Urticaria in infants
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Urticaria pada bayi adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bintil-bintil merah atau benjolan kecil yang terasa gatal, mirip seperti bekas gigitan nyamuk. Kondisi ini juga sering disebut biduran atau kaligata. Benjolan ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh dan biasanya hilang dalam beberapa jam hingga beberapa hari.
Fakta penting
- Urticaria pada bayi umumnya tidak berbahaya dan sering sembuh sendiri dalam waktu singkat.
- Penyebab paling sering adalah alergi terhadap makanan, obat, atau gigitan serangga.
- Pada kasus yang jarang, urtikaria bisa menjadi tanda reaksi alergi serius yang memerlukan pertolongan medis segera.
Ya, urtikaria cukup sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Sekitar 5-10% anak pernah mengalami urtikaria setidaknya satu kali.
Urtikaria dapat menyerang bayi sejak usia beberapa bulan, terutama saat mulai dikenalkan pada makanan padat atau saat terpapar alergen baru.
Gejala
- Sulit bernapas atau napas cepat
- Bibir, lidah, atau wajah membengkak secara tiba-tiba
- Batuk atau suara serak mendadak
- Bayi lemas atau tidak sadarkan diri
- Muncul ruam biru atau keunguan yang tidak hilang saat ditekan
- ⚠Urtikaria disertai demam tinggi
- ⚠Benjolan tidak kunjung hilang dalam 2 hari
- ⚠Bayi tampak sangat rewel dan tidak bisa dihibur
- ⚠Ruam terlihat terinfeksi (berisi nanah, merah menyebar)
Gejala umum
- Bintil atau benjolan merah yang menonjol di kulit
- Rasa gatal yang bisa ringan hingga berat
- Benjolan yang bisa berpindah tempat (misalnya muncul di perut lalu hilang, lalu muncul di punggung)
- Benjolan yang biasanya hilang dalam waktu 6-24 jam
Gejala pada anak-anak
- Sama seperti gejala umum, tetapi bayi mungkin lebih rewel karena gatal
- Bayi bisa menggosokkan tubuh ke tempat tidur atau bergerak gelisah
- Kadang disertai demam ringan jika penyebabnya infeksi
Penyebab
Penyebab utama
- Alergi makanan, seperti susu sapi, telur, kacang, kedelai, atau gandum
- Alergi obat (misalnya antibiotik atau parasetamol)
- Gigitan serangga atau kontak dengan serbuk sari, bulu hewan, atau tanaman tertentu
- Infeksi virus atau bakteri (misalnya pilek, radang tenggorokan)
- Faktor fisik seperti tekanan pada kulit, paparan panas atau dingin berlebihan
Faktor risiko
- Riwayat alergi dalam keluarga
- Bayi dengan eksim atau dermatitis atopik
- Bayi yang baru mulai makan makanan padat
- Paparan terhadap asap rokok atau polusi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika bayi sulit bernapas atau menunjukkan tanda reaksi alergi berat (lihat gejala darurat)
- Jika urtikaria disertai muntah atau diare hebat
Buat janji temu rutin jika:
- Jika urtikaria sering kambuh tanpa penyebab jelas
- Jika benjolan bertahan lebih dari 2 minggu
- Jika orang tua ingin mengetahui pasti penyebab alergi
Diagnosis
Dokter akan memeriksa ruam pada kulit bayi dan menanyakan tentang riwayat gejala, makanan yang baru dikonsumsi, obat-obatan yang diberikan, serta paparan lingkungan. Pada umumnya diagnosis dapat ditegakkan dari pemeriksaan fisik saja.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes alergi kulit atau tes darah (jika dicurigai alergi tertentu)
- Tes tempel (patch test) jika dicurigai kontak dengan alergen
- Pemeriksaan darah lengkap jika ada tanda infeksi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter mungkin akan merujuk ke spesialis anak atau spesialis alergi jika urtikaria sering kambuh. Proses diagnosis biasanya cepat dan tidak menyakitkan.
Perawatan
Penanganan utama urtikaria pada bayi adalah dengan mengidentifikasi dan menghindari pemicu. Obat-obatan digunakan untuk meredakan gatal, tetapi harus dengan resep dokter. Untuk kasus ringan, kompres dingin dan pakaian longgar dapat membantu.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres dingin pada area yang gatal menggunakan kain bersih yang dibasahi air dingin
- Gunakan pakaian katun yang longgar dan menyerap keringat
- Potong kuku bayi pendek untuk mencegah lecet akibat garukan
- Hindari pemicu yang sudah diketahui, seperti makanan tertentu atau obat
- Mandi air hangat (tidak panas) dengan sabun lembut
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat antihistamin dalam bentuk sirup atau tetes yang aman untuk bayi sesuai usia. Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin memberikan kortikosteroid jangka pendek atau obat pereda gatal lainnya. Jangan pernah memberikan obat apa pun tanpa konsultasi dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan operasi. Urtikaria pada bayi adalah kondisi kulit yang diatasi dengan obat dan perawatan suportif.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar bayi dengan urtikaria tidak mengalami gangguan berarti. Orang tua perlu mewaspadai munculnya ruam baru dan mengingat pemicu yang mungkin. Jika urtikaria sering muncul, buat catatan harian untuk membantu dokter.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan lingkungan bayi, jauhkan dari debu dan asap rokok
- Kenalkan makanan baru satu per satu dengan jeda beberapa hari untuk melacak reaksi
- Gunakan produk perawatan bayi yang bebas pewangi dan hipoalergenik
Diet dan olahraga
Untuk bayi yang sudah mendapat MPASI, hindari sementara makanan yang dicurigai menyebabkan alergi. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum mengubah pola makan. Aktivitas fisik bayi tidak perlu dibatasi selama tidak memperparah gatal.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Urtikaria biasanya tidak berdampak langsung pada kesehatan mental bayi, tetapi gatal yang hebat dapat membuat bayi rewel dan sulit tidur. Orang tua mungkin merasa cemas. Ingatlah bahwa kondisi ini umum dan biasanya ringan.
Pencegahan
Tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menghindari pemicu yang diketahui. Berdasarkan pedoman Kemenkes, pemberian ASI eksklusif dan pengenalan MPASI secara bertahap dapat membantu mencegah alergi makanan.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah urtikaria. Pastikan bayi mendapatkan imunisasi rutin sesuai jadwal untuk mencegah infeksi yang bisa menjadi pemicu.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus. Bila ada riwayat alergi dalam keluarga, konsultasikan dengan dokter anak untuk langkah pencegahan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Lecet atau infeksi kulit akibat garukan terus-menerus
- Gangguan tidur dan rewel yang mempengaruhi tumbuh kembang
- Pada kasus jarang, bisa berkembang menjadi angioedema (pembengkakan di lapisan kulit lebih dalam) yang memerlukan penanganan darurat
Prospek jangka panjang
Sebagian besar urtikaria pada bayi sembuh total tanpa bekas. Dengan penanganan yang tepat, gejala dapat dikendalikan. Sekitar 50% anak yang mengalami urtikaria akan membaik seiring bertambahnya usia. Harapan pemulihan umumnya sangat baik.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.