Amputation below knee overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Amputasi di bawah lutut adalah prosedur operasi untuk mengangkat kaki bagian bawah, mulai dari bawah lutut hingga ke pergelangan kaki. Tujuannya adalah untuk mengangkat jaringan yang sakit atau rusak dan menyelamatkan bagian tubuh yang tersisa.
Fakta penting
- Amputasi di bawah lutut lebih umum daripada amputasi di atas lutut karena lebih banyak fungsi lutut yang dapat dipertahankan.
- Setelah amputasi, seseorang biasanya akan menggunakan kaki palsu (prostesis) untuk membantu berjalan.
- Proses pemulihan membutuhkan waktu dan dukungan dari tim medis, fisioterapis, dan keluarga.
Amputasi di bawah lutut cukup umum dilakukan, terutama pada penderita diabetes atau penyakit pembuluh darah yang parah. Namun, dengan perawatan yang baik, banyak orang yang dapat hidup aktif setelahnya.
Amputasi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering pada orang dewasa di atas usia 60 tahun yang memiliki diabetes atau penyakit jantung. Cedera parah akibat kecelakaan juga bisa menyebabkan amputasi pada usia berapa pun.
Gejala
- Kaki yang tiba-tiba menjadi pucat, dingin, atau tidak teraba denyutnya
- Luka yang mengeluarkan nanah berbau dan disertai demam tinggi
- Pendarahan yang tidak berhenti setelah cedera parah
- ⚠Nyeri hebat yang tidak hilang dengan obat pereda nyeri biasa
- ⚠Luka yang semakin membesar atau semakin dalam
- ⚠Kesulitan berjalan karena nyeri atau kelemahan yang baru muncul
Gejala umum
- Nyeri atau mati rasa di kaki bagian bawah
- Luka yang tidak kunjung sembuh (ulkus)
- Kulit berubah warna menjadi hitam atau kebiruan (gangren)
- Infeksi parah yang tidak membaik dengan obat
Gejala pada anak-anak
- Nyeri atau pembengkakan di kaki karena cedera olahraga atau kecelakaan
- Cedera yang menyebabkan tulang atau jaringan hancur
- Kadang karena infeksi tulang (osteomielitis) yang tidak merespon pengobatan
Gejala pada lansia
- Luka diabetes yang memburuk atau tidak sembuh
- Perubahan warna kulit kaki akibat aliran darah buruk (penyakit arteri perifer)
- Kaki terasa dingin, nyeri saat berjalan, atau saat istirahat
Penyebab
Penyebab utama
- Penyakit pembuluh darah (aterosklerosis) yang menyebabkan aliran darah ke kaki terhambat
- Diabetes yang tidak terkontrol, sering menyebabkan luka kronis dan infeksi
- Cedera parah karena kecelakaan lalu lintas, jatuh, atau luka bakar
- Infeksi berat seperti gangren atau sepsis
Faktor risiko
- Merokok dalam jangka waktu lama
- Diabetes tipe 1 atau tipe 2
- Penyakit jantung atau tekanan darah tinggi
- Penuaan (usia di atas 50 tahun)
- Kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala kegawatdaruratan seperti di atas
- Jika ada luka di kaki yang memburuk dengan cepat dalam 24 jam
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki diabetes dan mengalami luka di kaki yang tidak sembuh dalam 2 hari
- Jika Anda sering merasa nyeri atau kram di kaki saat berjalan (klaudikasio intermiten)
- Jika ada perubahan warna atau suhu kulit kaki tanpa sebab yang jelas
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik, dan memeriksa denyut nadi di kaki. Jika dicurigai ada masalah aliran darah, dokter akan merekomendasikan tes pencitraan.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG Doppler untuk melihat aliran darah di pembuluh darah kaki
- Angiografi (rontgen dengan zat kontras) untuk melihat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah
- MRI atau CT scan jika diperlukan untuk melihat jaringan lunak atau tulang
- Tes darah untuk memeriksa infeksi atau kadar gula darah
Apa yang diharapkan saat janji temu
Diagnosis biasanya dilakukan oleh dokter umum atau spesialis bedah vaskular. Prosesnya tidak menyakitkan, dan hasilnya membantu menentukan apakah amputasi diperlukan atau ada alternatif lain.
Perawatan
Tujuan utama pengobatan adalah menghentikan kerusakan jaringan, meredakan nyeri, dan membantu pasien kembali bergerak. Pilihan pengobatan tergantung pada penyebab dan kondisi kesehatan umum.
Perawatan mandiri di rumah
- Menjaga kebersihan kaki setiap hari, terutama jika Anda menderita diabetes
- Berhenti merokok dan mengontrol gula darah
- Berjalan atau berolahraga ringan setelah konsultasi dengan dokter untuk memperlancar aliran darah
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat untuk mengontrol infeksi, nyeri, atau masalah sirkulasi. Prosedur seperti pemasangan ring (stenting) atau bypass kadang dilakukan untuk memperbaiki aliran darah sebelum amputasi dipertimbangkan. Jika amputasi diperlukan, operasi dilakukan dengan bius total, dan setelahnya pasien akan mendapat perawatan luka dan fisioterapi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi amputasi biasanya dilakukan jika jaringan sudah mati (gangren) atau infeksi tidak bisa diatasi dengan obat. Dokter akan memutuskan tingkat amputasi terbaik setelah menilai aliran darah dan kesehatan pasien.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah amputasi, Anda akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Bantuan fisioterapis sangat penting untuk belajar menggunakan kaki palsu. Awalnya mungkin terasa sulit, tetapi dengan latihan, sebagian besar orang bisa kembali berjalan sendiri.
Tips gaya hidup
- Latihan fisik ringan seperti berjalan di rumah atau kolam renang
- Merawat sisa kaki (stump) dengan menjaga kebersihan dan menghindari luka
- Memeriksakan kesehatan secara rutin ke dokter dan fisioterapis
Diet dan olahraga
Makan makanan sehat dengan protein cukup untuk membantu penyembuhan luka. Olahraga teratur seperti berenang atau bersepeda statis dapat memperkuat otot dan menjaga kesehatan jantung. Hindari merokok dan batasi alkohol.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Kehilangan anggota tubuh bisa menimbulkan perasaan sedih, marah, atau kehilangan kepercayaan diri. Ini adalah hal yang wajar. Bicaralah dengan psikolog atau konselor. Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian — banyak orang yang berhasil menjalani hidup aktif setelah amputasi.
Pencegahan
Banyak kasus amputasi dapat dicegah dengan mengelola kondisi yang mendasarinya, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Menjaga pola hidup sehat, berhenti merokok, dan merawat kaki dengan baik adalah langkah utama.
Vaksin
Vaksinasi seperti vaksin tetanus dan influenza dianjurkan untuk mencegah infeksi yang bisa memperburuk kondisi kaki, terutama pada lansia.
Program skrining
Pemeriksaan kaki rutin setiap tahun sangat dianjurkan bagi penderita diabetes atau penyakit pembuluh darah. Dokter bisa mendeteksi masalah aliran darah atau luka kecil sebelum menjadi parah.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh (sepsis) dan mengancam jiwa
- Nyeri kronis yang sulit diobati
- Keterbatasan gerak yang permanen
- Gangguan keseimbangan dan risiko jatuh
Prospek jangka panjang
Meskipun amputasi adalah prosedur besar, banyak orang yang berhasil pulih dan kembali menjalani kehidupan yang memuaskan. Dengan perawatan medis yang baik, fisioterapi, dan dukungan psikologis, Anda tetap bisa bekerja, berolahraga, dan bersosialisasi. Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter tentang pilihan rehabilitasi dan teknologi prostesis terkini.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.