Mastectomy overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Jelajahi ekosistem Ruqelo
Alat produktivitas klinis berbasis AI untuk tenaga kesehatan.
Ruqelo ClinicalEdukasi dan panduan kesehatan yang mudah dipahami pasien.
Latihan berbicara bahasa Arab premium dengan roleplay, audio, dan Companion.
Ruqelo ArabicBerdasarkan panduan klinis Saudi
Mastektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat seluruh atau sebagian jaringan payudara. Prosedur ini paling sering dilakukan sebagai bagian dari pengobatan kanker payudara, tetapi juga bisa dilakukan untuk mencegah kanker pada orang dengan risiko sangat tinggi.
Fakta penting
Mastektomi adalah prosedur yang cukup umum. Di Indonesia, banyak perempuan menjalani operasi ini setiap tahun sebagai bagian dari penanganan kanker payudara, sesuai panduan Kementerian Kesehatan.
Mastektomi lebih sering dilakukan pada perempuan, tetapi juga bisa dilakukan pada laki-laki dengan kanker payudara. Biasanya direkomendasikan untuk orang dengan diagnosis kanker payudara stadium awal atau lanjut, atau mereka yang memiliki risiko tinggi karena faktor genetik.
Sebelum mastektomi, dokter biasanya melakukan biopsi (pengambilan sampel jaringan) untuk memastikan diagnosis dan menentukan apakah operasi diperlukan.
Hasil biopsi biasanya keluar dalam beberapa hari hingga seminggu. Dokter akan menjelaskan jenis, stadium, dan pilihan pengobatan, termasuk perlunya mastektomi.
Mastektomi adalah salah satu pilihan pengobatan kanker payudara. Tindakan ini sering dikombinasikan dengan operasi pengangkatan kelenjar getah bening ketiak (diseksi aksila).
Pengobatan setelah mastektomi mungkin termasuk radiasi ke area dada, kemoterapi, terapi hormon, atau terapi target. Dokter akan menyesuaikan rencana berdasarkan hasil biopsi dan stadium kanker.
Mastektomi sendiri adalah prosedur bedah. Operasi ini biasanya dilakukan oleh dokter bedah onkologi atau dokter bedah umum yang terlatih, dengan anestesi umum.
Setelah pulih, sebagian besar orang dapat kembali beraktivitas normal seperti bekerja dan berolahraga ringan. Namun, Anda perlu waspada terhadap pembengkakan lengan (limfedema) dengan menghindari cedera pada sisi operasi.
Makan makanan bergizi seimbang dengan banyak sayur, buah, dan protein untuk mendukung penyembuhan. Olahraga ringan seperti jalan kaki dan peregangan lengan membantu pemulihan. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program olahraga.
Kehilangan payudara dapat memengaruhi citra diri dan kepercayaan diri. Banyak perempuan mengalami perasaan sedih, cemas, atau marah. Dukungan dari keluarga, teman, atau kelompok sebaya sangat membantu.
Kanker payudara tidak selalu dapat dicegah, tetapi mastektomi preventif (profilaksis) bisa dilakukan pada orang dengan risiko tinggi untuk menurunkan kemungkinan terkena kanker. Deteksi dini melalui skrining sangat penting.
Kemenkes menganjurkan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) setiap bulan sejak usia 20 tahun, dan mamografi rutin setiap 2 tahun untuk perempuan usia 40 tahun ke atas.
Dengan penanganan yang tepat, prognosis kanker payudara umumnya baik, terutama jika ditemukan sejak dini. Banyak perempuan yang hidup sehat, aktif, dan produktif setelah mastektomi. Dukungan medis dan psikologis dapat membantu Anda menjalani masa pemulihan dengan lebih baik.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 9 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.