Risks and benefits of grommets
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Jelajahi ekosistem Ruqelo
Alat produktivitas klinis berbasis AI untuk tenaga kesehatan.
Ruqelo ClinicalEdukasi dan panduan kesehatan yang mudah dipahami pasien.
Latihan berbicara bahasa Arab premium dengan roleplay, audio, dan Companion.
Ruqelo ArabicBerdasarkan panduan klinis Saudi
Grommet adalah tabung kecil yang dimasukkan ke dalam gendang telinga untuk mengalirkan cairan yang menumpuk di belakang gendang telinga. Prosedur ini membantu menyamakan tekanan dan memperbaiki pendengaran. Grommet biasanya terbuat dari bahan yang aman dan akan lepas sendiri setelah beberapa bulan hingga setahun.
Fakta penting
Ya, pemasangan grommet adalah prosedur yang umum dilakukan, terutama pada anak-anak. Di Indonesia, prosedur ini sering direkomendasikan oleh dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) sesuai panduan Kementerian Kesehatan.
Grommet paling sering dipasang pada anak-anak usia 1–3 tahun yang mengalami cairan di telinga tengah (otitis media efusi) atau infeksi telinga berulang. Namun, orang dewasa dengan masalah serupa juga dapat menjalani prosedur ini.
Dokter akan memeriksa telinga dengan alat yang disebut otoskop untuk melihat gendang telinga. Untuk menilai ada tidaknya cairan, dokter juga bisa menggunakan timpanometri, yaitu tes yang mengukur gerakan gendang telinga saat diberikan tekanan udara.
Pemeriksaan biasanya tidak nyeri dan dilakukan di klinik THT. Dokter akan menjelaskan hasil dan mendiskusikan apakah grommet diperlukan. Jika disarankan, prosedur pemasangan grommet akan dijadwalkan.
Tujuan utama pemasangan grommet adalah mengalirkan cairan dari telinga tengah, memperbaiki pendengaran, dan mengurangi frekuensi infeksi. Prosedur ini dilakukan oleh dokter THT dengan menggunakan anestesi umum pada anak atau lokal pada orang dewasa. Grommet akan tetap di tempatnya selama beberapa bulan lalu lepas sendiri.
Dokter mungkin meresepkan obat tetes telinga (tanpa menyebutkan merek) untuk mencegah infeksi setelah operasi. Jika terjadi infeksi, dokter akan memberikan antibiotik yang sesuai. Pada beberapa kasus, dokter juga menyarankan pengobatan alergi atau pembesaran adenoid jika itu penyebabnya.
Setelah grommet terpasang, sebagian besar anak dan orang dewasa merasakan pendengaran membaik dengan cepat. Anda perlu menjaga telinga tetap kering selama grommet masih di tempat. Dokter akan memberikan petunjuk khusus tentang aktivitas seperti berenang. Biasanya, Anda bisa kembali beraktivitas normal sehari setelah prosedur.
Tidak ada pantangan khusus dalam makanan atau olahraga. Anda tetap bisa berolahraga ringan seperti berjalan atau bersepeda. Namun, hindari olahraga yang melibatkan tekanan telinga mendadak (misalnya menyelam atau angkat beban berat) sampai dokter mengizinkan.
Tidak semua kasus cairan telinga bisa dicegah, tetapi beberapa langkah dapat mengurangi risikonya. Menyusui bayi secara eksklusif selama 6 bulan, menghindari paparan asap rokok, dan memberikan vaksinasi lengkap dapat membantu. Pada anak yang rentan, dokter mungkin menyarankan pemberian obat alergi jika ada kecenderungan alergi.
Vaksinasi seperti vaksin PCV (pneumokokus) dan vaksin influenza dapat membantu mencegah infeksi telinga yang menjadi penyebab umum perlunya grommet. Konsultasikan jadwal imunisasi anak dengan dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
Skrining pendengaran pada bayi baru lahir dan anak prasekolah direkomendasikan untuk mendeteksi gangguan dini. Jika ada riwayat infeksi telinga berulang, dokter mungkin menganjurkan tes pendengaran berkala.
Prognosis pemasangan grommet sangat baik. Sebagian besar anak dan dewasa mengalami perbaikan pendengaran yang signifikan dan penurunan frekuensi infeksi. Grommet biasanya lepas sendiri tanpa masalah. Efek samping serius jarang terjadi, dan dengan perawatan yang tepat, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Tetaplah optimis dan ikuti anjuran dokter untuk hasil terbaik.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Pemasangan grommet umumnya dilakukan jika cairan di telinga tengah menetap lebih dari 3–6 bulan dan menyebabkan gangguan pendengaran yang signifikan, atau jika terjadi infeksi telinga berulang yang tidak membaik dengan pengobatan biasa. Prosedur ini juga bisa dilakukan bersamaan dengan pengangkatan adenoid jika diperlukan.
Gangguan pendengaran yang tidak diobati bisa menyebabkan rasa frustrasi, kesulitan bersosialisasi, dan pada anak dapat menghambat perkembangan bicara. Setelah grommet terpasang, perbaikan pendengaran seringkali meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup. Jika Anda atau anak Anda mengalami kecemasan atau depresi terkait kondisi ini, bicarakan dengan dokter atau konselor.