Tips Kesehatan Telinga Saat Bepergian
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Telinga sehat saat bepergian berarti telinga Anda tetap nyaman saat tubuh mengalami perubahan tekanan udara, misalnya ketika naik pesawat, melewati jalan pegunungan, atau menyelam. Masalah yang paling sering muncul adalah 'telinga pesawat' (barotrauma telinga), yaitu kondisi saat tekanan udara di luar telinga sangat berbeda dari tekanan di dalam telinga tengah, sehingga telinga terasa penuh, sakit, atau pendengaran menjadi kurang.
Fakta penting
- Telinga tengah terhubung ke bagian belakang hidung melalui saluran kecil bernama tuba Eustachius. Saluran ini membantu menyamakan tekanan udara.
- Menelan, menguap, atau mengunyah permen karet dapat membantu membuka tuba Eustachius.
- Pilek, flu, atau alergi dapat membuat tuba Eustachius bengkak dan tersumbat, sehingga lebih mudah sakit telinga saat bepergian.
Sangat umum. Hampir setiap orang pernah merasakan telinga tersumbat atau sakit saat pesawat terbang naik atau turun, terutama jika sedang pilek atau flu.
Semua orang dapat mengalaminya, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak, orang dengan pilek atau alergi, dan orang yang sering terbang atau bekerja di ketinggian.
Gejala
- Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut, segera hubungi layanan gawat darurat (ambulans/nomor darurat setempat):
- Nyeri telinga yang sangat hebat dan datang mendadak
- Keluarnya darah atau cairan dari telinga setelah bepergian
- Kehilangan pendengaran secara mendadak pada satu atau kedua telinga
- Pusing berat sampai tidak mampu berdiri, muntah-muntah, atau pandangan kabur
- ⚠Gejala sakit telinga berlangsung lebih dari 2–3 hari setelah perjalanan
- ⚠Demam disertai sakit telinga atau keluar cairan dari telinga
- ⚠Rasa penuh di telinga yang tidak hilang setelah satu minggu
- ⚠Keluhan telinga muncul saat Anda sedang pilek atau flu yang berat
Gejala umum
- Rasa penuh atau tersumbat di telinga
- Sakit atau nyeri di telinga (bisa seperti ditusuk atau tertekan)
- Berdenging (tinitus)
- Pendengaran terasa seperti teredam atau 'di dalam air'
- Pusing ringan atau rasa tidak seimbang
Gejala pada anak-anak
- Menarik atau menggosok telinga
- Rewel, menangis, atau berteriak saat pesawat turun
- Mengatakan telinganya sakit atau 'bunyi'
- Tidak merespons suara seperti biasanya
Gejala pada lansia
- Rasa penuh di telinga yang bertahan lebih lama
- Berdenging yang semakin mengganggu
- Pusing atau vertigo yang membuat goyah
- Perasaan pendengaran menurun
Penyebab
Penyebab utama
- Perubahan tekanan udara yang cepat saat pesawat naik atau turun, terutama saat mendarat
- Tuba Eustachius yang tersumbat oleh lendir, ingus, atau pembengkakan karena pilek, flu, sinusitis, atau alergi
- Tertidurnya penumpang saat pesawat landing sehingga tidak sempat menelan atau menguap
- Perubahan ketinggian yang drastis, seperti mendaki gunung, menyelam, atau melewati jalan pegunungan
Faktor risiko
- Sedang pilek, flu, sinusitis, atau alergi hidung
- Anak-anak, karena tuba Eustachius-nya lebih sempit dan hampir datar
- Merokok atau terpapar asap rokok yang membuat saluran napas iritasi
- Memiliki riwayat gangguan telinga, seperti infeksi telinga berulang
- Sering tidur selama penerbangan, terutama saat menurun
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika sakit telinga terasa sangat mengganggu dan tidak membaik setelah pesawat mendarat
- Jika ada cairan, nanah, atau darah keluar dari telinga
- Jika pendengaran terasa menurun secara tiba-tiba atau terus memburuk
- Jika pusing sampai pingsan atau sulit berjalan
Buat janji temu rutin jika:
- Jika rasa penuh atau tersumbat bertahan lebih dari beberapa hari
- Jika ingin memeriksakan telinga sebelum terbang karena punya riwayat masalah telinga
- Jika anak Anda sering kali sakit telinga setelah perjalanan
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang keluhan, riwayat perjalanan, dan penyakit yang sedang Anda alami. Setelah itu dokter memeriksa telinga dengan alat khusus, serta mungkin memeriksa hidung dan tenggorokan untuk mencari penyebabnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi: pemeriksaan liang telinga dan gendang telinga dengan alat yang memiliki lampu dan lensa pembesar
- Timpanometri: tes untuk mengukur pergerakan gendang telinga dan tekanan di telinga tengah
- Audiometri: tes pendengaran untuk menilai seberapa baik Anda mendengar
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan umumnya tidak menimbulkan nyeri. Dokter mungkin meminta Anda menelan atau meniup dengan hidung tertutup untuk melihat reaksi tuba Eustachius. Anda akan mendapat penjelasan tentang penyebab dan pilihan tindakan sebelum meninggalkan ruang periksa.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah menyamakan tekanan di telinga, mengurangi nyeri, dan memperbaiki fungsi tuba Eustachius. Banyak kasus ringan bisa diatasi di rumah tanpa obat. Jika perlu, dokter akan menyarankan terapi yang sesuai dengan kondisi Anda, bisa juga obat untuk mengurangi tersumbatnya saluran, tetapi harus atas resep dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Menelan atau menguap secara aktif setiap beberapa menit saat pesawat naik dan turun.
- Mengunyah permen karet atau mengisap permen (untuk anak di atas 4 tahun, tetap awasi risiko tersedak).
- Minum air putih sedikit tapi sering, lalu telan.
- Melakukan manuver sederhana: tutup hidung, tutup mulut, lalu hembuskan napas perlahan dari hidung (jangan terlalu kuat).
- Menempelkan handuk hangat di sekitar telinga selama 10–15 menit untuk meredakan rasa tidak nyaman.
Perawatan medis
Dokter mungkin memberikan obat pereda nyeri atau obat untuk membuka sumbatan hidung. Semua obat harus digunakan sesuai anjuran dokter. Dokter juga dapat membersihkan kotoran telinga atau memberikan pengobatan infeksi bila ada. Jangan pernah memasukkan benda asing atau obat tetes telinga tanpa petunjuk profesional.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Prosedur bedah jarang diperlukan. Jika pernah terjadi infeksi berulang atau penumpukan cairan yang tak kunjung sembuh, dokter THT dapat merekomendasikan tindakan seperti pemasangan pipa kecil di gendang telinga untuk membantu ventilasi telinga tengah. Hal ini diputuskan setelah pemeriksaan menyeluruh.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda termasuk orang yang sering bepergian, jadikan kebiasaan untuk menelan atau menguap saat pesawat mulai turun. Perhatikan kondisi hidung Anda: jika sedang pilek berat, bicarakan dengan dokter sebelum terbang.
Tips gaya hidup
- Jangan memaksakan diri terbang saat pilek atau flu berat; tunda jika memungkinkan atau minta pertimbangan dokter.
- Berhenti merokok dan hindari area berasap.
- Jika memakai penyumbat telinga saat terbang, gunakan sesuai petunjuk dan lepaskan tepat waktu supaya tidak membuat tekanan di dalam liang telinga.
- Jaga kebersihan tangan dan kurangi menyentuh hidung dan mata.
Diet dan olahraga
Tidak ada kebutuhan diet khusus, tetapi makan dengan gizi seimbang dan minum air putih yang cukup dapat menjaga selaput lendir tetap sehat. Cukup tidur dan olahraga teratur membantu daya tahan tubuh, sehingga Anda lebih jarang pilek yang bisa memicu masalah telinga.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sakit telinga yang berulang atau penurunan pendengaran sementara bisa membuat Anda khawatir atau cemas, apalagi jika sering terbang untuk bekerja atau pulang kampung. Ingatlah bahwa hampir semua kasus membaik dengan perawatan yang tepat. Jika kecemasan terasa berat, bicarakan dengan orang terpercaya, tenaga kesehatan, atau layanan kesehatan jiwa di daerah Anda.
Pencegahan
Sebagian besar masalah telinga saat bepergian bisa dicegah dengan teknik sederhana untuk menjaga tekanan tetap seimbang, serta memastikan Anda tidak terbang saat sedang sakit berat.
Vaksin
Mengikuti imunisasi yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan dapat membantu mencegah infeksi saluran napas yang sering memicu masalah telinga. Konsultasikan jadwal vaksinasi Anda di fasilitas kesehatan terdekat.
Program skrining
Jika Anda memiliki keluhan telinga yang muncul setiap kali bepergian, pertimbangkan memeriksakan telinga secara berkala ke dokter THT untuk mendeteksi masalah sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gendang telinga bisa robek atau berlubang karena tekanan yang sangat tinggi
- Infeksi telinga tengah yang menyebabkan sakit semakin parah dan demam
- Penumpukan cairan di telinga tengah yang membuat pendengaran menurun
- Gangguan keseimbangan yang menetap akibat masalah di telinga bagian dalam
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, hampir semua kasus telinga akibat perjalanan pulih sempurna, terutama jika ditangani sejak awal. Pendengaran biasanya kembali normal setelah tekanan telinga seimbang. Bagi yang mengalami komplikasi, dokter memiliki berbagai cara untuk membantu memulihkan fungsi telinga. Anda tidak sendirian, dan selalu ada langkah yang dapat diambil.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.