Ringkasan edukasi — bukan nasihat medis. Diskusikan dengan tenaga kesehatan Anda.
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri telinga adalah rasa sakit yang terjadi di dalam atau di sekitar telinga. Ini bisa terasa tajam, tumpul, atau seperti tekanan. Nyeri telinga sering disebabkan oleh infeksi atau perubahan tekanan udara, tetapi bisa juga karena masalah di gigi atau sendi rahang.
Fakta penting
Nyeri telinga adalah keluhan yang sangat umum, terutama pada anak-anak.
Kebanyakan nyeri telinga disebabkan oleh infeksi telinga tengah (otitis media) atau infeksi liang telinga (otitis eksterna).
Nyeri telinga sering sembuh sendiri dalam beberapa hari, tetapi jika parah atau disertai demam tinggi, harus segera diperiksakan ke dokter.
Ya, nyeri telinga adalah salah satu alasan paling umum orang pergi ke dokter, terutama pada anak-anak usia 1–5 tahun.
Nyeri telinga bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak karena saluran eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah ke belakang hidung) mereka masih sempit dan mudah tersumbat. Orang dewasa juga bisa mengalaminya akibat infeksi, alergi, atau perubahan tekanan seperti saat naik pesawat.
Pertanyaan tentang artikel ini
Gejala
Segera hubungi layanan darurat jika Anda melihat:
Nyeri telinga mendadak dengan demam tinggi di atas 39°C.
Leher kaku dan sakit kepala hebat (tanda meningitis).
Kejang atau penurunan kesadaran.
Muncul bengkak atau kemerahan di belakang telinga (tanda mastoiditis).
Keluar cairan bernanah atau darah dari telinga setelah cedera kepala.
Anak tampak sangat lemah atau tidak responsif.
Segera temui dokter (hari yang sama) jika Anda melihat:
⚠Nyeri telinga yang tidak membaik dalam 2–3 hari.
⚠Cairan atau nanah keluar dari telinga.
⚠Gangguan pendengaran yang tiba-tiba memburuk.
⚠Demam tinggi yang tidak turun dengan obat penurun panas biasa.
⚠Nyeri telinga pada penderita gangguan kekebalan tubuh (misalnya pasien kemoterapi).
Gejala umum
Rasa sakit di salah satu atau kedua telinga (terasa tajam, tumpul, atau seperti terbakar).
Pendengaran terasa berkurang atau seperti ada yang menyumbat.
Demam ringan hingga tinggi.
keluar cairan dari telinga (bening, kuning, atau bernanah).
Rasa penuh atau tekanan di telinga.
Gejala pada anak-anak
Sering menarik-narik atau menggosok telinga.
Rewel atau lebih sering menangis dari biasanya.
Sulit tidur atau terbangun karena kesakitan.
Kehilangan nafsu makan atau sulit menyusu (karena tekanan saat mengisap).
Demam, kadang sampai 39°C.
Kadang-kadang diare atau muntah.
Gejala pada lansia
Nyeri telinga mungkin tidak terlalu terasa, malah muncul pusing atau vertigo (rasa berputar).
Pendengaran menurun secara bertahap.
Telinga berdenging.
Lebih sering merasa bingung atau sulit keseimbangan.
Cairan dari telinga bisa tidak terlalu kentara.
Penyebab
Penyebab utama
Infeksi telinga tengah (otitis media) karena virus atau bakteri, sering menyertai pilek atau flu.
Infeksi liang telinga (otitis eksterna) karena kelembaban berlebih atau luka kecil di saluran telinga. Sering disebut 'telinga perenang'.
Penyumbatan saluran eustachius akibat alergi, pilek, atau sinusitis.
Perubahan tekanan udara yang cepat (barotrauma), misalnya saat naik pesawat, menyelam, atau naik gunung.
Benda asing di telinga (pada anak-anak).
Masalah gigi atau rahang, seperti infeksi gigi atau gangguan sendi rahang (TMJ).
Penumpukan kotoran telinga yang keras.
Faktor risiko
Usia anak-anak (terutama 6 bulan – 2 tahun).
Sering terpapar asap rokok atau polusi udara.
Memiliki alergi atau sering pilek.
Menyusui dengan botol dalam posisi tidur (ASI atau susu bisa masuk ke saluran eustachius).
Sering berenang tanpa pelindung telinga.
Memakai alat bantu dengar atau earphone dalam waktu lama.
Riwayat infeksi telinga berulang.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
Bila disertai demam tinggi, leher kaku, atau tanda-tanda bahaya lainnya.
Jika nyeri sangat hebat hingga mengganggu tidur dan aktivitas.
Jika keluar cairan bernanah atau berdarah dari telinga.
Jika pendengaran tiba-tiba menurun drastis.
Buat janji temu rutin jika:
Nyeri telinga ringan yang berlangsung lebih dari 2–3 hari.
Nyeri yang hilang timbul dan disertai rasa penuh di telinga.
Jika Anda atau anak Anda sering mengalami infeksi telinga berulang.
Jika Anda memiliki kondisi kronis seperti diabetes atau gangguan kekebalan tubuh.
Nyeri telinga ringan yang muncul setelah pilek atau naik pesawat, lalu membaik dalam 1–2 hari tanpa demam, biasanya tidak memerlukan kunjungan dokter. Namun, jika ragu atau ada kekhawatiran, sebaiknya periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat gejala, pemeriksaan fisik dengan alat khusus bernama otoskop (seperti senter kecil dengan kaca pembesar) untuk melihat liang telinga dan gendang telinga. Dokter juga akan memeriksa hidung, tenggorokan, dan kadang-kadang gigi.
Tes yang mungkin dilakukan
Pemeriksaan otoskopi (melihat telinga dengan otoskop) – ini adalah pemeriksaan utama.
Timpanometri (tes tekanan udara di telinga tengah) – untuk melihat apakah gendang telinga bergerak normal.
Tes pendengaran (audiometri) – jika ada gangguan pendengaran yang menetap.
Tes laboratorium (dari cairan telinga) – hanya jika infeksi tidak membaik dengan pengobatan awal.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan telinga biasanya tidak sakit, hanya mungkin sedikit tidak nyaman saat dokter menarik daun telinga atau menekan daerah sekitar telinga. Jika diperlukan tes pendengaran, Anda akan duduk di ruangan kedap suara dan mendengarkan suara melalui headphone. Prosesnya cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Perawatan
Penanganan nyeri telinga tergantung penyebabnya. Infeksi virus biasanya sembuh sendiri dalam beberapa hari, sementara infeksi bakteri mungkin memerlukan antibiotik. Tujuan utama adalah mengurangi nyeri, mengatasi infeksi, dan mencegah komplikasi.
Perawatan mandiri di rumah
Kompres hangat di area telinga yang sakit selama 10–15 menit untuk meredakan nyeri.
Istrahat cukup, dan posisikan kepala lebih tinggi (misalnya bantal lebih tinggi) untuk membantu drainase cairan.
Hindari memasukkan benda apapun ke telinga, termasuk cotton bud.
Kunyah permen karet atau menguap lebar-lebar untuk membantu membuka saluran eustachius jika nyeri karena tekanan (misalnya saat pesawat turun).
Pastikan telinga tetap kering, gunakan topi renang atau penyumbat telinga saat mandi/berenang jika rawan infeksi.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri yang aman (misalnya parasetamol atau ibuprofen) tanpa resep. Jika dicurigai infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai (biasanya diminum selama 7–10 hari). Untuk infeksi liang telinga, dokter mungkin memberikan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik atau antijamur. Obat dekongestan (untuk meredakan hidung tersumbat) kadang diberikan untuk membantu membuka saluran eustachius. Semua pengobatan harus sesuai petunjuk dokter; jangan membeli obat tanpa resep untuk infeksi yang tidak jelas.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika infeksi telinga tengah terjadi berulang (misalnya >3 episode dalam 6 bulan) atau cairan bertahan lebih dari 3 bulan dan mengganggu pendengaran, dokter mungkin menyarankan pemasangan selang ventilasi (grommet) di gendang telinga. Tindakan ini dilakukan dengan anestesi singkat untuk mengalirkan cairan dan menjaga tekanan seimbang.
Hidup dengan kondisi ini
Pada fase akut, istirahat dan hindari aktivitas yang memicu nyeri seperti menekan telinga. Pastikan telinga tidak kemasukan air saat mandi. Jika menggunakan alat bantu dengar, konsultasikan dengan dokter mengenai pemakaiannya. Pantau tanda bahaya seperti demam tinggi atau nyeri hebat.
Tips gaya hidup
Hindari merokok dan paparan asap rokok, karena bisa memperparah iritasi saluran eustachius.
Jangan membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda tajam — cukup lap bagian luar telinga dengan kain bersih.
Jika sering berenang, gunakan penutup telinga atau tetes khusus untuk mengeringkan liang telinga setelah berenang.
Kelola alergi dengan baik, misalnya menghindari pemicu atau menggunakan obat antihistamin sesuai anjuran dokter.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk nyeri telinga, tetapi menghindari makanan yang bisa memperberat iritasi (misalnya makanan sangat panas atau dingin jika ada luka di mulut) disarankan. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan jika nyeri sudah berkurang, tetapi hindari olahraga yang mengubah tekanan telinga secara drastis (misalnya menyelam atau angkat beban berat).
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri telinga yang terus-menerus atau sering kambuh bisa menyebabkan frustrasi, sulit tidur, dan iritasi. Pada anak-anak, nyeri telinga bisa membuat rewel dan mengganggu perkembangan bicara jika pendengaran terganggu. Jika Anda atau anak Anda merasa cemas atau depresi karena nyeri telinga, bicarakan dengan dokter atau tenaga kesehatan jiwa.
Pencegahan
Ya, sebagian besar nyeri telinga bisa dicegah dengan menjaga kebersihan telinga dan mencegah infeksi saluran napas. Hindari memasukkan benda ke telinga, jaga telinga tetap kering, dan hindari paparan asap rokok. Bagi anak-anak, menyusui secara langsung (tidak botol sambil tiduran) dan mengimunisasi tepat waktu dapat menurunkan risiko infeksi telinga.
Vaksin
Vaksin pneumokokus (PCV) dan vaksin influenza (flu) dapat mencegah infeksi bakteri dan virus yang sering menyebabkan otitis media. Di Indonesia, vaksin PCV sudah menjadi imunisasi dasar wajib untuk anak sesuai jadwal Kemenkes. Diskusikan jadwal vaksinasi dengan dokter atau bidan.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk nyeri telinga, tetapi pemantauan pendengaran pada anak sangat dianjurkan. Di Indonesia, skrining pendengaran newborn (pemeriksaan pendengaran pada bayi baru lahir) dan pemeriksaan rutin di Posyandu dapat mendeteksi masalah sejak dini. Jika ada riwayat infeksi telinga berulang, dokter mungkin menyarankan tes pendengaran tahunan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
Gendang telinga pecah karena tekanan infeksi yang tidak diobati — biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu, tapi bisa meninggalkan gangguan pendengaran.
Infeksi menyebar ke tulang di belakang telinga (mastoiditis) yang menyebabkan bengkak, nyeri, dan demam tinggi.
Infeksi telinga tengah kronis dengan cairan yang menetap, menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada anak dan menghambat perkembangan bicara.
Jarang, infeksi bisa menyebar ke otak (meningitis) atau pembuluh darah di sekitarnya (trombosis sinus sigmoid).
Prospek jangka panjang
Kebanyakan kasus nyeri telinga sembuh sempurna dengan perawatan sederhana atau pengobatan yang tepat. Dengan diagnosis dini dan penanganan yang baik, komplikasi serius sangat jarang terjadi. Pada anak-anak, pendengaran biasanya kembali normal setelah infeksi sembuh. Jika Anda atau anak Anda sering mengalami nyeri telinga, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa ditangani secara optimal.
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 8 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.