Lumpectomy
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Lumpektomi adalah operasi untuk mengangkat tumor beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya dari payudara, sementara sebagian besar payudara tetap dipertahankan. Operasi ini sering dilakukan pada kanker payudara stadium awal.
Fakta penting
- Lumpektomi termasuk operasi konservasi payudara, artinya payudara tidak diangkat seluruhnya.
- Setelah lumpektomi, biasanya pasien menjalani radioterapi untuk mengurangi risiko kanker kembali.
- Lumpektomi hanya bisa dilakukan jika tumor cukup kecil dan letaknya memungkinkan, serta tidak ada penyebaran yang luas.
Cukup umum dilakukan pada penderita kanker payudara stadium awal, terutama bila tumor masih terlokalisir.
Pasien yang didiagnosis kanker payudara stadium awal dan memenuhi kriteria tertentu, seperti ukuran tumor kecil dan tidak menyebar ke kelenjar getah bening.
Gejala
- Demam tinggi (lebih dari 38°C) disertai menggigil setelah operasi
- Perdarahan hebat dari luka operasi yang tidak berhenti
- Nyeri dada tiba-tiba atau sesak napas
- Bengkak atau nyeri hebat di sekitar luka yang memburuk
- ⚠Kemerahan, bengkak, atau keluar nanah dari luka operasi
- ⚠Nyeri yang tidak terkendali dengan obat pereda nyeri biasa
- ⚠Mual dan muntah parah yang menghalangi minum obat
Gejala umum
- Benjolan di payudara atau ketiak
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara
- Kulit payudara yang mengerut atau seperti kulit jeruk
- Puting susu yang tertarik ke dalam atau keluar cairan abnormal
Penyebab
Penyebab utama
- Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, namun terjadi ketika sel-sel di payudara tumbuh tidak terkendali akibat mutasi genetik.
Faktor risiko
- Usia (semakin tua risiko semakin tinggi)
- Riwayat keluarga dengan kanker payudara atau ovarium
- Mutasi gen BRCA1 atau BRCA2
- Paparan hormon estrogen dalam waktu lama (misalnya menstruasi dini, menopause terlambat)
- Kegemukan atau obesitas setelah menopause
- Kurang aktivitas fisik dan konsumsi alkohol
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika setelah operasi muncul demam tinggi, perdarahan, atau nyeri hebat yang tidak biasa
- Jika luka operasi menunjukkan tanda infeksi (kemerahan, bengkak, keluar cairan)
Buat janji temu rutin jika:
- Jika menemukan benjolan baru atau perubahan pada payudara
- Jika ada riwayat keluarga kanker payudara dan ingin melakukan pemeriksaan rutin
Diagnosis
Lumpektomi dilakukan setelah diagnosis kanker payudara ditegakkan melalui pemeriksaan pencitraan dan biopsi (pengambilan sampel jaringan).
Tes yang mungkin dilakukan
- Mammografi (rontgen payudara) untuk melihat adanya tumor
- USG payudara untuk membedakan kista dengan tumor padat
- MRI payudara bila diperlukan untuk memeriksa lebih detail
- Biopsi (jarum halus atau inti) untuk memastikan apakah tumor bersifat kanker
Apa yang diharapkan saat janji temu
Setelah diagnosis, dokter akan mendiskusikan pilihan operasi, mempersiapkan prosedur, dan menjelaskan masa pemulihan. Biasanya pasien akan menjalani pemeriksaan darah dan evaluasi kesehatan secara menyeluruh sebelum operasi.
Perawatan
Lumpektomi adalah tindakan bedah untuk mengangkat tumor payudara. Setelah operasi, hampir semua pasien dianjurkan menjalani radioterapi (terapi sinar) untuk membunuh sel kanker yang mungkin tersisa. Terapi tambahan seperti kemoterapi atau terapi hormon bisa diberikan tergantung stadium dan jenis kanker.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga luka operasi tetap bersih dan kering sesuai petunjuk dokter
- Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berat selama beberapa minggu
- Lakukan latihan ringan lengan dan bahu seperti yang dianjurkan fisioterapis
- Konsumsi makanan bergizi untuk mempercepat pemulihan
Perawatan medis
Setelah lumpektomi, perawatan lanjutan biasanya meliputi radioterapi untuk area payudara yang dioperasi. Dokter juga mungkin meresepkan obat-obatan hormonal atau kemoterapi, bergantung pada jenis dan stadium kanker. Semua pengobatan harus didiskusikan dengan dokter onkologi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Lumpektomi dilakukan ketika kanker payudara terdeteksi pada stadium awal, tumor masih kecil dan belum menyebar luas, serta ukuran payudara cukup memungkinkan untuk mempertahankan bentuk yang baik.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah masa pemulihan, sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas normal. Perlu dijadwalkan kontrol rutin untuk memantau kondisi payudara dan menjalani pemeriksaan pencitraan berkala.
Tips gaya hidup
- Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan
- Ikuti jadwal skrining yang dianjurkan dokter
- Kurangi konsumsi alkohol dan jaga berat badan ideal
- Hindari merokok
Diet dan olahraga
Pola makan sehat dengan banyak buah, sayur, dan biji-bijian dapat mendukung pemulihan. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau senam peregangan dianjurkan setelah mendapat izin dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Wajar merasa cemas, sedih, atau takut setelah menjalani operasi kanker. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental. Jika merasa sangat tertekan, segera hubungi layanan dukungan jiwa.
Pencegahan
Kanker payudara tidak dapat dicegah sepenuhnya, tetapi deteksi dini melalui mammografi dan pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan kanker pada tahap awal sehingga peluang kesembuhan lebih tinggi.
Program skrining
Mamografi dianjurkan secara berkala bagi wanita berusia 40 tahun ke atas atau lebih awal jika memiliki faktor risiko tinggi. Ikuti anjuran Kementerian Kesehatan Indonesia dan dokter Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kanker dapat tumbuh lebih besar dan menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain (metastasis)
- Menyulitkan pengobatan dan menurunkan harapan hidup
Prospek jangka panjang
Bila terdeteksi dini dan ditangani dengan tepat, prospek kesembuhan kanker payudara sangat baik. Lumpektomi yang diikuti radioterapi memberikan tingkat kesintasan yang setara dengan mastektomi (pengangkatan payudara total). Dengan perawatan lanjutan dan gaya hidup sehat, banyak pasien dapat hidup normal dan produktif.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Yayasan Kanker Indonesia (YKI) · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.