Cataract surgery
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Katarak adalah kondisi di mana lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh, seperti jendela yang berembun. Ini menyebabkan penglihatan menjadi buram dan seperti melihat melalui kabut. Operasi katarak adalah prosedur untuk mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan yang jernih.
Fakta penting
- Katarak adalah penyebab utama kebutaan yang dapat diobati di dunia.
- Operasi katarak adalah prosedur yang aman dan sangat umum dilakukan.
- Setelah operasi, kebanyakan orang dapat kembali beraktivitas dalam beberapa hari.
Sangat umum. Katarak biasanya terjadi seiring bertambahnya usia, dan hampir semua orang akan mengalaminya jika hidup cukup lama.
Katarak paling sering menyerang orang berusia di atas 60 tahun, tetapi juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda, bahkan pada bayi baru lahir (katarak kongenital).
Gejala
- Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba atau mendadak.
- Nyeri mata yang hebat disertai mual atau muntah.
- Mata merah parah dengan sakit kepala dan penglihatan kabur.
- ⚠Cedera pada mata yang baru dioperasi, seperti terbentur atau tergores.
- ⚠Keluarnya cairan atau darah dari mata setelah operasi.
- ⚠Demam tinggi disertai kemerahan atau bengkak di sekitar mata.
Gejala umum
- Penglihatan buram atau berkabut, seperti melihat melalui kaca yang kotor.
- Warna tampak pudar atau kekuningan.
- Sulit melihat pada malam hari atau dalam cahaya redup.
- Sensitif terhadap silau, terutama saat berkendara di malam hari.
- Sering berganti kacamata atau lensa kontak karena penglihatan terus berubah.
- Penglihatan ganda pada satu mata.
Gejala pada anak-anak
- Pada bayi, katarak dapat terlihat sebagai bercak putih di tengah mata (pupil).
- Bayi mungkin tidak menatap wajah orang tua atau tidak merespons rangsangan visual.
- Anak yang lebih besar mungkin mengeluh penglihatan buram atau sering menyipitkan mata.
Gejala pada lansia
- Gejala katarak pada lansia mirip dengan gejala umum, tetapi sering lebih lambat disadari karena dianggap bagian dari penuaan normal.
- Mereka mungkin lebih sering tersandung atau jatuh karena kesulitan menilai jarak.
- Membaca menjadi sulit meskipun dengan kacamata.
Penyebab
Penyebab utama
- Penuaan adalah penyebab paling umum. Seiring waktu, protein di lensa mata menggumpal dan membuat lensa keruh.
- Riwayat katarak dalam keluarga (genetik).
- Cedera pada mata.
- Penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang (misalnya untuk asma atau radang sendi).
- Penyakit tertentu seperti diabetes.
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun.
- Riwayat operasi mata sebelumnya.
- Paparan sinar UV berlebihan tanpa pelindung mata.
- Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
- Obesitas.
- Tekanan darah tinggi.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda tiba-tiba kehilangan penglihatan atau melihat kilatan cahaya dan banyak floaters (bintik-bintik seperti lalat).
- Setelah operasi, jika muncul nyeri hebat, mata merah parah, atau keluar cairan abnormal.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika penglihatan Anda buram dan mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti membaca, menyetir, atau menonton TV.
- Jika Anda kesulitan melihat di malam hari atau merasa silau terus-menerus.
- Pemeriksaan mata rutin setiap tahun untuk orang di atas 60 tahun.
Diagnosis
Dokter mata akan melakukan pemeriksaan mata lengkap, termasuk tes ketajaman penglihatan dan pemeriksaan dengan slit lamp (mikroskop khusus) untuk melihat lensa mata.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes ketajaman penglihatan (membaca huruf pada peta mata).
- Pemeriksaan dengan slit lamp untuk melihat lensa dan bagian depan mata.
- Pelebaran pupil dengan obat tetes untuk memeriksa bagian belakang mata (retina dan saraf optik).
- Pengukuran tekanan mata (tonometri) untuk menyingkirkan glaukoma.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit. Dokter akan memberikan obat tetes untuk melebarkan pupil, yang dapat menyebabkan penglihatan buram sementara dan sensitif terhadap cahaya. Anda disarankan membawa kacamata hitam dan ditemani orang lain jika pupil dilebarkan.
Perawatan
Katarak hanya dapat diobati dengan operasi. Tidak ada obat tetes atau latihan yang dapat menyembuhkan katarak. Operasi dilakukan dengan mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (intraokular lens/IOL). Prosedur ini biasanya dilakukan dengan bius lokal dan pasien tetap sadar.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan kacamata hitam untuk mengurangi silau saat beraktivitas di luar ruangan.
- Pastikan pencahayaan rumah cukup terang.
- Jika Anda memiliki katarak ringan, Anda mungkin hanya perlu mengganti kacamata dengan lensa yang lebih kuat.
- Hindari menyetir di malam hari jika silau sangat mengganggu.
Perawatan medis
Satu-satunya pengobatan efektif untuk katarak adalah operasi. Operasi katarak modern dilakukan dengan teknik fakoemulsifikasi, yaitu gelombang ultrasonik untuk memecah lensa keruh, lalu lensa tersebut disedot keluar. Setelah itu, lensa buatan ditanamkan. Prosedur ini biasanya berlangsung 15-30 menit per mata. Dokter akan menentukan jenis lensa buatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Tidak ada obat yang bisa menghilangkan katarak.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi biasanya direkomendasikan ketika katarak sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti membaca, menyetir, atau bekerja. Keputusan untuk operasi sepenuhnya berdasarkan keluhan pasien, bukan pada tingkat kekeruhan lensa.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah operasi katarak, Anda perlu mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan pascaoperasi. Biasanya Anda akan diberi obat tetes mata untuk mencegah infeksi dan peradangan. Hindari menggosok mata, angkat berat, atau berenang selama beberapa minggu. Kebanyakan orang dapat kembali bekerja dan beraktivitas ringan dalam beberapa hari.
Tips gaya hidup
- Pakai pelindung mata (kacamata atau penutup) saat tidur untuk mencegah tergosok secara tidak sengaja.
- Hindari paparan debu, asap, dan air kotor selama masa pemulihan.
- Jangan menyetir sampai dokter mengatakan Anda boleh.
- Gunakan kacamata hitam di luar ruangan karena mata lebih sensitif terhadap cahaya.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus setelah operasi, tetapi makan makanan bergizi seimbang dapat membantu penyembuhan. Hindari aktivitas berat seperti angkat beban atau olahraga kontak selama beberapa minggu. Jalan santai diperbolehkan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Penurunan penglihatan akibat katarak dapat menyebabkan frustrasi, cemas, atau bahkan depresi karena kehilangan kemandirian. Setelah operasi, penglihatan membaik, sehingga kualitas hidup dan kepercayaan diri biasanya meningkat. Jika Anda merasa cemas atau sedih, bicarakan dengan dokter atau keluarga.
Pencegahan
Katarak terkait usia tidak dapat dicegah sepenuhnya, tetapi Anda dapat memperlambat perkembangannya dengan melindungi mata dari sinar UV, tidak merokok, mengelola diabetes dan tekanan darah, serta mengonsumsi makanan kaya antioksidan (sayur dan buah).
Program skrining
Pemeriksaan mata rutin dianjurkan setiap 1-2 tahun untuk orang di atas 60 tahun, atau lebih sering jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes. Deteksi dini tidak mencegah katarak, tetapi membantu penanganan lebih awal.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Katarak yang tidak diobati dapat menyebabkan kebutaan total pada mata yang terkena.
- Katarak yang sudah matang (hipermatur) dapat menyebabkan peradangan atau glaukoma, sehingga operasi menjadi lebih rumit.
Prospek jangka panjang
Operasi katarak sangat aman dan efektif. Lebih dari 95% pasien mengalami perbaikan penglihatan yang signifikan. Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan orang dapat kembali menikmati aktivitas seperti membaca, menyetir, dan melihat dunia dengan jelas. Meskipun ada risiko kecil seperti infeksi atau perdarahan, komplikasi serius jarang terjadi. Dokter akan menjelaskan risiko dan manfaat operasi secara detail.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- World Health Organization (WHO) - Blindness and Vision Impairment ↗
- International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) ↗
Organisasi lokal
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.