USG untuk Anak Demam: Apa yang Perlu Diketahui
Gambaran umum
USG (Ultrasonografi) adalah pemeriksaan dengan gelombang suara untuk melihat organ dalam tubuh. Pada anak yang demam, dokter bisa meminta USG untuk mencari sumber infeksi yang tidak jelas, misalnya di ginjal, kandung kemih, paru-paru, atau perut.
Fakta penting
- USG tidak menggunakan radiasi, sehingga aman untuk anak.
- Pemeriksaan USG biasanya tidak nyeri dan tidak memerlukan jarum suntik.
- Dokter menggunakan USG hanya jika diperlukan untuk menemukan penyebab demam yang tidak kunjung jelas.
USG cukup sering digunakan untuk anak demam, terutama saat dokter mencurigai infeksi di organ dalam atau demam tanpa sumber yang jelas.
USG ini dilakukan pada bayi dan anak dari berbagai usia, terutama yang demam berkepanjangan atau menunjukkan gejala yang mengarah ke infeksi di saluran kemih, dada, atau perut.
Gejala
- Segera hubungi layanan darurat jika anak demam disertai kejang.
- Segera hubungi layanan darurat jika anak kesulitan bernapas atau napas sangat cepat.
- Segera hubungi layanan darurat jika anak tidak sadar atau sulit dibangunkan.
- Segera hubungi layanan darurat jika muncul bintik merah/ungu di kulit yang tidak hilang saat ditekan.
- ⚠Temui dokter di hari yang sama jika demam berlangsung lebih dari 3 hari.
- ⚠Temui dokter di hari yang sama jika ada nyeri perut hebat.
- ⚠Temui dokter di hari yang sama jika anak tampak lemas dan tidak mau minum.
- ⚠Temui dokter di hari yang sama jika muntah terus-menerus.
- ⚠Temui dokter di hari yang sama jika nyeri ketika buang air kecil.
Gejala umum
- Demam tinggi
- Nyeri perut
- Nyeri saat buang air kecil
- Batuk atau sesak napas
- Muntah atau diare
Gejala pada anak-anak
- Bayi menjadi rewel, sulit minum, atau tidur terus
- Anak tampak lemas dan tidak mau bermain
- Keluhan nyeri saat kencing atau sering kencing
Gejala pada lansia
- Pada lansia, demam mungkin tidak terlalu tinggi, tetapi bisa disertai kebingungan atau penurunan kesadaran; tetap perlu pemeriksaan segera.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi saluran kemih (paling sering pada bayi)
- Pneumonia atau infeksi paru-paru
- Infeksi pada perut, seperti abses atau radang usus
- Infeksi pada sendi atau tulang
- Penumpukan cairan atau nanah yang bisa dilihat dengan USG
Faktor risiko
- Usia kurang dari 2 tahun
- Demam tanpa sumber yang jelas setelah pemeriksaan fisik
- Riwayat infeksi saluran kemih berulang
- Kelainan bawaan pada saluran kemih atau ginjal
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak tampak sangat lemas atau letargis
- Jika demam disertai kejang
- Jika anak sulit bernapas atau timbul bintik-bintik perdarahan di kulit
Buat janji temu rutin jika:
- Jika demam berlangsung lebih dari 2–3 hari
- Jika anak mengeluh sakit saat buang air kecil
- Jika dokter menyarankan USG untuk mencari sumber infeksi
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan menanyakan keluhan, memeriksa suhu tubuh, dan melakukan pemeriksaan fisik. Jika sumber demam tidak jelas, dokter dapat meminta USG untuk melihat organ dalam.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG perut
- USG ginjal dan kandung kemih
- USG dada (toraks)
- USG sendi atau tulang
- Pemeriksaan darah dan urine untuk membantu menemukan infeksi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anak akan diminta berbaring di atas meja pemeriksaan. Dokter atau petugas mengoleskan gel di kulit, lalu menempelkan alat berbentuk mirip mikrofon yang digerakkan di area tertentu. Pemeriksaan biasanya berlangsung sekitar 15–30 menit dan tidak menimbulkan nyeri.
Perawatan
Pengobatan diberikan setelah hasil USG dan pemeriksaan lain diketahui. Tujuan pengobatan adalah mengatasi infeksi dan menurunkan demam secara aman.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan cairan yang cukup agar anak tidak dehidrasi
- Kompres hangat di dahi atau ketiak untuk menenangkan anak
- Biarkan anak beristirahat sesuai kebutuhan
- Pantau suhu dan kondisi anak secara berkala
Perawatan medis
Jika ditemukan infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai untuk anak, atau obat lain sesuai penyebab yang ditemukan. Obat penurun panas hanya diberikan oleh dokter atau sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Semua obat harus diberikan sesuai dosis yang dianjurkan dokter atau apoteker.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jarang, tetapi jika USG menunjukkan adanya abses (nanah dalam jaringan) atau komplikasi tertentu yang tidak bisa ditangani hanya dengan obat, dokter bedah anak dapat mempertimbangkan tindakan pembedahan.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah USG, anak boleh kembali beraktivitas jika kondisinya memungkinkan. Selama pemulihan, pastikan anak cukup minum, makan bergizi, dan beristirahat. Ikuti anjuran dokter untuk kontrol ulang.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh anak
- Jaga kebersihan makanan dan minuman
- Pastikan anak mendapat imunisasi sesuai jadwal
- Jangan merokok di dekat anak karena dapat memperberat infeksi
Diet dan olahraga
Berikan makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup. Anak boleh bermain ringan jika sudah mulai pulih, tetapi hindari aktivitas berat sampai kondisinya kembali normal.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Merawat anak yang demam bisa membuat orang tua cemas. Hal ini wajar. Luangkan waktu untuk berbicara dengan tenaga kesehatan bila Anda khawatir, dan jangan ragu meminta bantuan keluarga untuk menjaga kesehatan mental Anda.
Pencegahan
Sebagian penyebab demam dapat dicegah dengan vaksinasi dan kebersihan yang baik, tetapi tidak semua demam dapat dicegah karena banyak infeksi ringan yang umum terjadi pada anak.
Vaksin
Imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal yang dianjurkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) sangat penting untuk mencegah penyakit infeksi yang dapat menyebabkan demam, seperti pneumonia dan meningitis.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi dapat menyebar ke darah dan menyebabkan sepsis
- Demam yang berkepanjangan bisa menyebabkan dehidrasi dan gangguan pertumbuhan
- Kejang demam yang berulang jika demam sangat tinggi
Prospek jangka panjang
Dengan pemeriksaan USG dan pengobatan yang tepat, sebagian besar anak pulih sepenuhnya dari penyebab demam. Keterlambatan diagnosis jarang terjadi jika orang tua rutin memeriksakan anak ke dokter ketika diperlukan.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.