Tonsilitis
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tonsillitis adalah peradangan (bengkak) pada amandel, yaitu dua kelenjar berbentuk oval di bagian belakang tenggorokan yang bertugas melawan infeksi. Saat amandel meradang, tenggorokan terasa sakit dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Fakta penting
- Tonsillitis bisa disebabkan oleh virus atau bakteri.
- Gejala paling umum adalah sakit tenggorokan, demam, dan susah menelan.
- Kebanyakan kasus membaik dengan perawatan di rumah, tapi beberapa memerlukan bantuan medis.
Ya, tonsillitis sangat sering terjadi, terutama pada anak-anak.
Siapa saja bisa terkena tonsillitis, tapi paling banyak dialami oleh anak usia sekolah hingga remaja. Orang dewasa juga bisa mengalaminya, meski lebih jarang.
Gejala
- Kesulitan bernapas parah, napas tersengal-sengal, atau terasa ada sumbatan di tenggorokan
- Tidak bisa menelan sama sekali hingga air liur menetes terus
- Bibir atau ujung jari membiru karena kekurangan oksigen
- Leher kaku parah dan tidak bisa digerakkan (kemungkinan infeksi dalam)
- ⚠Demam sangat tinggi (di atas 39,4°C) yang tidak turun meski sudah dikompres
- ⚠Tanda dehidrasi: mulut sangat kering, tidak buang air kecil lebih dari 8 jam, pada anak menangis tanpa air mata
- ⚠Amandel bengkak tidak simetris (sebelah jauh lebih besar) atau ada nanah yang makin melebar
- ⚠Sakit tenggorokan berlangsung lebih dari 48 jam tanpa perubahan
Gejala umum
- Sakit tenggorokan yang terasa perih atau seperti terbakar
- Amandel tampak merah, bengkak, kadang ada bercak putih atau kuning
- Nyeri atau sulit menelan
- Demam tinggi (di atas 38°C)
- Suara serak atau hilang
- Bau mulut
- Sakit kepala
- Sakit telinga (karena saraf yang terhubung)
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, terasa seperti benjolan lunak
Gejala pada anak-anak
- Rewel dan sering menangis
- Tidak mau makan atau minum karena sakit saat menelan
- Mengiler lebih banyak dari biasanya
- Sakit perut atau mual
Gejala pada lansia
- Gejala mungkin lebih ringan, seperti sakit tenggorokan berkepanjangan
- Kelelahan umum dan nafsu makan menurun
- Suara serak yang lama sembuh
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti virus flu atau pilek (paling sering)
- Infeksi bakteri, terutama bakteri Streptococcus grup A (radang tenggorokan streptokokus)
- Infeksi jamur, sangat jarang, biasanya pada orang dengan sistem imun rendah
Faktor risiko
- Usia anak-anak dan remaja
- Sering terpapar kuman di tempat ramai seperti sekolah atau daycare
- Sistem imun sedang lemah, misalnya karena lelah atau stres
- Memiliki alergi yang bikin tenggorokan sering iritasi
- Kurang menjaga kebersihan tangan
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Sulit bernapas atau menelan yang memberat
- Demam tinggi tak kunjung reda meski sudah minum obat penurun panas (sesuai anjuran dokter)
- Gejala dehidrasi muncul
- Nyeri leher hebat atau kaku kuduk
- Muncul ruam kulit yang menyebar
Buat janji temu rutin jika:
- Gejala radang amandel tidak membaik setelah 2–3 hari perawatan di rumah
- Amandel sering kambuh (5–7 kali dalam setahun)
- Nyeri tenggorokan sampai mengganggu tidur atau aktivitas
- Bercak putih/nanah di amandel makin banyak
Diagnosis
Dokter mendiagnosis tonsillitis lewat wawancara, pemeriksaan fisik, dan bila perlu tes laboratorium. Umumnya dokter akan melihat langsung tenggorokan dengan alat penerangan sederhana.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: dokter meraba leher, melihat tenggorokan, telinga, dan hidung.
- Swab tenggorokan (rapid antigen test): mengusap amandel dengan kapas steril untuk deteksi bakteri Streptococcus, hasil cepat. Tidak sakit, hanya seperti digelitik.
- Kultur tenggorokan: sampel dari swab dikirim lab untuk ditumbuhkan bakteri. Hasil lebih akurat tapi perlu 1–2 hari.
- Tes darah jarang dilakukan, kecuali curiga infeksi mononukleosis atau komplikasi lain.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan jelaskan hasil segera atau memberi tahu kapan Anda harus kembali. Jika infeksi bakteri, dokter akan diskusikan pengobatan yang tepat.
Perawatan
Pengobatan tonsillitis tergantung penyebabnya. Sebagian besar (terutama virus) bisa sembuh sendiri dengan perawatan di rumah. Infeksi bakteri mungkin perlu antibiotik sesuai resep dokter. Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) hanya dipertimbangkan untuk kasus berat atau berulang.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak istirahat agar tubuh fokus melawan infeksi.
- Minum banyak cairan hangat: air putih, teh herbal tanpa kafein, sup kaldu. Hindari minuman asam atau terlalu manis.
- Berkumur dengan air garam hangat (setengah sendok teh garam dilarutkan dalam segelas air) beberapa kali sehari untuk kurangi nyeri dan bengkak. Pastikan anak bisa berkumur tanpa menelan.
- Pilih makanan lembut dan mudah ditelan: bubur, kentang tumbuk, pisang, puding.
- Gunakan pelembap udara (humidifier) atau hirup uap hangat dari baskom air panas untuk legakan tenggorokan kering.
- Kompres hangat di leher luar bisa membantu redakan nyeri kelenjar.
- Hindari asap rokok, polusi, dan udara kering.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat pereda nyeri dan penurun demam yang aman. Untuk tonsillitis bakteri, dokter akan berikan antibiotik. Sangat penting menghabiskan antibiotik sesuai anjuran, walau gejala sudah membaik, agar bakteri tidak kebal. Jangan sekali-kali menggunakan antibiotik tanpa resep. Dokter juga bisa meresepkan obat kumur atau semprot tenggorokan untuk mengurangi peradangan. Semua pengobatan harus mengikuti petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) mungkin disarankan jika: radang amandel terjadi sangat sering (misalnya 7 kali setahun, atau 5 kali setahun selama 2 tahun berturut-turut), infeksi menimbulkan komplikasi seperti abses (kumpulan nanah) di sekitar amandel yang tidak membaik dengan obat, atau amandel yang membesar menyebabkan gangguan tidur (sleep apnea) atau susah menelan berat. Keputusan operasi selalu didiskusikan mendalam dengan dokter spesialis THT.
Hidup dengan kondisi ini
Selama mengalami tonsillitis, utamakan istirahat dan minum yang cukup. Tunda bekerja atau sekolah sampai demam hilang dan Anda lebih bertenaga, biasanya setelah 24–48 jam perawatan. Jika penyebab bakteri dan Anda sudah minum antibiotik minimal 24 jam, biasanya sudah tidak menularkan. Gunakan masker dan jaga jarak saat di rumah untuk melindungi orang lain.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan tangan: cuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan dan setelah batuk/bersin.
- Jangan berbagi alat makan, gelas, atau sikat gigi.
- Ganti sikat gigi setelah infeksi sembuh untuk hindari infeksi ulang.
- Kalau merokok, berhentilah. Hindari juga paparan asap rokok.
- Kelola stres dengan relaksasi, karena stres bisa turunkan daya tahan tubuh.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan lembut dan bergizi seimbang. Sup sayur, bubur, pisang, alpukat, dan telur orak-arik pilihan baik. Hindari makanan renyah, pedas, atau asam yang bisa perparah iritasi. Tunda olahraga berat sampai benar-benar pulih; lakukan peregangan ringan atau jalan santai jika sudah tidak demam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sakit tenggorokan terus-menerus atau radang amandel berulang bisa membuat frustasi, lelah, dan khawatir, apalagi jika mengganggu kerja atau sekolah. Ini wajar. Bicarakan dengan keluarga dan dokter bila Anda merasa tertekan. Dukungan psikologis sederhana sangat membantu.
Pencegahan
Tidak semua tonsillitis bisa dicegah, tapi risiko bisa dikurangi dengan menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk tonsillitis. Namun, vaksinasi rutin seperti vaksin flu dan imunisasi anak sesuai jadwal Kemenkes dapat membantu cegah beberapa infeksi penyebab radang tenggorokan.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus. Pencegahan terpenting adalah gaya hidup sehat.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke sekitar amandel dan membentuk abses periamandel (quinsy) yang sangat nyeri dan perlu tindakan medis segera.
- Pada infeksi bakteri streptokokus yang tidak diobati, bisa muncul komplikasi jarang tapi serius: demam rematik (merusak katup jantung) atau radang ginjal (glomerulonefritis).
- Sleep apnea obstruktif: gangguan napas saat tidur akibat amandel membesar kronis.
- Penyebaran infeksi ke telinga tengah atau sinus.
Prospek jangka panjang
Prognosis tonsillitis sangat baik. Sebagian besar orang pulih total dalam 7–10 hari tanpa komplikasi. Dengan penanganan tepat, bahkan kasus berulang bisa dikelola baik. Jika tonsilektomi dilakukan, mayoritas anak dan dewasa menikmati hidup bebas gangguan radang amandel.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- NHS (Layanan Kesehatan Nasional Inggris) - Informasi Tonsillitis ↗
- World Health Organization (WHO) - Fakta Singkat Faringitis ↗
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
- HelloSehat - Informasi Kesehatan Terpercaya ↗ · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 29 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.