Pemeriksaan Varises: Apakah Rontgen (X-ray) Diperlukan?
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Varises adalah pembuluh darah vena yang membesar, bengkak, dan terpuntir, biasanya di kaki. Pemeriksaan dengan rontgen (X-ray) jarang digunakan untuk varises. Dokter biasanya menggunakan USG (ultrasonografi) untuk melihat aliran darah dan struktur vena.
Fakta penting
- Varises terjadi ketika katup dalam vena melemah sehingga darah menggenang.
- Rontgen biasa tidak dapat menunjukkan aliran darah, hanya gambar tulang dan struktur padat.
- USG Doppler adalah pemeriksaan utama untuk varises karena dapat menilai aliran darah.
- Varises sangat umum, terutama pada wanita dan orang yang sering berdiri lama.
Ya, varises sangat umum. Diperkirakan sekitar 1 dari 4 orang dewasa mengalaminya.
Varises lebih sering terjadi pada wanita, orang yang berdiri atau duduk lama dalam pekerjaan, ibu hamil, dan mereka yang memiliki riwayat keluarga varises.
Gejala
- Kaki tiba-tiba bengkak hebat dan nyeri hebat.
- Nyeri dada, sesak napas, atau batuk darah (tanda bekuan darah di paru-paru).
- Jika Anda menduga ada bekuan darah di vena dalam (trombosis vena dalam), segera hubungi layanan darurat (119).
- ⚠Vena yang terasa keras, panas, merah, dan sangat nyeri (mungkin tromboflebitis).
- ⚠Luka atau borok di kaki yang tidak kunjung sembuh.
- ⚠Perdarahan dari varises yang sulit berhenti.
Gejala umum
- Nyeri atau rasa berat di kaki, terutama setelah berdiri lama.
- Pembengkakan di pergelangan kaki atau tungkai bawah.
- Kulit di sekitar vena terasa gatal, perih, atau seperti terbakar.
- Kram otot di malam hari, terutama di betis.
- Vena tampak menonjol, berwarna biru atau ungu, dan terpuntir.
Gejala pada anak-anak
- Varises jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada, biasanya terkait kondisi bawaan. Gejalanya mirip dengan orang dewasa seperti nyeri atau bengkak di kaki.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, varises bisa lebih parah karena kulit lebih tipis dan rapuh.
- Risiko timbul luka atau borok (ulkus) di kulit dekat pergelangan kaki lebih tinggi.
- Pembengkakan kronis dan perubahan warna kulit (hiperpigmentasi) sering terjadi.
Penyebab
Penyebab utama
- Katup dalam vena yang melemah atau rusak, sehingga darah tidak dapat mengalir ke atas dengan baik dan menggenang di vena.
- Dinding vena yang meregang dan kehilangan elastisitas.
Faktor risiko
- Usia (semakin tua, risiko semakin besar).
- Jenis kelamin perempuan (terutama karena perubahan hormon).
- Kehamilan (tekanan dari rahim dan perubahan hormon).
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
- Pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk lama.
- Riwayat keluarga dengan varises.
- Kurang bergerak atau olahraga.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika ada tanda infeksi atau bekuan darah seperti vena merah, panas, bengkak hebat, atau nyeri luar biasa.
- Jika muncul luka atau borok di kaki yang tidak kunjung sembuh.
- Jika varises berdarah dan sulit dihentikan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika varises mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya nyeri terus-menerus atau kesulitan berjalan.
- Jika Anda khawatir dengan penampilan varises dan ingin mengetahui pilihan pengobatan.
- Jika ada gejala baru atau memburuk secara bertahap.
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, dokter akan merujuk Anda untuk pemeriksaan pencitraan. Rontgen (X-ray) bukanlah pemeriksaan standar untuk varises. Pemeriksaan utama adalah USG Doppler, yang menggunakan gelombang suara untuk melihat aliran darah dan struktur vena.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: dokter melihat dan meraba vena di kaki, biasanya sambil Anda berdiri.
- USG Doppler (ultrasonografi): pemeriksaan tanpa rasa sakit yang menunjukkan aliran darah dan mendeteksi katup yang bocor.
- Venografi: jarang digunakan, yaitu menyuntikkan zat kontras ke vena lalu mengambil gambar dengan sinar-X untuk melihat aliran darah. Ini bukan rontgen biasa.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta berdiri atau berbaring selama pemeriksaan USG. Gel akan dioleskan pada kulit, dan alat kecil (transduser) digerakkan di atas area tersebut. Prosedur ini tidak sakit dan biasanya selesai dalam 30-60 menit. Hasil dapat langsung diketahui oleh dokter.
Perawatan
Tujuan pengobatan varises adalah mengurangi gejala, mencegah komplikasi, dan memperbaiki penampilan jika diinginkan. Pilihan pengobatan tergantung pada tingkat keparahan, gejala, dan kesehatan secara keseluruhan. Diskusikan dengan dokter untuk memilih yang terbaik bagi Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Angkat kaki setinggi mungkin saat beristirahat, misalnya dengan bantal di bawah kaki saat tidur.
- Gunakan stoking kompresi (kaus kaki elastis) yang diresepkan dokter untuk membantu memompa darah ke atas.
- Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Bergeraklah setiap 30 menit.
- Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda untuk memperlancar sirkulasi.
- Jaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan pada vena kaki.
Perawatan medis
Jika perawatan mandiri tidak cukup, dokter dapat menyarankan prosedur seperti skleroterapi (suntikan larutan khusus untuk menutup vena), ablasi termal menggunakan laser atau gelombang radio, atau flebektomi (operasi kecil dengan sayatan kecil untuk mengangkat vena). Semua prosedur dilakukan oleh dokter spesialis dan biasanya rawat jalan. Ikuti petunjuk dokter sebelum dan sesudah prosedur.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan jika varises sangat besar, nyeri hebat, ada komplikasi seperti ulkus (luka) atau perdarahan, atau jika perawatan lain tidak berhasil. Dokter bedah vaskular akan menentukan jenis operasi yang paling sesuai.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan varises bisa dijalani dengan baik dengan mengelola faktor risiko dan menerapkan kebiasaan sehat. Angkat kaki secara teratur, jaga berat badan, dan gunakan stoking kompresi jika dianjurkan. Perhatikan tanda-tanda komplikasi dan periksakan diri secara rutin ke dokter.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok karena merokok dapat merusak pembuluh darah dan memperburuk varises.
- Hindari pakaian ketat yang membatasi aliran darah di pinggang atau kaki.
- Jika pekerjaan mengharuskan duduk atau berdiri lama, lakukan peregangan kaki secara berkala.
- Tidur dengan posisi kaki sedikit lebih tinggi dari jantung.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan tinggi serat (sayuran, buah, biji-bijian) dan rendah garam untuk mengurangi retensi air. Perbanyak minum air putih. Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang sangat baik untuk melancarkan sirkulasi darah di kaki. Hindari olahraga berat yang membebani kaki secara berlebihan tanpa konsultasi dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Varises dapat memengaruhi kepercayaan diri karena penampilan atau rasa tidak nyaman. Jika Anda merasa cemas atau depresi, bicarakan dengan dokter atau konselor. Dukungan dari keluarga dan teman juga sangat penting.
Pencegahan
Varises tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, terutama jika ada faktor keturunan. Namun, risiko dapat dikurangi dengan menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, tidak duduk atau berdiri terlalu lama, serta mengenakan stoking kompresi jika disarankan dokter.
Vaksin
Tidak ada vaksin untuk mencegah varises.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk varises pada populasi umum. Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan jika Anda memiliki gejala atau faktor risiko tinggi.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pembengkakan kronis pada kaki dan pergelangan kaki.
- Perubahan warna kulit (coklat kehitaman) karena penumpukan zat besi dari darah.
- Eksim stasis (kulit kering, bersisik, dan gatal).
- Ulkus (luka terbuka) di dekat pergelangan kaki yang sulit sembuh.
- Perdarahan dari varises yang pecah.
- Tromboflebitis (radang vena dengan bekuan darah) di vena superfisial.
- Trombosis vena dalam (DVT) — bekuan di vena dalam yang dapat mengancam jiwa jika menyebar ke paru-paru.
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, varises dapat dikelola dengan baik. Banyak pilihan pengobatan efektif yang tersedia, mulai dari perawatan mandiri hingga prosedur minimal invasif. Komplikasi serius jarang terjadi jika Anda memeriksakan diri secara teratur dan mengikuti saran dokter. Kualitas hidup dapat tetap baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.