hemorrhoids urine test explained
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Wasir (hemoroid) adalah pembengkakan pembuluh darah di area anus dan rektum bawah. Tes urine (pemeriksaan air seni) dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari gejala yang mirip, seperti infeksi saluran kemih atau masalah ginjal, bukan untuk mendiagnosis wasir secara langsung.
Fakta penting
- Wasir tidak dapat didiagnosis melalui tes urine; diagnosis utama adalah melalui pemeriksaan fisik dan anoskopi.
- Tes urine mungkin diminta dokter untuk memastikan tidak ada infeksi atau darah di urine yang bisa menandakan kondisi lain.
- Gejala wasir seperti pendarahan saat buang air besar bisa mirip dengan masalah usus lain, sehingga tes lain kadang diperlukan.
Wasir sangat umum, terutama pada orang dewasa. Diperkirakan sekitar 75% orang pernah mengalami wasir setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Wasir dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang berusia 45–65 tahun, ibu hamil, dan mereka yang sering duduk lama atau mengejan saat buang air besar.
Gejala
- Pendarahan hebat dari anus yang tidak berhenti setelah beberapa menit
- Nyeri amat sangat yang membuat Anda tidak bisa duduk atau bergerak
- Pusing, lemas, atau pingsan setelah buang air besar (tanda kehilangan banyak darah)
- ⚠Pendarahan berulang atau gumpalan darah pada tinja
- ⚠Nyeri yang tidak mereda setelah buang air besar atau setelah pengobatan rumahan
- ⚠Benjolan di anus yang terasa keras, nyeri, atau membiru (kemungkinan wasir beku/trombosis)
Gejala umum
- Pendarahan merah terang saat buang air besar (misalnya di tisu atau di dalam toilet)
- Gatal atau iritasi di area anus
- Nyeri atau rasa tidak nyaman, terutama saat duduk
- Benjolan di sekitar anus
- Bengkak di area anus
Gejala pada anak-anak
- Wasir jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada gejala seperti pendarahan atau benjolan, lebih mungkin disebabkan oleh masalah lain seperti fisura ani atau sembelit.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, wasir bisa muncul bersama sembelit kronis atau akibat melemahnya jaringan pendukung di anus. Pendarahan harus segera diperiksakan untuk membedakan dengan penyebab lain seperti polip atau kanker usus.
Penyebab
Penyebab utama
- Tekanan berlebih pada pembuluh darah di rektum akibat mengejan saat buang air besar
- Sembelit kronis yang membuat Anda mengejan lebih keras
- Duduk terlalu lama di toilet atau di kursi keras
- Kehamilan dan persalinan karena tekanan pada perut bagian bawah
Faktor risiko
- Kurang serat dalam makanan
- Kegemukan atau obesitas
- Riwayat keluarga dengan wasir
- Usia lanjut (jaringan semakin lemah)
- Angkat beban berat secara rutin
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Pendarahan anus yang banyak atau terus-menerus
- Nyeri hebat yang tidak hilang dengan istirahat atau kompres hangat
- Demam disertai benjolan di anus (tanda infeksi)
Buat janji temu rutin jika:
- Gejala ringan yang berlangsung lebih dari seminggu meskipun sudah mencoba perawatan di rumah
- Pendarahan ringan yang terjadi berulang kali
- Ingin memastikan tidak ada kondisi serius lainnya
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda, kemudian melakukan pemeriksaan fisik pada area anus. Pemeriksaan bisa berupa colok dubur (digital rectal exam) dan anoskopi (melihat saluran anus dengan alat khusus). Tes urine biasanya diminta untuk menyingkirkan infeksi saluran kemih atau darah tersembunyi di urine yang mungkin berasal dari ginjal atau kandung kemih.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan colok dubur (digital rectal exam)
- Anoskopi atau proktoskopi (melihat langsung ke dalam anus)
- Tes urine (untuk menyingkirkan kondisi lain)
- Kolonoskopi (jika ada gejala mencurigakan untuk kanker usus)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta berbaring miring dengan lutut ditekuk. Dokter akan memasukkan jari bersarung yang dilumasi ke dalam anus untuk meraba pembengkakan. Jika diperlukan, alat anoskop digunakan. Prosedur ini cepat dan biasanya tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman. Tes urine dilakukan dengan menampung urine dalam wadah bersih.
Perawatan
Pengobatan wasir dimulai dari perubahan gaya hidup dan perawatan rumahan. Jika tidak membaik, dokter dapat memberikan obat atau melakukan tindakan minimal invasif. Operasi hanya untuk kasus yang parah atau tidak sembuh.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak makan serat (sayur, buah, biji-bijian) dan minum air putih 8–10 gelas sehari
- Hindari mengejan saat buang air besar
- Gunakan kompres hangat untuk meredakan nyeri dan bengkak
- Duduk di bantal khusus (bantal donat) untuk mengurangi tekanan
- Jangan duduk di toilet terlalu lama
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan krim, salep, atau supositoria yang mengandung zat antiradang atau anestesi lokal untuk mengurangi gatal dan nyeri. Obat pelunak tinja (stool softener) juga sering diberikan. Jangan menggunakan obat bebas tanpa konsultasi, karena beberapa bisa memperparah iritasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika wasir tidak membaik dengan pengobatan biasa, atau jika terjadi wasir beku (trombosis) yang sangat nyeri, dokter dapat merekomendasikan tindakan seperti pengikatan dengan karet gelang (banding), skleroterapi (suntik), atau operasi pengangkatan (hemoroidektomi). Diskusikan dengan dokter pilihan terbaik untuk Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Wasir bisa dikelola dengan kebiasaan buang air besar yang teratur, hindari duduk terlalu lama, dan gunakan tisu basah yang lembut saat membersihkan area anus.
Tips gaya hidup
- Berolahraga ringan seperti jalan kaki untuk melancarkan pencernaan
- Jangan menahan buang air besar; segera ke toilet jika ada dorongan
- Hindari duduk atau berdiri terlalu lama; ubah posisi secara berkala
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan tinggi serat (sayur, buah, oat, kacang). Minum cukup air. Olahraga seperti berenang, yoga, atau jalan kaki membantu mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada rektum.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Beberapa orang merasa malu atau cemas dengan wasir. Ingatlah bahwa wasir adalah kondisi medis yang umum dan bisa diobati. Bicarakan dengan dokter atau orang terpercaya untuk mengurangi beban pikiran.
Pencegahan
Wasir bisa dicegah dengan menjaga pola makan tinggi serat, minum cukup air, olahraga teratur, dan menghindari duduk terlalu lama. Juga hindari mengejan saat buang air besar.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Wasir beku (trombosis) yang menyebabkan nyeri hebat
- Anemia akibat pendarahan kronis
- Prolaps (wasir keluar dari anus dan tidak bisa masuk kembali)
- Infeksi pada jaringan sekitar anus (jarang terjadi)
Prospek jangka panjang
Prognosis wasir sangat baik. Dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan yang tepat, gejala biasanya dapat dikendalikan. Kasus berat pun bisa diatasi dengan prosedur medis. Wasir jarang menjadi kondisi darurat, dan sebagian besar orang dapat beraktivitas normal kembali.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.