Pemeriksaan USG pada Masa Pemulihan COVID-19
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pemeriksaan USG (ultrasonografi) adalah tes pencitraan yang memanfaatkan gelombang suara untuk melihat kondisi organ di dalam tubuh. Pada orang yang sedang memulihkan diri dari COVID-19, USG digunakan untuk memeriksa paru-paru, jantung, dan organ lain yang mungkin terpengaruh infeksi. Tujuannya adalah memantau proses penyembuhan serta mendeteksi masalah sejak dini.
Fakta penting
- USG tidak menggunakan radiasi, sehingga aman dan tidak menimbulkan nyeri.
- Pemeriksaan biasanya memakan waktu 15–45 menit, tergantung organ yang diperiksa.
- Hasil USG membantu dokter menilai fungsi organ setelah infeksi COVID-19.
Pemeriksaan ini semakin sering digunakan, terutama untuk pasien yang mengalami keluhan berkepanjangan setelah COVID-19 (long COVID). Di Indonesia, layanan USG tersedia di banyak rumah sakit dan puskesmas dengan fasilitas memadai.
Ditujukan untuk mereka yang sedang dalam masa pemulihan COVID-19, terutama yang pernah dirawat di rumah sakit, memiliki penyakit jantung atau paru, atau merasakan gejala menetap seperti sesak napas dan nyeri dada.
Gejala
- Sesak napas berat yang membuat tidak bisa bicara satu kalimat — segera hubungi layanan gawat darurat
- Nyeri dada terasa ditekan, menjalar ke lengan atau rahang — segera hubungi layanan gawat darurat
- Bibir atau wajah membiru — segera hubungi layanan gawat darurat
- Batuk darah dalam jumlah banyak — segera hubungi layanan gawat darurat
- Tiba-tiba pingsan atau tidak sadarkan diri — segera hubungi layanan gawat darurat
- ⚠Sesak napas yang makin memburuk dari hari ke hari
- ⚠Demam tinggi yang tidak turun
- ⚠Nyeri dada yang muncul saat istirahat atau aktivitas yang sangat ringan
- ⚠Pembengkakan tungkai tiba-tiba, disertai rasa sakit atau warna kulit pucat
Gejala umum
- Sesak napas atau napas terasa berat saat beraktivitas ringan
- Nyeri atau tidak nyaman di dada
- Batuk berkepanjangan yang tidak kunjung membaik
- Kelelahan yang tidak biasa atau cepat lelah
- Jantung berdebar-debar tanpa sebab yang jelas
Gejala pada anak-anak
- Anak tampak lesu atau tidak bersemangat bermain
- Napas lebih cepat atau berbunyi saat menarik napas
- Sulit menyusu atau makan sehingga asupan berkurang
Gejala pada lansia
- Sesak napas makin berat saat beraktivitas ringan, misalnya berjalan di dalam rumah
- Kebingungan atau penurunan kesadaran tanpa sebab yang jelas
- Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki
- Memburuknya penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi atau diabetes
Penyebab
Penyebab utama
- Peradangan sisa (inflamasi) pada paru-paru atau jantung
- Jaringan parut pada paru akibat infeksi berat
- Gangguan pada pembuluh darah yang memengaruhi aliran darah ke organ
Faktor risiko
- Pernah menderita COVID-19 dengan gejala berat atau harus dirawat di rumah sakit
- Usia lanjut
- Memiliki penyakit jantung, paru, diabetes, atau hipertensi
- Perokok atau memiliki riwayat merokok
- Memiliki gejala long COVID yang berlangsung lebih dari 4 minggu
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika nyeri dada kambuh atau memburuk
- Jika sesak napas bertambah berat dan semakin sulit beraktivitas
- Jika jantung berdebar atau pusing sangat mengganggu aktivitas
Buat janji temu rutin jika:
- Jika keluhan seperti batuk, lelah, atau nyeri dada bertahan lebih dari 4 minggu setelah COVID-19
- Jika pernah dirawat di rumah sakit karena COVID-19, untuk pemeriksaan lanjutan
- Jika dokter menyarankan pemantauan rutin karena Anda memiliki penyakit penyerta
Diagnosis
Pemeriksaan dimulai dengan Anda berbaring di meja periksa. Petugas akan mengoleskan gel dingin pada kulit dada atau perut. Alat kecil (transduser) digerakkan perlahan di area tersebut. Gelombang suara akan membentuk gambaran organ di layar monitor.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG paru — untuk menilai kondisi paru-paru dan selaput di sekitarnya, termasuk adanya cairan
- Ekokardiografi (USG jantung) — untuk melihat ukuran, fungsi pompa, dan katup jantung
- USG perut — jika ada keluhan seperti nyeri perut, mual, atau gangguan ginjal
- Pemeriksaan penunjang lain, seperti tes darah dan CT scan, bila diperlukan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Kebanyakan USG tidak menimbulkan nyeri. Anda tidak perlu berpuasa kecuali dokter meminta untuk USG perut. Setelah selesai, Anda bisa langsung kembali beraktivitas. Hasil akan dijelaskan oleh dokter, biasanya saat itu juga atau pada kunjungan berikutnya.
Perawatan
USG adalah alat diagnostik, bukan pengobatan. Jika hasil USG menemukan kelainan, dokter akan menyusun rencana perawatan sesuai kondisi yang ditemukan. Tujuan utamanya adalah meredakan gejala dan membantu organ pulih.
Perawatan mandiri di rumah
- Ikuti jadwal kontrol dokter dan lakukan pemeriksaan lanjutan yang disarankan
- Latihan napas dalam secara teratur, sesuai panduan tenaga kesehatan
- Tingkatkan aktivitas secara bertahap dan istirahat cukup
- Catat gejala baru atau yang memburuk untuk dilaporkan saat konsultasi
Perawatan medis
Penanganan bisa berupa obat-obatan yang diresepkan dokter, misalnya untuk mengurangi peradangan atau memperbaiki fungsi jantung. Dokter juga dapat merekomendasikan rehabilitasi paru, fisioterapi, atau program latihan yang diawasi. Semua pilihan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jarang dibutuhkan. Prosedur pembedahan hanya dipertimbangkan jika ada komplikasi serius, misalnya penumpukan cairan yang tidak dapat ditangani dengan cara lain. Keputusan ini selalu dibahas oleh tim dokter bersama pasien.
Hidup dengan kondisi ini
Pemulihan pasca-COVID membutuhkan waktu dan kesabaran. Dengarkan sinyal tubuh: jangan memaksakan diri terlalu cepat. Bicarakan keluhan Anda dengan dokter, dan jangan ragu meminta bantuan keluarga untuk pekerjaan yang melelahkan.
Tips gaya hidup
- Hindari merokok dan paparan asap rokok
- Kelola stres dengan teknik relaksasi, napas teratur, atau meditasi
- Pastikan tidur cukup dan teratur
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur, buah, dan protein sehat. Minum air yang cukup. Mulailah aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau peregangan, lalu tingkatkan secara bertahap. Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulai olahraga.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Keluhan yang berkepanjangan dapat memicu kecemasan, sedih, atau perasaan frustrasi. Ini adalah respons yang wajar. Jika perasaan tersebut mengganggu aktivitas atau tidur, ceritakan kepada orang yang Anda percaya atau tenaga kesehatan. Dukungan psikologis sangat membantu dalam pemulihan.
Pencegahan
Pemeriksaan USG tidak mencegah penyakit, tetapi dapat mencegah komplikasi yang lebih serius dengan mendeteksi masalah lebih awal. Upaya pencegahan terbaik adalah melindungi diri dari infeksi COVID-19.
Vaksin
Vaksinasi COVID-19, sesuai pedoman Kemenkes, efektif mengurangi risiko gejala berat yang dapat merusak organ. Tetap jadwalkan vaksinasi sesuai rekomendasi.
Program skrining
USG bukanlah tes skrining rutin untuk semua orang. Dokter akan menyarankan bila ada indikasi, seperti gejala menetap atau riwayat perawatan intensif.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Masalah paru atau jantung yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan sesak napas makin berat
- Cairan di paru yang tidak ditangani berisiko menyebabkan infeksi tambahan
- Gangguan fungsi jantung yang terlambat diketahui dapat memicu kondisi gagal jantung
Prospek jangka panjang
Dengan deteksi dini dan tata laksana yang tepat, mayoritas pasien mengalami perbaikan bertahap. Pemeriksaan USG membantu dokter melihat perubahan di dalam tubuh sehingga pengobatan dapat dimulai lebih awal. Meski pemulihan bisa memakan waktu berbulan-bulan, banyak orang akhirnya kembali beraktivitas seperti sedia kala. Tetaplah optimis dan patuh pada saran tenaga kesehatan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.