Preparing for HIDA scan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pemindaian HIDA (Hepatobiliary Iminodiacetic Acid) adalah tes pencitraan yang menggunakan zat radioaktif dosis rendah untuk melihat bagaimana kantong empedu, saluran empedu, dan hati Anda bekerja. Zat ini disuntikkan ke pembuluh darah, lalu kamera khusus mengambil gambar untuk melihat aliran empedu dari hati ke usus. Tes ini membantu dokter mengevaluasi fungsi kantong empedu dan mendeteksi penyumbatan atau masalah lainnya.
Fakta penting
- Pemindaian HIDA tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya selesai dalam 1-2 jam.
- Zat radioaktif yang digunakan sangat kecil dan aman, serta akan keluar dari tubuh melalui urine dalam beberapa jam.
- Anda mungkin diminta berpuasa selama 4–6 jam sebelum tes, kecuali jika dokter memberi petunjuk lain.
Pemindaian HIDA cukup sering digunakan, terutama jika dokter mencurigai masalah pada kantong empedu atau saluran empedu, seperti batu empedu yang menyumbat, peradangan kantong empedu (kolesistitis), atau gangguan fungsi empedu.
Tes ini dapat dilakukan pada orang dewasa dan anak-anak yang memiliki gejala seperti nyeri perut kanan atas, mual, muntah, atau demam yang mengarah pada masalah empedu atau hati.
Gejala
- Nyeri perut kanan atas yang sangat hebat dan mendadak
- Demam tinggi (di atas 38,5°C) disertai menggigil
- Kulit atau mata kuning yang memburuk dengan cepat
- Muntah terus-menerus hingga tidak bisa minum
- Perut terasa kaku dan sangat sakit saat disentuh
- ⚠Nyeri perut yang menetap meski sudah minum obat pereda nyeri ringan
- ⚠Mual dan muntah yang menyebabkan dehidrasi (mulut kering, jarang buang air kecil)
- ⚠Demam ringan yang berlangsung lebih dari 1-2 hari
Gejala umum
- Nyeri tumpul atau tajam di perut kanan atas atau tengah yang bisa menjalar ke punggung atau bahu kanan
- Mual dan muntah, terutama setelah makan makanan berlemak
- Perut terasa penuh atau kembung
- Demam ringan atau menggigil
- Kulit atau mata menguning (jaundice)
- Urine berwarna gelap atau tinja berwarna pucat
Gejala pada anak-anak
- Pada anak-anak, gejala mungkin sulit dikenali. Mereka bisa rewel, tidak mau makan, atau mengeluh sakit perut yang tidak jelas.
- Muntah berulang atau demam tanpa sebab yang jelas juga bisa menjadi tanda.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, gejala bisa lebih samar, seperti kehilangan nafsu makan, lemas, atau kebingungan.
- Nyeri perut mungkin tidak terlalu terasa, tetapi demam atau jaundice tetap perlu diwaspadai.
Penyebab
Penyebab utama
- Tes HIDA sendiri bukanlah kondisi medis, melainkan alat diagnostik. Dokter biasanya menyarankan tes ini jika ada dugaan masalah pada kandung empedu atau saluran empedu.
- Penyebab umum masalah tersebut antara lain batu empedu yang menyumbat saluran, radang atau infeksi kandung empedu (kolesistitis), atau gangguan fungsi kandung empedu (diskinesia bilier).
Faktor risiko
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Pola makan tinggi lemak dan rendah serat
- Penurunan berat badan yang cepat
- Usia di atas 40 tahun
- Jenis kelamin perempuan – wanita lebih sering terkena batu empedu
- Riwayat keluarga dengan penyakit kandung empedu
- Penyakit tertentu seperti diabetes, sirosis, atau anemia sel sabit
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke IGD jika Anda mengalami nyeri perut kanan atas yang parah dan tiba-tiba, terutama jika disertai demam tinggi atau muntah hebat.
Buat janji temu rutin jika:
- Temui dokter jika Anda sering merasa nyeri perut kanan atas setelah makan, atau jika Anda mengalami jaundice ringan (kulit sedikit kuning) tanpa rasa sakit parah.
- Diskusikan dengan dokter apakah tes HIDA diperlukan jika Anda sudah didiagnosis dengan batu empedu atau gangguan fungsi empedu.
Diagnosis
Pemindaian HIDA biasanya dilakukan setelah dokter mencurigai masalah kandung empedu atau saluran empedu berdasarkan gejala dan hasil tes sederhana seperti USG perut. Tes ini memberikan informasi lebih detail tentang fungsi dan aliran empedu.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemindaian HIDA dengan suntikan zat radioaktif ringan
- Tes darah untuk memeriksa fungsi hati dan tanda infeksi
- USG perut untuk melihat batu empedu atau penebalan dinding kandung empedu
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat tes, Anda akan berbaring di atas meja pemindai. Perawat akan menyuntikkan zat radioaktif ke pembuluh darah lengan Anda. Kamera khusus akan mengambil gambar setiap beberapa menit selama sekitar 1 jam. Anda mungkin diminta minum susu atau cairan berlemak untuk merangsang pengosongan kandung empedu. Tes tidak sakit, hanya sedikit seperti disuntik biasa. Setelah selesai, Anda bisa beraktivitas normal dan minum banyak air untuk membantu mengeluarkan zat dari tubuh.
Perawatan
Perawatan untuk masalah yang ditemukan melalui pemindaian HIDA tergantung pada penyebabnya. Jika ditemukan batu empedu atau peradangan, dokter akan merekomendasikan penanganan yang sesuai.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak minum air putih untuk membantu fungsi hati dan empedu.
- Kurangi makanan tinggi lemak dan gorengan, ganti dengan makanan kaya serat seperti sayur dan buah.
- Jika berat badan berlebih, usahakan menurunkan berat badan secara bertahap — penurunan drastis justru memicu batu empedu.
Perawatan medis
Penanganan medis dapat meliputi pemberian antibiotik jika ada infeksi, atau obat untuk melancarkan aliran empedu. Dalam kasus tertentu, dokter mungkin menyarankan prosedur pengangkatan batu empedu melalui endoskopi. Semua pengobatan harus dengan resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika kandung empedu meradang parah atau batu empedu menyebabkan gejala berulang, operasi pengangkatan kandung empedu (kolesistektomi) sering direkomendasikan. Ini adalah prosedur laparoskopi yang minimal invasif dengan pemulihan cepat.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah menjalani pemindaian HIDA, Anda dapat kembali beraktivitas normal. Jika hasil tes menunjukkan masalah pada kandung empedu, dokter akan memberikan rencana perawatan. Dengan penanganan yang tepat, kebanyakan orang dapat hidup normal tanpa keluhan berarti.
Tips gaya hidup
- Jaga pola makan seimbang dengan lemak sehat (misalnya alpukat, ikan) dan hindari makanan olahan.
- Minum air putih minimal 8 gelas sehari.
- Olahraga teratur, seperti jalan kaki 30 menit setiap hari, untuk menjaga berat badan ideal.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan kaya serat (sayuran, buah, gandum utuh) dan batasi lemak jenuh. Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang sangat dianjurkan. Hindari diet ketat atau puasa ekstrem yang bisa memicu batu empedu.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menunggu hasil tes atau menghadapi masalah kandung empedu bisa menimbulkan kecemasan. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau teman. Jangan ragu untuk meminta dukungan psikologis jika perlu.
Pencegahan
Tidak semua masalah kandung empedu dapat dicegah, tetapi gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko. Menjaga berat badan ideal, makan teratur, dan menghindari penurunan berat badan drastis adalah langkah penting.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah masalah kandung empedu.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk penyakit kandung empedu. Jika Anda memiliki faktor risiko atau gejala, konsultasikan dengan dokter. Pemindaian HIDA hanya dilakukan jika ada indikasi medis.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Peradangan kandung empedu (kolesistitis) yang bisa menyebabkan infeksi serius
- Penyumbatan saluran empedu total yang memicu jaundice parah dan kerusakan hati
- Pankreatitis (radang pankreas) akibat batu empedu yang menyumbat saluran pankreas
- Perforasi (pecahnya) kandung empedu yang merupakan kondisi darurat
Prospek jangka panjang
Jika masalah terdeteksi lebih awal dan ditangani, kebanyakan orang pulih sepenuhnya. Pengangkatan kandung empedu pun tidak mempengaruhi kualitas hidup secara signifikan — tubuh akan beradaptasi. Dengan perubahan pola makan dan gaya hidup, Anda tetap bisa hidup sehat dan aktif.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.