Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang menyerang bagian saluran kemih, yaitu ginjal, ureter (saluran dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, dan uretra (saluran keluar kencing). Pada anak-anak, ISK paling sering terjadi ketika bakteri dari kulit sekitar lubang kencing masuk ke kandung kemih dan berkembang biak di sana.
Fakta penting
- ISK bisa terjadi pada anak dari bayi hingga remaja.
- Penyebab paling sering adalah bakteri E. coli yang normally hidup di usus.
- Jika ditangani cepat dan tuntas, hampir semua anak sembuh sempurna.
Ya, ISK cukup sering terjadi pada anak-anak. Sekitar 8 dari 100 anak perempuan dan 2 dari 100 anak laki-laki akan mengalami ISK sebelum usia 7 tahun.
Anak perempuan lebih sering terkena ISK dibanding anak laki-laki, terutama setelah usia 1 tahun. Bayi laki-laki yang belum disunat juga memiliki risiko lebih tinggi, begitu pun anak dengan kelainan saluran kemih.
Gejala
- Demam tinggi disertai menggigil hebat.
- Anak terlihat sangat lemas, pucat, atau sulit dibangunkan.
- Kejang.
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali.
- Muntah terus-menerus sehingga tidak sedikit pun cairan bisa masuk.
- Nyeri pinggang yang sangat parah.
- ⚠Demam pada bayi di bawah 3 bulan.
- ⚠Urine berdarah (mengandung darah).
- ⚠Keluhan sakit saat kencing atau sering kencing yang membuat anak tidak bisa beraktivitas.
- ⚠Muntah berulang atau anak tampak sangat tidak nyaman.
Gejala umum
- Sering buang air kecil dan hanya sedikit urine yang keluar.
- Nyeri atau perih saat kencing.
- Urine keruh, berbau tajam, atau mengandung darah.
- Nyeri di bagian perut bawah atau pinggang.
Gejala pada anak-anak
- Demam tanpa sebab yang jelas, terutama pada bayi.
- Rewel, mudah menangis, atau tampak tidak nyaman.
- Muntah atau menolak menyusu/makan.
- Mengompol di malam hari padahal sebelumnya sudah terkontrol.
- Anak yang lebih besar mungkin mengeluh sakit perut atau sakit saat kencing.
Gejala pada lansia
- Untuk lansia, gejala ISK mungkin hanya berupa kebingungan, kelelahan, atau penurunan nafsu makan. Namun informasi di sini khusus untuk anak-anak.
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri Escherichia coli (E. coli) yang normal hidup di usus masuk ke saluran kemih.
- Kebersihan area kelamin yang kurang terjaga, misalnya dari arah belakang ke depan saat membersihkan.
- Menahan pipis terlalu lama sehingga bakteri berkembang biak.
- Pemakaian kateter urine dalam perawatan medis.
Faktor risiko
- Anak perempuan, karena uretra lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah masuk.
- Bayi laki-laki yang belum disunat.
- Kelainan struktur saluran kemih atau ginjal yang membuat urine mengalir tidak lancar.
- Sembelit (konstipasi) yang menekan kandung kemih.
- Kebiasaan menahan kencing atau tidak minum cukup.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Anak demam, terutama jika masih bayi.
- Ada darah di urine.
- Nyeri perut atau pinggang yang hebat.
- Muntah terus-menerus dan anak tidak bisa minum obat/makanan.
Buat janji temu rutin jika:
- Anak mengeluh sering buang air kecil atau nyeri saat kencing.
- Mengompol kembali pada anak yang sebelumnya sudah berhenti.
- Urine berbau menyengat atau keruh.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan anak, melakukan pemeriksaan fisik, dan meminta pemeriksaan urine untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Urinalisis: tes cepat untuk melihat sel darah putih, sel darah merah, atau bakteri dalam urine.
- Biakan urine: menumbuhkan bakteri dari sampel urine untuk mengetahui jenis kuman dan menentukan antibiotik yang paling tepat.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Untuk bayi atau anak kecil yang belum bisa buang air kecil secara terkontrol, dokter atau perawat akan menggunakan kantong urine steril yang ditempel di area kelamin. Untuk anak yang lebih besar, diminta buang air kecil ke wadah bersih. Pemeriksaan ini tidak menyakitkan, hanya memerlukan sampel urine.
Perawatan
Pengobatan ISK pada anak harus dilakukan oleh dokter. Dokter akan meresepkan obat antibiotik yang aman untuk anak sesuai usia dan berat badan. Sangat penting untuk menghabiskan antibiotik sesuai aturan, bahkan jika anak sudah merasa baikan.
Perawatan mandiri di rumah
- Beri anak banyak minum air putih untuk membantu membilas bakteri dari saluran kemih.
- Ingatkan anak untuk buang air kecil secara teratur dan jangan menahan kencing.
- Jaga kebersihan area kelamin, bersihkan dengan lembut dari depan ke belakang.
- Hindari sabun atau produk berpewangi di area kemih.
- Pastikan anak cukup istirahat.
Perawatan medis
Dokter akan memberikan resep antibiotik yang sesuai. Jangan pernah membeli atau memberikan antibiotik tanpa resep dokter. Pada sebagian anak dengan ISK berulang atau kelainan saluran kemih, dokter mungkin juga merujuk ke dokter spesialis anak ginjal (nefrologi) untuk penanganan lanjutan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk ISK. Tindakan pembedahan baru dipertimbangkan jika ditemukan kelainan struktural seperti penyempitan atau refluks urine yang tidak membaik dengan pengobatan, dan harus dievaluasi oleh dokter spesialis.
Hidup dengan kondisi ini
Selama masa penyembuhan, pantau suhu anak secara teratur. Berikan obat sesuai jadwal dan jangan henti sendiri. Pastikan anak mengganti celana dalam dengan bersih dan nyaman. Segera hubungi dokter jika keluhan semakin parah.
Tips gaya hidup
- Ajak anak buang air kecil setiap 3–4 jam, termasuk sebelum tidur.
- Pilih celana dalam dari katun yang mudah menyerap keringat.
- Hindari celana ketat dan bahan celana renang yang terlalu lama basah.
- Ajarkan anak membersihkan area kemih dengan benar setelah buang air.
Diet dan olahraga
Berikan makanan bergizi seimbang dengan banyak sayur dan buah untuk membantu daya tahan tubuh. Pastikan anak minum air putih cukup setiap hari. Anak boleh beraktivitas seperti biasa jika energinya sudah pulih, tetapi hindari kelelahan berlebihan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak mungkin merasa takut atau tidak nyaman dengan pemeriksaan atau obat yang pahit. Ciptakan suasana tenang, peluk dan beri pengertian dengan bahasa sederhana. Berikan pujian setiap kali anak mau minum obat atau buang air kecil, agar ia merasa didukung.
Pencegahan
Banyak langkah pencegahan yang bisa dilakukan, seperti mengajarkan anak kebiasaan buang air kecil yang teratur, menjaga kebersihan, dan minum cukup air putih. Dengan begitu, risiko ISK bisa ditekan secara signifikan.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk ISK saat ini.
Program skrining
Tidak diperlukan pemeriksaan urine rutin pada anak sehat. Namun dokter akan melakukan pemeriksaan rutin pada anak yang pernah ISK berulang atau memiliki kelainan saluran kemih untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis (infeksi ginjal).
- ISK berulang dapat meninggalkan jaringan parut pada ginjal, yang berisiko mengganggu fungsi ginjal jangka panjang.
- Pada kasus berat, bisa terjadi sepsis, yaitu infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh dan mengancam nyawa.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, hampir semua ISK pada anak sembuh total dengan antibiotik yang tepat dan perawatan yang baik. Komplikasi serius sangat jarang terjadi jika anak diperiksa sejak dini. Terus jalin komunikasi dengan dokter untuk memastikan anak tumbuh sehat dan ginjalnya tetap terjaga.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.