Day of grommets
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Grommet adalah selang kecil yang ditempatkan di gendang telinga melalui operasi singkat. Prosedur ini dilakukan untuk mengatasi penumpukan cairan di belakang gendang telinga yang tidak kunjung hilang, sering disebut sebagai 'otitis media efusi' atau 'glue ear'. Grommet membantu mengalirkan cairan keluar dan menjaga tekanan udara di telinga tengah tetap seimbang.
Fakta penting
- Pemasangan grommet adalah prosedur bedah yang umum dan relatif aman untuk anak-anak maupun orang dewasa.
- Grommet biasanya akan lepas dengan sendirinya dalam waktu 6–12 bulan setelah pemasangan.
- Prosedur ini dilakukan dengan anestesi umum (bius total) untuk anak-anak, atau anestesi lokal untuk beberapa orang dewasa.
Cukup umum, terutama pada anak-anak yang sering mengalami infeksi telinga berulang atau cairan di telinga tengah yang menetap.
Pemasangan grommet paling sering dilakukan pada anak-anak usia prasekolah, tetapi juga dapat dilakukan pada anak yang lebih besar, remaja, dan orang dewasa yang mengalami gangguan pendengaran akibat cairan di telinga tengah.
Gejala
- Cairan atau nanah keluar dari telinga dengan jumlah banyak dan berbau busuk.
- Demam tinggi (suhu di atas 38,5°C) disertai nyeri telinga hebat.
- Kehilangan pendengaran mendadak atau total.
- Pusing parah atau vertigo yang membuat tidak bisa berdiri.
- ⚠Nyeri telinga yang tidak kunjung reda dengan obat pereda nyeri biasa.
- ⚠Keluar cairan bening atau sedikit darah dari telinga setelah lebih dari 2–3 hari pasca operasi.
- ⚠Anak rewel terus-menerus dan tidak mau makan.
Gejala umum
- Kehilangan pendengaran ringan hingga sedang (seperti mendengar suara teredam).
- Rasa penuh atau tekanan di telinga.
- Infeksi telinga berulang yang tidak sembuh dengan pengobatan.
- Anak sering menarik-narik telinga.
Gejala pada anak-anak
- Kesulitan mendengar saat diajak bicara.
- Sering meminta bicara lebih keras.
- Gangguan bicara atau perkembangan bahasa yang lambat.
- Masalah keseimbangan atau sering terjatuh.
Gejala pada lansia
- Gangguan pendengaran yang mempengaruhi komunikasi sehari-hari.
- Rasa sakit atau ketidaknyamanan di telinga, terutama saat tidur.
Penyebab
Penyebab utama
- Penumpukan cairan di belakang gendang telinga yang tidak mengalir dengan baik, biasanya akibat infeksi telinga atau saluran eustachius yang belum matang pada anak.
- Perubahan tekanan udara saat terbang atau menyelam yang membuat cairan terjebak.
- Pembesaran kelenjar di sekitar saluran eustachius (misalnya karena alergi atau infeksi sinus).
Faktor risiko
- Usia anak di bawah 3 tahun.
- Infeksi telinga berulang atau kronis.
- Paparan asap rokok (perokok pasif).
- Penggunaan dot atau botol susu saat tidur.
- Alergi atau gangguan saluran napas atas.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika setelah operasi muncul demam, nyeri hebat, atau banyak cairan keluar dari telinga.
- Jika anak atau orang dewasa tiba-tiba kehilangan pendengaran secara signifikan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika anak sering sakit telinga atau pendengarannya terganggu selama lebih dari 3 bulan.
- Untuk evaluasi pendengaran secara berkala meskipun tidak ada gejala.
Diagnosis
Dokter THT akan memeriksa telinga menggunakan alat khusus yang disebut otoskop untuk melihat gendang telinga. Pada kasus yang memerlukan grommet, cairan atau tekanan negatif di belakang gendang sering terlihat. Dokter juga dapat melakukan tes pendengaran (audiometri) untuk menilai seberapa besar gangguan pendengaran.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi (memeriksa telinga dengan alat lampu dan kaca pembesar).
- Timpanometri (mengukur pergerakan gendang telinga untuk mengetahui ada/tidaknya cairan).
- Audiometri (tes pendengaran di ruang kedap suara).
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Untuk tes audiometri, Anda atau anak Anda akan diminta menekan tombol atau mengangkat tangan saat mendengar suara. Hasil tes akan membantu dokter menentukan apakah grommet diperlukan.
Perawatan
Penanganan utama untuk cairan telinga tengah yang menetap adalah observasi (menunggu) selama beberapa bulan, terutama jika gejala ringan. Jika tidak membaik, dokter mungkin menyarankan pemasangan grommet. Prosedur ini dilakukan di rumah sakit atau klinik dengan bius umum singkat. Grommet akan mengalirkan cairan dan udara masuk ke telinga tengah, sehingga tekanan normal dan pendengaran kembali pulih.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga telinga tetap kering saat mandi atau berenang, gunakan penyumbat telinga khusus jika dianjurkan dokter.
- Hindari memasukkan benda apapun ke telinga.
- Pantau gejala, seperti nyeri berlebihan atau keluar cairan yang tidak biasa, dan segera hubungi dokter jika muncul.
Perawatan medis
Selain pemasangan grommet, dokter dapat memberikan obat tetes telinga atau obat antiinflamasi untuk mengurangi peradangan. Antibiotik hanya diberikan jika ada infeksi aktif. Selalu ikuti anjuran dokter; jangan menggunakan obat tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pemasangan grommet dianggap perlu jika cairan di telinga tengah bertahan lebih dari 3–6 bulan, menyebabkan gangguan pendengaran yang signifikan, atau mengganggu perkembangan bicara dan belajar pada anak.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah pemasangan grommet, pendengaran biasanya membaik dengan segera. Penting untuk menjaga telinga tetap kering dan menghindari air masuk ke dalam telinga saat mandi atau berenang. Gunakan pelindung telinga (seperti topi renang atau penyumbat telinga) sesuai anjuran dokter. Grommet akan lepas sendiri dalam waktu 6–12 bulan, dan lubang di gendang telinga biasanya menutup dengan sendirinya.
Tips gaya hidup
- Hindari berenang di air yang kotor atau kolam renang umum tanpa pelindung telinga.
- Batasi penggunaan dot atau botol susu saat tidur pada bayi.
- Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok di sekitar anak.
- Ikuti jadwal kontrol rutin dengan dokter THT untuk memantau posisi grommet dan pendengaran.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Aktivitas fisik dapat dilakukan seperti biasa, kecuali berenang atau menyelam yang memerlukan pelindung telinga. Konsultasikan dengan dokter jika ingin melakukan olahraga air.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Masalah pendengaran pada anak dapat membuat anak merasa frustasi atau tertinggal dalam belajar. Pada orang dewasa, gangguan pendengaran dapat menyebabkan isolasi sosial. Setelah grommet dipasang dan pendengaran pulih, sebagian besar pasien merasa lebih percaya diri dan nyaman berkomunikasi.
Pencegahan
Tidak selalu dapat dicegah, tetapi risiko penumpukan cairan dapat dikurangi dengan menghindari paparan asap rokok, memberikan ASI eksklusif pada bayi, dan tidak menggunakan dot atau botol susu saat tidur. Menjaga kebersihan tangan dan mengurangi paparan kuman juga membantu menurunkan frekuensi infeksi telinga.
Vaksin
Vaksinasi pneumokokus dan influenza dapat mengurangi risiko infeksi telinga. Diskusikan dengan dokter anak mengenai jadwal vaksin yang tepat.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus, tetapi pemeriksaan pendengaran rutin dianjurkan pada anak yang sering mengalami infeksi telinga atau memiliki faktor risiko. Pada anak yang sudah dipasang grommet, dokter akan menjadwalkan kontrol berkala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan pendengaran permanen jika cairan dibiarkan terlalu lama.
- Keterlambatan bicara dan bahasa pada anak.
- Infeksi telinga kronis yang dapat menyebar ke tulang mastoid (mastoiditis).
- Terbentuknya kolesteatoma (kista kulit di dalam telinga tengah) yang dapat merusak struktur telinga.
Prospek jangka panjang
Prognosis pemasangan grommet sangat baik. Sebagian besar pasien mengalami perbaikan pendengaran segera setelah prosedur. Komplikasi jarang terjadi, dan grommet biasanya lepas tanpa masalah dalam waktu kurang dari setahun. Dengan perawatan yang tepat dan kontrol rutin, gangguan pendengaran akibat cairan telinga tengah dapat diatasi dengan baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.