Jelajahi ekosistem Ruqelo
Alat produktivitas klinis berbasis AI untuk tenaga kesehatan.
Ruqelo ClinicalEdukasi dan panduan kesehatan yang mudah dipahami pasien.
Latihan berbicara bahasa Arab premium dengan roleplay, audio, dan Companion.
Ruqelo ArabicBerdasarkan panduan klinis Saudi
Tes Synacthen adalah pemeriksaan untuk menilai fungsi kelenjar adrenal (kelenjar kecil di atas ginjal) dalam menghasilkan hormon kortisol. Kortisol adalah hormon yang membantu tubuh merespons stres, mengatur tekanan darah, dan menjaga keseimbangan energi. Tes ini menggunakan zat bernama Synacthen (ACTH sintetis) yang merangsang kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol. Dengan mengukur kadar kortisol sebelum dan sesudah penyuntikan, dokter dapat mengetahui apakah kelenjar adrenal bekerja dengan baik. Hasil tes ini membantu mendiagnosis kondisi seperti insufisiensi adrenal (kelenjar adrenal kurang aktif) atau penyakit Addison.
Fakta penting
Tes ini cukup sering dilakukan pada pasien dengan gejala kelelahan ekstrem, tekanan darah rendah, atau gangguan elektrolit yang mencurigakan adanya masalah adrenal.
Tes ini dilakukan pada orang dewasa dan anak-anak yang diduga mengalami insufisiensi adrenal, baik karena kerusakan kelenjar adrenal (primer) maupun akibat masalah pada kelenjar pituitari di otak (sekunder).
Tes Synacthen dilakukan dengan cara menyuntikkan zat Synacthen ke otot atau pembuluh darah. Sebelum suntikan, sampel darah diambil untuk mengukur kadar kortisol awal. Setelah 30 dan 60 menit, sampel darah kembali diambil untuk melihat apakah kadar kortisol meningkat sesuai yang diharapkan.
Prosedur ini memakan waktu sekitar 1-2 jam. Anda akan diminta duduk atau berbaring. Setelah suntikan, Anda mungkin merasakan sedikit nyeri atau kemerahan di area suntikan. Dokter atau perawat akan memantau Anda selama tes. Hasil biasanya keluar dalam beberapa hari.
Jika hasil tes menunjukkan insufisiensi adrenal, pengobatan bertujuan mengganti hormon kortisol yang kurang. Ini dilakukan dengan pemberian obat pengganti hormon yang diminum setiap hari. Dosis disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, terutama saat sakit atau stres.
Pengobatan utama adalah terapi pengganti hormon kortikosteroid, biasanya dalam bentuk tablet yang diminum satu atau dua kali sehari. Dokter akan menentukan dosis berdasarkan berat badan, usia, dan aktivitas. Pada kondisi stres atau sakit, dosis mungkin perlu ditingkatkan sementara. Hindari menghentikan obat secara tiba-tiba tanpa petunjuk dokter.
Jika Anda menjalani operasi, dokter akan menyesuaikan dosis obat pengganti hormon Anda sebelum, selama, dan setelah operasi untuk mencegah krisis adrenal.
Hidup dengan insufisiensi adrenal memerlukan manajemen harian yang konsisten. Minum obat setiap hari sesuai jadwal, hindari melewatkan dosis. Selalu siapkan obat tambahan untuk situasi darurat.
Makan makanan bergizi seimbang dengan asupan garam yang cukup (karena natrium sering rendah). Olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga baik untuk kesehatan. Hindari olahraga yang terlalu melelahkan, dan selalu bawa camilan untuk mencegah hipoglikemia.
Hidup dengan kondisi kronis seperti insufisiensi adrenal dapat menimbulkan kecemasan atau depresi. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau konselor. Jika Anda merasa kewalahan, segera cari dukungan psikologis.
Tidak semua penyebab insufisiensi adrenal dapat dicegah, terutama yang bersifat autoimun. Namun, menghindari penggunaan kortikosteroid jangka panjang tanpa pengawasan dokter dapat mengurangi risiko insufisiensi adrenal sekunder.
Pastikan vaksinasi rutin (seperti flu, pneumonia) untuk mengurangi risiko infeksi yang bisa memicu krisis adrenal.
Jika Anda memiliki faktor risiko (misalnya riwayat penyakit autoimun dalam keluarga), diskusikan dengan dokter apakah perlu melakukan skrining dengan tes darah kortisol atau tes Synacthen secara berkala.
Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar pasien insufisiensi adrenal dapat menjalani hidup yang aktif dan normal. Kuncinya adalah kepatuhan minum obat, kewaspadaan terhadap gejala krisis, dan komunikasi yang baik dengan tim medis. Dengan penanganan yang baik, prognosis jangka panjang sangat baik.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.