Risks and benefits of dialysis session
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Dialisis adalah prosedur medis yang mengambil alih tugas ginjal untuk membersihkan darah dari kotoran dan kelebihan cairan. Prosedur ini dilakukan ketika ginjal sudah tidak berfungsi dengan baik, biasanya pada gagal ginjal stadium akhir.
Fakta penting
- Dialisis bukanlah obat untuk gagal ginjal, tetapi membantu memperpanjang hidup dan memperbaiki kualitas hidup.
- Ada dua jenis utama: hemodialisis (cuci darah) dan dialisis peritoneal (cuci darah melalui perut).
- Untuk menjalani dialisis, perlu dibuat akses ke pembuluh darah melalui operasi kecil, seperti fistula atau cangkok.
Ya, dialisis adalah prosedur yang cukup sering dilakukan pada pasien gagal ginjal stadium akhir. Di Indonesia, ribuan orang menjalani dialisis setiap tahun sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.
Dialisis biasanya diperlukan oleh orang dewasa dan anak-anak yang mengalami gagal ginjal kronis stadium 5 atau gagal ginjal akut yang parah.
Gejala
- Nyeri dada yang hebat
- Sesak napas yang memberat secara tiba-tiba
- Pingsan atau kehilangan kesadaran
- Perdarahan dari tempat akses dialisis yang tidak berhenti meski sudah ditekan
- ⚠Demam tinggi disertai menggigil
- ⚠Nyeri, bengkak, atau kemerahan di daerah akses dialisis
- ⚠Penurunan tekanan darah secara drastis selama atau setelah dialisis
- ⚠Muntah terus-menerus atau diare berat
Gejala umum
- Pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki karena kelebihan cairan
- Sesak napas, terutama saat berbaring
- Mual, muntah, dan hilang nafsu makan
- Kelelahan yang sangat berat
- Gatal-gatal di seluruh tubuh
Gejala pada anak-anak
- Pertumbuhan badan yang lambat
- Mudah lelah saat bermain atau beraktivitas
- Muntah-muntah yang sering
- Wajah atau kaki bengkak
Gejala pada lansia
- Kebingungan atau sulit berkonsentrasi
- Penurunan tekanan darah tiba-tiba saat menjalani dialisis
- Kram otot yang sering
- Cepat lelah dan lemah
Penyebab
Penyebab utama
- Gagal ginjal kronis akibat diabetes melitus
- Hipertensi (tekanan darah tinggi) yang tidak terkontrol
- Peradangan ginjal (glomerulonefritis)
- Penyakit ginjal polikistik (kista di ginjal)
Faktor risiko
- Diabetes
- Tekanan darah tinggi
- Riwayat keluarga penyakit ginjal
- Usia lanjut
- Kebiasaan merokok
- Obesitas
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami sesak napas berat atau tidak bisa buang air kecil sama sekali
- Jika area akses dialisis (fistula, cangkok, atau kateter) terasa sakit, bengkak, atau merah
- Jika Anda demam tinggi atau menggigil setelah sesi dialisis
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki penyakit ginjal kronis dan perlu mendiskusikan kapan harus memulai dialisis
- Untuk kontrol rutin fungsi ginjal dan kondisi akses dialisis
Diagnosis
Diagnosis penyakit ginjal yang memerlukan dialisis ditegakkan melalui tes darah, tes urine, dan pemeriksaan fisik. Dokter akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk memulai dialisis berdasarkan fungsi ginjal dan gejala yang dialami.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk memeriksa kadar kreatinin dan ureum
- Tes urine untuk melihat adanya protein atau darah
- USG ginjal untuk menilai ukuran dan struktur ginjal
- Biopsi ginjal pada kasus tertentu
Apa yang diharapkan saat janji temu
Jika Anda memerlukan dialisis, dokter akan merujuk Anda ke pusat dialisis. Sebelum memulai, Anda akan menjalani operasi kecil untuk membuat akses dialisis, seperti fistula AV (penyambungan arteri dan vena di lengan) yang dilakukan oleh dokter bedah. Prosedur ini aman dan umum dilakukan.
Perawatan
Dialisis adalah pengobatan utama untuk gagal ginjal stadium akhir. Hemodialisis dilakukan 3 kali seminggu di rumah sakit atau pusat dialisis, masing-masing selama 3–4 jam. Dialisis peritoneal dapat dilakukan sendiri di rumah setiap hari. Keduanya memiliki manfaat dan risiko yang perlu didiskusikan dengan dokter untuk memilih yang paling sesuai.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga kebersihan area akses dialisis agar tidak infeksi
- Hindari tekanan atau benturan pada lengan yang memiliki fistula
- Batasi minum sesuai anjuran dokter untuk mengontrol cairan
- Timbang berat badan setiap hari untuk memantau keseimbangan cairan
Perawatan medis
Pengobatan gagal ginjal mencakup obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah, anemia, dan kadar mineral seperti kalsium dan fosfor. Dialisis sendiri adalah prosedur medis yang terjadwal. Dokter akan menyesuaikan jenis dan jadwal dialisis berdasarkan kondisi Anda. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan gagal ginjal selain transplantasi ginjal.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembuatan akses dialisis (fistula AV, cangkok, atau kateter) adalah prosedur bedah. Jika akses mengalami masalah seperti penyempitan atau infeksi, mungkin diperlukan operasi perbaikan. Transplantasi ginjal adalah operasi besar yang dapat menggantikan dialisis pada pasien yang memenuhi syarat.
Hidup dengan kondisi ini
Menjalani dialisis memerlukan penyesuaian jadwal. Pasien hemodialisis harus meluangkan waktu 3 kali seminggu untuk ke pusat dialisis. Pasien dialisis peritoneal bisa melakukannya di rumah. Anda perlu disiplin dalam mengatur pola makan, minum obat, dan memantau kesehatan secara umum.
Tips gaya hidup
- Tetap aktif sesuai kemampuan, misalnya jalan kaki ringan
- Hindari merokok dan konsumsi alkohol
- Patuhi jadwal dialisis dan jangan pernah melewatkan sesi tanpa konsultasi dokter
- Kelola stres dengan relaksasi atau hobi
Diet dan olahraga
Diet rendah garam, rendah kalium, rendah fosfor, dan pembatasan cairan sangat penting. Bekerjasamalah dengan ahli gizi untuk menyusun menu yang tepat. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau peregangan dapat membantu mempertahankan kebugaran. Jangan berolahraga berat tanpa persetujuan dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan dialisis bisa menimbulkan perasaan cemas, sedih, atau marah. Banyak pasien merasa terbebani. Penting untuk membicarakan perasaan Anda dengan keluarga, teman, atau konselor. Jangan ragu mencari bantuan profesional jika diperlukan. Anda tidak sendirian.
Pencegahan
Gagal ginjal kronis sering kali dapat dicegah atau diperlambat dengan mengelola diabetes dan hipertensi, serta menerapkan pola hidup sehat. Namun, jika sudah mencapai gagal ginjal stadium akhir, dialisis tidak dapat dicegah.
Vaksin
Vaksinasi hepatitis B dianjurkan untuk pasien dialisis karena risiko infeksi yang lebih tinggi. Bicarakan dengan dokter tentang vaksinasi yang Anda perlukan.
Program skrining
Skrining penyakit ginjal dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi, misalnya penderita diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga penyakit ginjal. Pemeriksaan urine dan darah sederhana dapat mendeteksi kerusakan ginjal sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Penumpukan racun dalam darah yang dapat menyebabkan koma dan kematian
- Kelebihan cairan yang mengakibatkan gagal jantung
- Gangguan elektrolit yang memicu gangguan irama jantung dan kram otot
Prospek jangka panjang
Dengan menjalani dialisis secara teratur dan mengikuti anjuran dokter, banyak pasien dapat hidup bertahun-tahun dengan kualitas hidup yang baik. Dialisis bukan akhir segalanya; banyak yang tetap bekerja, berkeluarga, dan menikmati hobi. Transplantasi ginjal merupakan pilihan yang dapat membebaskan Anda dari dialisis. Bicarakan pilihan Anda dengan dokter.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.