Tips Hari Prosedur untuk Radang Selaput Paru (Pleurisy)
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Pleurisy adalah peradangan pada selaput tipis yang melapisi paru-paru dan dinding dada bagian dalam (disebut pleura). Peradangan ini menyebabkan rasa sakit saat bernapas, batuk, atau bersin. Biasanya pleurisy muncul karena infeksi, seperti pneumonia atau flu.
Fakta penting
- Pleurisy bukan penyakit menular, tapi penyebabnya (misalnya infeksi) bisa menular.
- Nyeri pleurisy biasanya terasa tajam dan memburuk saat menarik napas dalam.
- Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan orang sembuh total dalam beberapa hari hingga minggu.
Pleurisy cukup sering terjadi, terutama pada orang yang mengalami infeksi paru atau dada. Banyak kasus ringan tidak terdiagnosis karena gejalanya mirip nyeri otot.
Pleurisy bisa menyerang siapa saja, tapi lebih sering terjadi pada orang dewasa muda hingga usia pertengahan. Orang dengan sistem kekebalan lemah, perokok, atau yang baru menjalani operasi dada juga lebih berisiko.
Gejala
- Sulit bernapas atau napas sangat cepat
- Nyeri dada hebat yang tiba-tiba, seperti diremas atau ditusuk
- Batuk darah
- Bibir atau kuku membiru
- ⚠Demam tinggi (di atas 39°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Nyeri dada yang tidak membaik dengan istirahat
- ⚠Batuk berdahak hijau atau kuning
Gejala umum
- Nyeri tajam di dada yang memburuk saat bernapas dalam, batuk, atau bersin
- Napas pendek atau dangkal karena nyeri
- Batuk kering atau berdahak
- Demam dan menggigil (jika disebabkan infeksi)
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin rewel, menolak makan, atau bernapas cepat
- Nyeri dada bisa terlihat sebagai anak memegangi dadanya
- Demam tinggi lebih sering terjadi
Gejala pada lansia
- Gejala bisa lebih samar, seperti rasa tidak nyaman dada tanpa nyeri jelas
- Lansia mungkin mengalami kebingungan atau penurunan kesadaran jika ada infeksi
- Napas pendek lebih dominan daripada nyeri
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (misalnya flu, COVID-19)
- Infeksi bakteri (misalnya pneumonia, TBC)
- Penyakit autoimun (misalnya lupus, artritis reumatoid)
- Cedera dada atau setelah operasi
- Pembekuan darah di paru (emboli paru)
Faktor risiko
- Merokok atau perokok pasif
- Penyakit paru kronis (asma, PPOK)
- Sistem kekebalan lemah (HIV, kemoterapi)
- Riwayat operasi dada atau trauma
- Penyakit ginjal atau hati stadium lanjut
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri dada yang parah atau memburuk
- Sulit bernapas atau napas terasa berat
- Demam tinggi yang tidak kunjung turun
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri dada ringan yang berlangsung lebih dari 3 hari
- Batuk yang tidak sembuh dalam 2 minggu
- Ingin konsultasi sebelum menjalani prosedur (misalnya thoracentesis)
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan, lalu mendengarkan suara napas dengan stetoskop. Jika dicurigai pleurisy, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan penunjang.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rontgen dada (foto toraks) untuk melihat gambaran paru dan pleura
- USG dada untuk melihat penumpukan cairan di selaput paru
- CT scan untuk gambar lebih detail
- Tes darah untuk mendeteksi infeksi atau peradangan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan umumnya tidak sakit. Rontgen dan USG hanya memakan waktu beberapa menit. Jika perlu pengambilan cairan pleura (thoracentesis), dokter akan membius area tersebut sehingga Anda hanya merasa sedikit tidak nyaman.
Perawatan
Pengobatan pleurisy tergantung pada penyebabnya. Jika karena infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Untuk nyeri, dokter akan menyarankan obat pereda nyeri yang aman. Pada kasus dengan penumpukan cairan, prosedur pengeluaran cairan (thoracentesis) mungkin diperlukan. Ikuti anjuran dokter mengenai obat-obatan dan jadwal kontrol.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup, jangan memaksakan diri
- Kompres hangat di area dada yang nyeri
- Batuk dengan cara menahan bantal di dada untuk mengurangi nyeri
- Hindari merokok dan asap rokok
- Minum cukup air putih untuk mengencerkan dahak
Perawatan medis
Dokter bisa memberikan obat antiradang (seperti ibuprofen) atau obat pereda nyeri yang dijual bebas, sesuai kondisi Anda. Jika penyebabnya infeksi bakteri, akan diberikan antibiotik. Untuk peradangan akibat autoimun, dokter mungkin meresepkan obat penekan sistem kekebalan. Pada pleurisy dengan efusi (cairan), prosedur thoracentesis dilakukan dengan jarum halus untuk mengeluarkan cairan. Jangan pernah memulai atau menghentikan obat tanpa konsultasi dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan. Hanya pada kasus empiema (nanah di rongga pleura) atau jika ada kebocoran udara terus-menerus, dokter bedah mungkin melakukan operasi kecil untuk membersihkan atau memperbaiki pleura.
Hidup dengan kondisi ini
Pada hari prosedur (misalnya thoracentesis), Anda akan diminta datang dengan perut kosong jika menggunakan bius. Kenakan pakaian longgar. Bawa hasil pemeriksaan sebelumnya dan daftar obat yang sedang diminum. Setelah prosedur, Anda bisa langsung pulang kecuali ada komplikasi. Istirahatkan diri selama 1-2 hari. Jika ada nyeri atau sesak setelah prosedur, segera hubungi dokter. Hindari aktivitas berat selama 24 jam.
Tips gaya hidup
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok
- Jaga kebersihan tangan untuk mencegah infeksi
- Vaksinasi flu dan pneumonia sesuai jadwal dari Kemenkes
- Kelola stres dengan teknik relaksasi atau konseling
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh. Tidak ada pantangan khusus, tapi perbanyak sayur dan buah. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan setelah nyeri mereda. Hindari olahraga berat sampai dinyatakan sembuh oleh dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri dada yang terus-menerus bisa menimbulkan kecemasan atau kekhawatiran. Wajar jika Anda merasa cemas. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau keluarga. Jika merasa sangat tertekan, jangan ragu mencari bantuan psikolog atau layanan kesehatan jiwa.
Pencegahan
Tidak semua pleurisy bisa dicegah, tapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kesehatan paru-paru. Segera obati infeksi saluran napas agar tidak meluas ke pleura.
Vaksin
Vaksinasi influenza dan vaksin pneumonia (PCV/PPV) dianjurkan sesuai panduan Kemenkes, terutama untuk lansia dan orang dengan penyakit kronis. Vaksin COVID-19 juga membantu mencegah infeksi yang bisa memicu pleurisy.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk pleurisy. Pemeriksaan dada rutin disarankan bagi orang dengan risiko tinggi, seperti perokok atau penderita penyakit autoimun.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Penumpukan cairan di rongga pleura (efusi pleura) yang bisa mengganggu pernapasan
- Empiema, yaitu infeksi bernanah di rongga pleura yang membutuhkan drainase
- Jaringan parut di pleura (fibrosis) yang menyebabkan sesak permanen
- Penyebaran infeksi ke seluruh tubuh (sepsis)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, kebanyakan orang pulih sempurna tanpa masalah jangka panjang. Kuncinya adalah diagnosis dini dan mengikuti anjuran dokter. Pleurisy karena virus biasanya sembuh sendiri, sementara yang akibat bakteri membaik dengan antibiotik. Jangan khawatir, karena dokter akan membantu Anda melalui setiap langkah pengobatan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.