Stool test
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tes tinja atau tes feses adalah pemeriksaan laboratorium yang dilakukan pada sampel kotoran (tinja) untuk mendeteksi adanya infeksi, perdarahan, atau masalah pencernaan lainnya. Dokter akan meminta tes ini untuk membantu mendiagnosis berbagai kondisi kesehatan, terutama yang berhubungan dengan saluran pencernaan.
Fakta penting
- Tes tinja bisa mendeteksi bakteri, virus, parasit, atau darah tersembunyi dalam tinja.
- Sampel tinja biasanya dikumpulkan sendiri di rumah menggunakan wadah khusus yang diberikan oleh petugas kesehatan.
- Hasil tes biasanya keluar dalam 1–3 hari, tergantung jenis pemeriksaan yang diminta.
Ya, tes tinja adalah prosedur diagnostik yang umum dilakukan di laboratorium kesehatan di seluruh Indonesia, baik untuk pasien anak-anak hingga dewasa.
Tes tinja dilakukan pada siapa saja yang mengalami gejala gangguan pencernaan seperti diare berkepanjangan, sakit perut, atau buang air besar berdarah. Juga digunakan pada program skrining kanker usus besar pada kelompok usia tertentu.