkan peradangan sinus
Faktor risiko
- Sistem kekebalan tubuh yang belum matang atau melemah
- Alergi atau asma
- Paparan asap rokok atau polusi udara
- Kelainan anatomi hidung seperti deviasi septum atau polip hidung
- Sering terkena pilek atau infeksi saluran napas
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak mengalami demam tinggi lebih dari 39°C
- Jika nyeri wajah atau sakit kepala sangat parah
- Jika mata bengkak atau kemerahan
- Jika anak sulit bernapas atau tampak sangat sakit
Buat janji temu rutin jika:
- Jika gejala pilek berlangsung lebih dari 10 hari tanpa perbaikan
- Jika hidung tersumbat dan lendir kental menetap lebih dari seminggu
- Jika anak sering kambuh sinusitis
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis sinusitis berdasarkan riwayat gejala dan pemeriksaan fisik. Dokter biasanya akan melihat ke dalam hidung dengan alat khusus (otoskop atau nasoendoskopi) untuk mencari tanda peradangan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dengan melihat hidung dan tenggorokan
- Tes pencitraan seperti rontgen sinus atau CT scan jika diperlukan (jarang pada anak)
- Tes alergi jika dicurigai alergi sebagai penyebab
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pada kunjungan, dokter akan menanyakan gejala, kapan mulai, dan apakah ada riwayat alergi. Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Anda mungkin diminta menunggu hasil tes jika diperlukan.
Perawatan
Pengobatan sinusitis pada anak bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan. Sebagian besar kasus akibat virus tidak memerlukan antibiotik. Pengobatan lebih difokuskan pada meredakan gejala dan membantu pemulihan alami tubuh.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan anak banyak istirahat dan minum air putih hangat
- Gunakan uap hangat atau humidifier di kamar untuk melembapkan udara
- Bersihkan hidung dengan larutan garam fisiologis (air garam steril) untuk membantu mengencerkan lendir
- Kompres hangat di wajah untuk mengurangi nyeri sinus
- Hindari paparan asap rokok dan polusi
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri dan demam yang aman untuk anak (seperti parasetamol), atau semprotan hidung kortikosteroid untuk mengurangi peradangan. Antibiotik hanya diberikan jika dicurigai infeksi bakteri dan gejala tidak membaik setelah 10 hari atau memburuk. Jangan pernah memberikan antibiotik tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sinus sangat jarang dilakukan pada anak. Biasanya hanya dipertimbangkan jika sinusitis kronis tidak membaik dengan pengobatan medis, atau jika ada polip hidung besar atau kelainan anatomi yang parah. Diskusikan dengan dokter spesialis THT jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan sinusitis pada anak umumnya mudah ditangani dengan perawatan di rumah. Pastikan anak tetap nyaman dan tidak stres. Jika anak rewel karena gejala, Anda bisa menggendongnya atau mengajaknya bermain tenang.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan rumah, terutama dari debu dan jamur
- Hindari alergen yang memicu gejala, seperti bulu hewan atau serbuk sari
- Ajari anak mencuci tangan secara teratur untuk mencegah infeksi
Diet dan olahraga
Pastikan anak makan makanan bergizi seimbang untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Aktivitas fisik ringan seperti bermain di luar tetap diperbolehkan selama anak tidak demam atau kelelahan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sinusitis yang berlangsung lama bisa membuat anak mudah lelah, rewel, atau sulit tidur. Hal ini dapat memengaruhi suasana hati dan konsentrasi. Berikan perhatian ekstra dan kenyamanan. Jika Anda khawatir tentang kesehatan mental anak, bicarakan dengan dokter anak.
Pencegahan
Tidak semua sinusitis bisa dicegah, tetapi langkah-langkah berikut dapat mengurangi risikonya: menjaga kebersihan tangan, menghindari paparan asap rokok, dan mengelola alergi dengan baik.
Vaksin
Vaksinasi rutin seperti vaksin flu dan pneumokokus dapat membantu mencegah infeksi yang bisa memicu sinusitis. Ikuti jadwal imunisasi dari Kementerian Kesehatan Indonesia.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk sinusitis. Deteksi dini dilakukan dengan memerhatikan gejala dan membawa anak ke dokter jika gejala menetap.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke mata atau otak (sangat jarang, tapi serius)
- Sinusitis kronis yang menyebabkan polip hidung
- Gangguan tidur dan penurunan kualitas hidup
Prospek jangka panjang
Sebagian besar sinusitis pada anak sembuh total tanpa komplikasi. Dengan perawatan yang tepat dan dukungan keluarga, anak dapat pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas normal. Jika sinusitis sering kambuh, pengelolaan alergi atau faktor risiko lain sangat membantu.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.