Kebiasaan Mendengkur pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mendengkur adalah suara yang keluar saat tidur akibat penyempitan saluran napas. Pada remaja, hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti posisi tidur, alergi, atau masalah pada hidung dan tenggorokan. Meski sering dianggap sepele, mendengkur yang terus-menerus dapat mengganggu kualitas tidur dan kesehatan.
Fakta penting
- Mendengkur pada remaja sering disebabkan oleh hidung tersumbat, alergi, atau amandel yang membesar.
- Kebiasaan mendengkur yang parah dapat mengganggu konsentrasi dan prestasi sekolah.
- Mendengkur tidak selalu berarti ada penyakit serius, tetapi perlu diwaspadai jika disertai henti napas sesaat (sleep apnea).
- Perubahan gaya hidup seperti tidur miring dan menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi dengkuran.
Ya, mendengkur cukup sering terjadi pada remaja, terutama saat mereka mengalami pilek, alergi, atau kelelahan. Sekitar 5-10% remaja mendengkur secara teratur.
Mendengkur dapat menyerang siapa saja, namun lebih sering terjadi pada remaja yang kelebihan berat badan, memiliki amandel atau kelenjar getah bening yang besar, atau memiliki kebiasaan tidur telentang. Anak laki-laki cenderung lebih sering mendengkur dibanding anak perempuan setelah pubertas.
Gejala
- Henti napas saat tidur yang terlihat jelas (berhenti bernapas selama beberapa detik)
- Wajah atau bibir membiru saat tidur
- Remaja terbangun dengan sesak napas atau tersedak parah
- Kesulitan bernapas parah yang tidak membaik
- ⚠Mendengkur disertai rasa kantuk berlebihan di siang hari sehingga sulit beraktivitas
- ⚠Penurunan prestasi sekolah drastis yang diduga akibat gangguan tidur
- ⚠Sering sakit tenggorokan atau infeksi amandel berulang yang menyebabkan mendengkur
Gejala umum
- Suara dengkuran saat tidur
- Mulut kering atau sakit tenggorokan saat bangun
- Sering terbangun di malam hari
- Mengantuk berlebihan di siang hari
- Kesulitan berkonsentrasi di sekolah
- Sakit kepala di pagi hari
Gejala pada anak-anak
- Mendengkur keras hampir setiap malam
- Pertumbuhan dan perkembangan yang lambat
- Perilaku hiperaktif atau sulit diatur
- Mengompol pada malam hari (pada anak yang sudah tidak mengompol)
Gejala pada lansia
- Pada dewasa atau lansia, mendengkur bisa menjadi tanda sleep apnea yang memerlukan penanganan khusus. Namun topik ini berfokus pada remaja.
Penyebab
Penyebab utama
- Amandel atau kelenjar getah bening di belakang hidung (adenoid) yang membesar
- Hidung tersumbat karena alergi, pilek, atau sinusitis
- Otot saluran napas yang kendur saat tidur, terutama jika tidur telentang
- Berat badan berlebih atau obesitas
- Bentuk langit-langit mulut atau rahang yang sempit
Faktor risiko
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Riwayat alergi atau asma
- Paparan asap rokok atau polusi udara
- Kebiasaan tidur telentang
- Riwayat keluarga mendengkur atau sleep apnea
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mendengkur disertai henti napas seperti tersedak atau tercekik
- Mendengkur sangat keras sehingga mengganggu tidur anggota keluarga lain
- Remaja sering terbangun dengan rasa lelah dan sakit kepala
Buat janji temu rutin jika:
- Mendengkur terjadi hampir setiap malam meski tanpa gejala lain
- Mendengkur disertai alergi atau hidung tersumbat kronis
- Remaja sering mengantuk di siang hari tanpa penyebab jelas
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan wawancara mendetail tentang kebiasaan tidur, frekuensi dengkuran, dan gejala lain. Pemeriksaan fisik juga akan dilakukan untuk melihat kondisi hidung, tenggorokan, dan amandel.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan hidung dan tenggorokan dengan alat khusus (nasoendoskopi) untuk melihat saluran napas atas
- Rekaman tidur semalam (polisomnografi) di laboratorium tidur jika dicurigai sleep apnea
- Foto rontgen atau pemindaian jika ada gangguan struktur tulang wajah atau sinus
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin akan diminta membuat buku catatan tidur (sleep diary) selama 1-2 minggu untuk mencatat pola tidur dan dengkuran. Jika ada gejala sleep apnea, dokter dapat merujuk ke spesialis telinga, hidung, tenggorokan (THT) atau spesialis tidur.
Perawatan
Pengobatan mendengkur pada remaja tergantung pada penyebabnya. Banyak kasus dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup sederhana. Jika ada masalah medis seperti amandel membesar atau alergi, penanganan khusus mungkin diperlukan.
Perawatan mandiri di rumah
- Tidur miring, bukan telentang (misalnya dengan meletakkan bantal di belakang punggung)
- Jaga berat badan ideal melalui olahraga teratur dan pola makan sehat
- Hindari makan berat 2-3 jam sebelum tidur
- Bersihkan hidung dari alergen (seperti debu dan bulu hewan) dengan sering membersihkan kamar tidur
- Gunakan pelembab udara (humidifier) jika udara kering
Perawatan medis
Dokter mungkin menyarankan semprotan hidung dengan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada hidung yang tersumbat karena alergi non-musiman. Jika ada infeksi, dokter dapat meresepkan antibiotik (tanpa menyebut nama spesifik). Untuk amandel atau adenoid yang sangat besar, dokter THT akan mengevaluasi pertimbangan operasi pengangkatan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) dan/atau adenoid (adenoidektomi) dapat dipertimbangkan jika amandel atau adenoid membesar dan menyebabkan sumbatan saluran napas yang signifikan, terutama jika terbukti dengan pemeriksaan tidur sebagai penyebab sleep apnea.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan mendengkur bisa memengaruhi kualitas tidur dan konsentrasi. Namun, dengan penanganan yang tepat, sebagian besar remaja dapat memperbaiki kondisi mereka. Cobalah rutin tidur cukup (8-10 jam per malam) dan konsisten dengan jam tidur.
Tips gaya hidup
- Tidur miring secara konsisten menggunakan bantal pengaman
- Hindari kafein, minuman bersoda, atau olahraga berat 2 jam sebelum tidur
- Ciptakan suasana kamar tidur yang tenang, gelap, dan sejuk
- Kurangi paparan layar ponsel atau komputer setidaknya 30 menit sebelum tidur
Diet dan olahraga
Pola makan sehat seimbang dan olahraga teratur membantu menjaga berat badan ideal. Hindari makanan berat atau manis menjelang tidur. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat meningkatkan kualitas tidur.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mendengkur yang parah dapat menyebabkan rasa lelah kronis dan mudah tersinggung. Seiring waktu, hal ini bisa memengaruhi suasana hati dan motivasi. Jangan ragu untuk bicara dengan orang tua atau guru jika Anda merasa kesulitan berkonsentrasi atau sedih akibat pola tidur yang buruk.
Pencegahan
Tidak semua kasus mendengkur dapat dicegah, terutama yang disebabkan oleh faktor anatomi. Namun, beberapa langkah dapat mengurangi risiko, seperti menjaga berat badan sehat, mengelola alergi, dan menghindari paparan asap rokok.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk mendengkur, namun jika ada faktor risiko (misalnya riwayat keluarga sleep apnea), dokter mungkin menyarankan pemeriksaan lebih awal.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan tidur kronis yang mengakibatkan rasa kantuk berlebihan di siang hari
- Penurunan prestasi akademik dan kesulitan belajar
- Gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada remaja
- Sleep apnea obstruktif yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah jantung di kemudian hari
Prospek jangka panjang
Untungnya, sebagian besar remaja dengan mendengkur dapat diatasi dengan baik melalui perubahan gaya hidup atau penanganan medis sederhana. Jika ada penyebab yang mendasari seperti amandel besar, operasi biasanya memberikan hasil yang sangat baik. Dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat, kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan dapat kembali normal.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.