Nyeri atau Gangguan pada Satu Telinga
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Ini adalah keluhan yang dirasakan hanya pada satu telinga, seperti nyeri, berdenging, rasa penuh, atau pendengaran yang menurun. Banyak hal yang bisa menjadi penyebabnya, mulai dari kotoran telinga yang menyumbat hingga infeksi. Meski umumnya ringan, keluhan ini perlu diperiksakan ke tenaga kesehatan agar penyebabnya dipastikan dan diobati dengan tepat.
Fakta penting
- Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud, karena bisa mendorong kotoran makin dalam atau melukai saluran telinga.
- Nyeri telinga yang disertai demam atau keluarnya cairan perlu segera mendapat pemeriksaan dokter.
- Sebagian besar gangguan pada satu telinga dapat membaik dengan perawatan yang sederhana dan aman.
Ya, keluhan pada satu telinga cukup sering terjadi, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang sering berenang atau pernah masuk angin.
Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, dewasa, maupun lansia. Beberapa orang lebih berisiko, misalnya yang sering terkena air di telinga atau memiliki alergi.
Gejala
- Keluar banyak darah atau nanah dari telinga
- Hilang pendengaran secara tiba-tiba
- Sakit kepala hebat disertai leher kaku
- Kantuk berat, sulit dibangunkan, atau kejang
- ⚠Demam tinggi lebih dari 38°C
- ⚠Bengkak atau kemerahan di belakang telinga
- ⚠Nyeri berat yang tidak kunjung membaik setelah 2 hari
- ⚠Keluar cairan berbau busuk dari telinga
Gejala umum
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di salah satu telinga
- Rasa penuh atau tersumbat di telinga
- Telinga berdenging atau mendengung
- Pendengaran terasa berkurang pada satu sisi
- Keluar cairan atau nanah dari telinga
- Terasa panas atau gatal di dalam telinga
Gejala pada anak-anak
- Anak sering menarik atau menggaruk telinga yang sakit
- Rewel, menangis lebih sering, atau sulit tidur
- Demam
- Tidak merespons suara atau panggilan seperti biasanya
Gejala pada lansia
- Pendengaran menurun mendadak atau berangsur pada satu sisi
- Rasa berputar atau pusing
- Telinga berdenging yang mengganggu
- Sering meminta orang lain mengulang ucapan
Penyebab
Penyebab utama
- Penumpukan kotoran telinga yang mengeras atau menyumbat
- Infeksi telinga tengah (otitis media), sering setelah pilek atau flu
- Infeksi liang telinga luar (otitis eksterna), juga disebut telinga perenang
- Benda asing yang masuk ke telinga, misalnya serangga atau biji-bijian
- Cedera pada saluran telinga, misalnya akibat mengorek terlalu dalam
- Perubahan tekanan udara secara mendadak, misalnya saat naik pesawat atau menyelam
Faktor risiko
- Sering berenang atau menyelam
- Mengorek telinga dengan cotton bud atau benda lain
- Memiliki alergi atau sering mengalami pilek
- Terpapar asap rokok
- Daya tahan tubuh lemah, misalnya karena kurang tidur atau penyakit kronis
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri yang semakin berat atau tidak tertahankan
- Demam tinggi atau menggigil
- Keluar darah, nanah, atau cairan dari telinga
- Pendengaran menurun secara mendadak
- Bengkak atau kemerahan di sekitar belakang telinga
Buat janji temu rutin jika:
- Rasa penuh atau berdenging yang terus berlanjut lebih dari 2 hari
- Nyeri ringan yang hilang timbul
- Pendengaran terasa berkurang atau seperti tertutup
- Keluhan yang berulang pada telinga yang sama
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda, lalu memeriksa telinga menggunakan alat khusus yang disebut otoskop untuk melihat liang telinga dan gendang telinga.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi – pemeriksaan liang telinga dengan alat cahaya khusus
- Tes garpu tala – untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pendengaran
- Audiometri – tes pendengaran yang lebih lengkap jika diperlukan
- Pemeriksaan tekanan udara di telinga tengah (timpanometri) pada kasus tertentu
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan ini biasanya cepat dan tidak menimbulkan nyeri. Dokter akan menjelaskan apa yang ditemukan dan langkah selanjutnya. Bila diperlukan, dokter bisa merujuk Anda ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, tenggorokan).
Perawatan
Perawatan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika penyebabnya kotoran telinga, dokter mungkin membersihkan telinga dengan alat khusus. Jika ada infeksi, dokter dapat memberikan obat tetes telinga atau obat minum. Jangan mengobati sendiri tanpa anjuran tenaga kesehatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat di telinga yang sakit selama 10–15 menit untuk mengurangi nyeri
- Istirahat yang cukup
- Hindari mengorek atau menggaruk telinga
- Saat tidur, ganjal kepala sedikit lebih tinggi
- Hindari air masuk ke telinga saat mandi atau berenang
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri yang aman, obat tetes telinga, atau antibiotik jika ada infeksi bakteri. Penting untuk tidak menggunakan obat tetes telinga tanpa pemeriksaan dokter, terutama jika gendang telinga mungkin berlubang. Ikuti petunjuk dokter dengan lengkap dan selesaikan pengobatan sesuai anjuran.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang dibutuhkan untuk gangguan pada satu telinga. Tindakan pembedahan hanya dipertimbangkan pada kondisi tertentu, misalnya infeksi yang meluas ke tulang, terbentuknya abses, atau gangguan gendang telinga yang tidak membaik dengan obat.
Hidup dengan kondisi ini
Jaga kebersihan telinga dengan menyeka bagian luar saja menggunakan kain lembut. Jangan masukkan benda apa pun ke dalam liang telinga, termasuk cotton bud, karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan memperburuk keluhan.
Tips gaya hidup
- Gunakan penyumbat telinga saat berenang untuk mencegah air masuk
- Hindari kebiasaan mengorek telinga
- Batasi paparan suara yang terlalu bising
- Kelola stres dengan baik agar tubuh tetap sehat
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus untuk gangguan telinga, tetapi mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga teratur membantu menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri yang berkepanjangan atau gangguan pendengaran dapat memicu kecemasan, frustasi, atau rasa khawatir. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat atau konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dukungan yang tepat.
Pencegahan
Tidak semua gangguan telinga bisa dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan telinga dengan cara yang benar, menghindari penggunaan benda asing, dan melindungi telinga dari air kotor.
Vaksin
Lengkapi imunisasi dasar sesuai jadwal yang dianjurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), seperti vaksin campak, gondongan, dan pneumonia, karena infeksi tersebut dapat menyebabkan komplikasi pada telinga.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin khusus untuk gangguan telinga pada satu sisi. Namun, pemeriksaan pendengaran dapat dilakukan saat medical check-up atau jika Anda memiliki keluhan dan faktor risiko tertentu.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi dapat menyebar ke telinga tengah atau tulang di belakang telinga
- Gangguan pendengaran permanen
- Keluar cairan nanah terus-menerus dari telinga
- Gangguan keseimbangan atau pusing berulang
- Meningitis (infeksi selaput otak) pada kasus yang berat
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, sebagian besar gangguan pada satu telinga dapat membaik tanpa meninggalkan masalah jangka panjang. Makin dini diperiksa, makin baik peluang pemulihannya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.