Infeksi saluran kemih pada kehamilan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Jika gejala parah, memburuk, atau mengancam jiwa, segera cari perawatan medis darurat.
Gambaran umum
Infeksi saluran kemih (ISK) pada kehamilan adalah infeksi yang terjadi pada bagian saluran kemih, seperti kandung kemih atau uretra, yang dialami oleh ibu hamil. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih dan berkembang biak. Pada ibu hamil, perubahan hormonal dan tekanan rahim pada kandung kemih membuat mereka lebih rentan terkena ISK.
Fakta penting
- ISK pada kehamilan cukup sering terjadi, terutama pada trimester kedua dan ketiga.
- Jika tidak diobati, ISK dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti infeksi ginjal atau kelahiran prematur.
- Pemeriksaan rutin urine (urin kultur) pada awal kehamilan dapat membantu mendeteksi ISK tanpa gejala (bakteriuria asimtomatik).
Ya, ISK merupakan salah satu infeksi yang paling umum terjadi pada ibu hamil. Sekitar 2-10% ibu hamil mengalami ISK, dan risiko meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.
ISK dapat menyerang semua ibu hamil, tetapi lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat ISK sebelumnya, diabetes, atau pernah melahirkan sebelumnya.
Gejala
- Demam tinggi (di atas 38°C) disertai menggigil
- Nyeri pinggang berat atau nyeri di salah satu sisi punggung
- Mual dan muntah hebat
- Kesulitan buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sama sekali
- ⚠Nyeri bawah perut yang tak kunjung reda setelah minum banyak air
- ⚠Tanda-tanda dehidrasi (mulut kering, jarang buang air kecil)
Gejala umum
- Nyeri atau rasa panas saat buang air kecil
- Sering buang air kecil dalam jumlah sedikit
- Nyeri di perut bagian bawah atau pinggang
- Urine berwarna keruh, berbau tidak sedap, atau mengandung darah
- Rasa tidak nyaman di daerah kemaluan
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri (biasanya Escherichia coli) yang masuk ke saluran kemih dari saluran cerna atau area sekitar anus.
- Perubahan hormonal selama kehamilan yang memengaruhi aliran urine dan melemahkan otot saluran kemih.
- Tekanan rahim yang membesar pada kandung kemih, sehingga urine sulit keluar sepenuhnya.
Faktor risiko
- Riwayat ISK sebelumnya
- Diabetes melitus (kencing manis)
- Aktivitas seksual yang sering
- Penggunaan alat kontrasepsi tertentu (misal, diafragma) sebelum hamil
- Riwayat infeksi ginjal sebelumnya
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam tinggi, menggigil, nyeri pinggang hebat, atau muntah
- Tidak bisa buang air kecil atau nyeri hebat saat BAK
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasakan gejala ringan seperti sering BAK atau nyeri saat BAK segera periksakan ke dokter atau bidan.
- Pada setiap kunjungan antenatal, lakukan pemeriksaan urine untuk deteksi dini.
Diagnosis
Dokter atau bidan akan mendiagnosis ISK dengan menanyakan gejala, melakukan pemeriksaan fisik, dan memeriksa contoh urine di laboratorium.
Tes yang mungkin dilakukan
- Urinalisis: tes cepat untuk melihat adanya sel darah putih, darah, atau bakteri dalam urine.
- Urine kultur: tes untuk memastikan jenis bakteri dan menentukan antibiotik yang tepat (tetapi tanpa menyebutkan nama antibiotik).
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat pemeriksaan, Anda akan diminta memberikan contoh urine bersih (midstream) ke dalam wadah steril. Hasil kultur biasanya memerlukan 2-3 hari. Dokter akan meresepkan pengobatan yang aman untuk kehamilan.
Perawatan
Pengobatan ISK pada kehamilan bertujuan untuk membersihkan infeksi dengan aman bagi ibu dan janin. Dokter akan meresepkan antibiotik yang telah terbukti aman selama kehamilan. Penting untuk meminum obat sesuai petunjuk hingga habis, meskipun gejala sudah hilang.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum air putih yang banyak (minimal 8-10 gelas per hari) untuk membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih.
- Kosongkan kandung kemih sepenuhnya setiap kali buang air kecil.
- Hindari menahan buang air kecil terlalu lama.
- Kompres hangat di perut bagian bawah untuk meredakan nyeri.
- Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berat.
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik yang aman untuk kehamilan, biasanya selama 3-7 hari. Selama pengobatan, Anda akan dimonitor dengan tes urine ulang untuk memastikan infeksi hilang. Jangan pernah membeli atau minum antibiotik tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk ISK pada kehamilan. Hanya jika terjadi komplikasi seperti abses ginjal atau sumbatan saluran kemih yang parah, mungkin perlu tindakan oleh dokter spesialis.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda didiagnosis ISK saat hamil, tetap tenang. Ikuti pengobatan dan anjuran dokter. Anda bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa, tetapi perhatikan kebersihan diri dan banyak minum air putih.
Tips gaya hidup
- Selalu jaga kebersihan area kemaluan: bersihkan dari depan ke belakang setelah buang air besar.
- Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
- Hindari penggunaan sabun kewanitaan yang keras atau douching.
- Cukupi kebutuhan cairan harian.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, dan protein. Hindari makanan terlalu manis karena dapat memperburuk infeksi. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan, kecuali dokter menyarankan istirahat.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
ISK bisa membuat Anda cemas terutama karena dampaknya pada kehamilan. Bicarakan perasaan Anda dengan pasangan atau tenaga kesehatan. Ingat, dengan pengobatan yang tepat, Anda bisa pulih sepenuhnya.
Pencegahan
Meskipun tidak selalu bisa dicegah, risiko ISK dapat dikurangi dengan kebiasaan sehat dan pemeriksaan rutin selama kehamilan.
Program skrining
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan pemeriksaan urine rutin pada setiap kunjungan antenatal untuk mendeteksi ISK tanpa gejala (bakteriuria asimtomatik) yang sering terjadi pada ibu hamil.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi ginjal (pielonefritis) yang dapat menyebabkan demam tinggi, sakit pinggang hebat, dan risiko kerusakan ginjal.
- Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.
- Peningkatan risiko infeksi pada janin (jarang terjadi).
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, hampir semua ISK pada kehamilan dapat diobati dengan sukses tanpa dampak jangka panjang pada ibu dan bayi. Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, Anda bisa menjalani kehamilan yang sehat. Jangan ragu untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan Anda.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Puskesmas terdekat ↗ · Indonesia
- Bidan Praktik Mandiri (BPM) ↗ · Indonesia
- Hotline Ibu & Anak Kemenkes ↗ · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.