Ringkasan edukasi — bukan nasihat medis. Diskusikan dengan tenaga kesehatan Anda.
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
BAB hitam (melena) adalah kondisi ketika tinja berwarna hitam pekat, lengket, dan berbau busuk. Ini biasanya terjadi karena pendarahan di saluran pencernaan bagian atas, seperti lambung atau kerongkongan. Darah yang tercerna berubah warna menjadi hitam saat melewati usus. Namun, BAB hitam juga bisa disebabkan oleh makanan, suplemen zat besi, atau obat-obatan tertentu.
Fakta penting
BAB hitam bisa menjadi tanda pendarahan di saluran pencernaan atas, tetapi tidak selalu berbahaya.
Penyebab umum selain pendarahan adalah konsumsi suplemen zat besi, bismuth (obat maag), atau makanan seperti buah bit dan licorice hitam.
Jika BAB hitam disertai pusing, lemas, atau nyeri perut hebat, segera cari pertolongan darurat.
Pertanyaan tentang artikel ini
Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pastinya, termasuk tes tinja dan endoskopi jika diperlukan.
Cukup umum. Banyak orang pernah mengalami BAB hitam setidaknya sekali dalam hidup, terutama karena makanan atau suplemen. Namun, sebagai gejala pendarahan, kondisi ini lebih jarang dan perlu mendapat perhatian medis.
Siapa pun bisa mengalaminya, baik anak-anak, dewasa, maupun lansia. Orang dengan penyakit maag kronis, tukak lambung, atau yang mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) memiliki risiko lebih tinggi mengalami pendarahan saluran cerna yang menyebabkan BAB hitam.
Gejala
Segera hubungi layanan darurat jika Anda melihat:
BAB hitam disertai pusing hebat, pingsan, atau tekanan darah turun drastis
Muntah darah segar atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
Nyeri perut yang sangat hebat dan mendadak
Kulit terlihat pucat, keringat dingin, dan detak jantung cepat
Segera temui dokter (hari yang sama) jika Anda melihat:
⚠BAB hitam tanpa gejala lain tetapi berlangsung lebih dari 2 hari
⚠Anda baru saja menjalani operasi atau memiliki riwayat penyakit maag/tukak lambung
⚠Anda mengonsumsi obat pengencer darah (warfarin, aspirin, dan lain-lain)
Gejala umum
Tinja berwarna hitam pekat, lengket, dan berbau busuk menyengat
Perut terasa tidak nyaman atau nyeri ringan
Kadang disertai mual atau muntah (muntah bisa berwarna hitam seperti kopi)
Gejala pada anak-anak
Anak mungkin tidak bisa menjelaskan gejala, jadi perhatikan perubahan warna tinja
Jika BAB hitam disertai rewel berlebihan, muntah, atau lemas, segera periksakan ke dokter
Pada bayi, BAB hitam setelah minggu pertama bisa normal (mekonium), tetapi jika berlangsung lama harus diperiksa
Gejala pada lansia
Lansia lebih rentan mengalami pendarahan saluran cerna karena penggunaan obat pengencer darah atau OAINS
Mereka mungkin juga mengalami pusing, pingsan, atau tekanan darah rendah tanpa nyeri perut yang jelas
Perubahan warna tinja pada lansia harus selalu dievaluasi karena bisa menandakan kondisi serius
Penyebab
Penyebab utama
Pendarahan di saluran pencernaan atas, misalnya dari tukak lambung, varises esofagus, atau robekan pada kerongkongan
Konsumsi suplemen zat besi dosis tinggi
Obat yang mengandung bismuth (misalnya untuk diare atau maag)
Makanan tertentu seperti buah bit, licorice hitam, atau blueberry dalam jumlah banyak
Gangguan pembekuan darah atau penyakit hati kronis
Faktor risiko
Sering minum obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau aspirin
Penyakit maag kronis atau tukak lambung
Infeksi bakteri H. pylori
Konsumsi alkohol berlebihan
Penyakit hati atau ginjal stadium lanjut
Penggunaan obat pengencer darah
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
Segera ke IGD jika BAB hitam disertai pusing berat, pingsan, muntah darah, atau nyeri perut hebat
Jika Anda merasa sangat lemas atau jantung berdebar kencang
Buat janji temu rutin jika:
BAB hitam tanpa gejala lain, tetapi berlangsung lebih dari 1-2 hari
Anda tidak yakin penyebabnya (apakah karena makanan/obat atau bukan)
Ada riwayat penyakit maag, tukak, atau penggunaan OAINS jangka panjang
Jika Anda baru saja mengonsumsi suplemen zat besi, bismuth, atau makanan tertentu, dan tidak ada gejala lain yang mengkhawatirkan, kemungkinan besar BAB hitam itu normal dan akan hilang sendiri setelah Anda berhenti mengonsumsinya. Namun, jika ragu atau khawatir, periksakan ke dokter tenang saja.
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan wawancara medis, menanyakan riwayat makanan, obat-obatan, dan gejala lain. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan perut dan tekanan darah. Jika dicurigai pendarahan, dokter akan melakukan beberapa tes.
Tes yang mungkin dilakukan
Tes tinja untuk memeriksa adanya darah (tes darah samar)
Tes darah lengkap untuk melihat kadar hemoglobin (apakah ada anemia)
Endoskopi saluran cerna atas (EGD) – kamera kecil dimasukkan melalui mulut untuk melihat lambung dan kerongkongan langsung
Kolonoskopi jika dicurigai pendarahan dari usus besar
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya dimulai dari pemeriksaan sederhana. Jika hasil tes tinja positif darah, dokter akan merujuk Anda ke spesialis pencernaan untuk endoskopi. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan bius ringan dan tidak menyakitkan. Dokter akan menjelaskan setiap langkah sebelum dilakukan.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab BAB hitam. Jika penyebabnya pendarahan, prioritas adalah menghentikan pendarahan dan menjaga kestabilan kondisi pasien. Jika penyebabnya hanya makanan atau suplemen, cukup menghentikan konsumsi dan observasi.
Perawatan mandiri di rumah
Jika BAB hitam karena suplemen zat besi atau bismuth, hentikan sementara dan konsultasikan ke dokter
Hindari makanan yang bisa mengiritasi lambung seperti pedas, asam, atau alkohol
Minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi
Catat frekuensi dan konsistensi BAB untuk dilaporkan ke dokter
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat untuk menurunkan asam lambung (misalnya golongan proton pump inhibitor) jika penyebabnya tukak lambung. Jika ada infeksi H. pylori, akan diberikan antibiotik sesuai resep. Untuk pendarahan aktif, bisa dilakukan tindakan endoskopi untuk menghentikan pendarahan, seperti penjepitan atau penyuntikan obat. Obat pengencer darah mungkin perlu dihentikan sementara sesuai petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, hanya jika pendarahan tidak dapat dihentikan dengan endoskopi atau jika ada komplikasi seperti perforasi (lubang) pada lambung atau usus.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah BAB hitam teratasi, Anda bisa kembali beraktivitas normal. Jika penyebabnya adalah kondisi kronis seperti penyakit maag, Anda mungkin perlu menjalani pengobatan jangka panjang dan kontrol rutin ke dokter.
Tips gaya hidup
Hindari mengonsumsi OAINS tanpa pengawasan dokter
Batasi alkohol dan berhenti merokok untuk melindungi lambung
Konsumsi makanan sehat dan teratur untuk menjaga kesehatan saluran cerna
Kelola stres dengan baik karena stres bisa memperburuk maag
Diet dan olahraga
Makanlah makanan yang tidak mengiritasi lambung, seperti nasi, pisang, roti tawar, dan sayuran matang. Hindari makanan pedas, asam, dan berlemak tinggi. Olahraga ringan seperti jalan kaki baik untuk pencernaan, tapi hindari olahraga berat jika Anda masih dalam pemulihan pendarahan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengalami BAB hitam bisa membuat cemas, terutama jika tidak tahu penyebabnya. Rasa khawatir itu wajar. Berbagi dengan keluarga atau teman dekat bisa membantu. Jika kecemasan mengganggu aktivitas sehari-hari, bicarakan dengan dokter atau psikolog.
Pencegahan
Tidak semua BAB hitam bisa dicegah, terutama yang disebabkan oleh pendarahan. Namun, risiko dapat dikurangi dengan menghindari penggunaan OAINS jangka panjang tanpa resep dokter, mengobati infeksi H. pylori, dan mengelola penyakit maag dengan baik.
Program skrining
Jika Anda memiliki faktor risiko tinggi, seperti riwayat keluarga dengan kanker lambung atau tukak berulang, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan endoskopi berkala. Untuk populasi umum, tidak ada skrining rutin untuk BAB hitam, tetapi pemeriksaan tinja tahunan dianjurkan bagi yang berusia di atas 45 tahun atau memiliki riwayat penyakit saluran cerna.
Komplikasi
Jika tidak diobati
Anemia (kekurangan darah) yang menyebabkan kelelahan, pusing, dan sesak napas
Kehilangan darah berat yang menyebabkan syok atau pingsan
Pendarahan yang tidak tertangani bisa memburuk dan memerlukan transfusi darah
Komplikasi tukak lambung seperti perforasi (lubang) atau penyumbatan saluran cerna
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar penyebab BAB hitam bisa diatasi dengan baik. Pendarahan saluran cerna biasanya berhasil dihentikan melalui endoskopi atau obat-obatan. Jika penyebabnya jinak seperti makanan, kondisinya akan membaik dengan sendirinya. Kuncinya adalah segera mencari pertolongan medis jika ada gejala yang mengkhawatirkan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 8 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.