Mata Sakit Disertai Mual: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mata sakit disertai mual adalah kondisi ketika rasa sakit atau tidak nyaman pada mata muncul bersamaan dengan rasa mual atau muntah. Ini bukan suatu penyakit tunggal, melainkan tanda bahwa mungkin ada masalah pada mata atau sistem saraf yang perlu diperiksa. Salah satu penyebab yang paling serius adalah tekanan di dalam mata yang meningkat tajam, yang dikenal sebagai glaukoma sudut tertutup akut. Kondisi ini termasuk kegawatdaruratan medis karena dapat mengancam penglihatan secara permanen.
Fakta penting
- Mata sakit yang hebat disertai mual bisa menjadi tanda tekanan bola mata tinggi dan membutuhkan pertolongan segera.
- Nyeri mata dengan mual juga bisa berasal dari migrain atau peradangan di dalam mata.
- Penanganan yang cepat dan tepat dapat menyelamatkan penglihatan.
- Jangan menunggu gejala membaik sendiri; segera periksakan ke dokter spesialis mata.
- Beberapa gejala seperti melihat lingkaran cahaya (halo) di sekitar lampu harus membuat Anda waspada.
Kondisi ini tidak terlalu umum, tetapi merupakan salah satu keluhan yang harus dianggap serius. Di Indonesia, glaukoma merupakan salah satu penyebab kebutaan yang signifikan, dan glaukoma sudut tertutup akut termasuk bentuk yang paling mendesak.
Lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 40 tahun, terutama mereka yang rabun jauh (hipermetropi), berjenis kelamin perempuan, dan memiliki anggota keluarga dengan riwayat glaukoma. Namun, migrain dan gangguan mata lainnya dapat menyerang semua usia.
Gejala
- Nyeri mata yang sangat berat dan datang tiba-tiba
- Mata merah dengan penglihatan menurun drastis
- Mual atau muntah yang terjadi bersama nyeri mata hebat
- Melihat lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya
- Mata terasa sangat keras seperti ada tekanan berlebih
- Gejala yang memburuk dalam waktu singkat — segera cari pertolongan darurat
- ⚠Nyeri mata yang tidak hilang dalam beberapa jam, meskipun mual ringan
- ⚠Sakit kepala berulang disertai gangguan penglihatan
- ⚠Mata merah dengan mual yang hilang timbul
- ⚠Perubahan penglihatan seperti bayangan atau kilatan cahaya
- ⚠Gejala muncul setelah cedera kepala atau mata
Gejala umum
- Nyeri hebat pada satu mata
- Mata merah
- Penglihatan kabur atau buram
- Melihat lingkaran cahaya (halo) di sekitar lampu
- Mual atau muntah
- Sakit kepala, terutama di sekitar mata
- Mata terasa seperti ada tekanan atau bengkak
Gejala pada anak-anak
- Mungkin lebih sulit dikenali karena anak belum bisa menjelaskan gejala dengan baik
- Menutup mata atau menjauhkan wajah dari cahaya
- Sering menggosok mata
- Mual dan muntah tanpa sebab yang jelas
- Mata tampak merah dan mereka menghindari bermain
- Bisa disertai sakit kepala atau perubahan perilaku
Gejala pada lansia
- Gejala klasik seperti nyeri mata hebat dan muntah lebih sering muncul
- Penglihatan menurun secara tiba-tiba
- Mual dan muntah bisa lebih dominan sehingga kadang dikira gangguan pencernaan
- Mata merah dan kornea tampak keruh
- Mungkin ada riwayat 'melihat halo' saat melihat lampu di malam hari
- Gejala bisa dipicu oleh berada di ruangan gelap atau membaca dalam waktu lama
Penyebab
Penyebab utama
- Glaukoma sudut tertutup akut: peningkatan tekanan cairan di dalam mata secara mendadak
- Migrain: sakit kepala berdenyut yang dapat disertai mual dan gangguan penglihatan (aura)
- Uveitis: peradangan pada lapisan di dalam mata
- Peradangan kornea (keratitis) atau infeksi mata yang parah
- Cedera pada mata atau benturan pada kepala
- Neuralgia atau nyeri saraf yang menjalar ke area mata
- Beberapa obat-obatan, terutama obat flu dan alergi yang melebarkan pupil, dapat memicu serangan glaukoma pada orang yang rentan (tidak menyebutkan nama obat)
Faktor risiko
- Usia di atas 40 tahun
- Riwayat keluarga dengan glaukoma
- Mata rabun jauh (hipermetropia) atau sudut bilik mata yang sempit
- Perempuan lebih berisiko untuk glaukoma sudut tertutup
- Keturunan Asia Timur atau Asia Tenggara
- Memiliki riwayat migrain
- Pernah mengalami serangan nyeri mata seperti ini sebelumnya
- Berada di ruangan gelap dalam waktu lama atau stres berat
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke unit gawat darurat atau dokter mata jika nyeri mata hebat disertai mual, muntah, atau penglihatan kabur
- Jangan menunda jika mata merah disertai mual dan Anda melihat halo
- Jika gejala muncul setelah benturan pada mata, segera periksa dalam beberapa jam
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri mata ringan tetapi sering muncul, buatlah janji dengan dokter spesialis mata
- Jika Anda sering sakit kepala disertai gangguan penglihatan, konsultasikan untuk menyingkirkan migrain atau masalah mata
- Periksakan mata secara teratur, terutama jika Anda memiliki faktor risiko glaukoma
Diagnosis
Dokter spesialis mata akan menanyakan gejala Anda secara lengkap, termasuk kapan mulai muncul, seberapa hebat nyerinya, dan apakah ada pemicu seperti berada di ruangan gelap. Dokter akan memeriksa mata Anda dengan alat khusus untuk melihat tekanan bola mata, kejernihan kornea, dan ada tidaknya peradangan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tonometer: alat yang mengukur tekanan di dalam bola mata tanpa menimbulkan rasa sakit
- Pemeriksaan slit-lamp (lampu celah): dokter melihat struktur mata di bawah pembesaran untuk menemukan tanda-tanda peradangan atau penyempitan sudut mata
- Pemeriksaan lapang pandang: untuk menilai apakah penglihatan tepi sudah terganggu
- Oftalmoskopi: dokter melihat bagian belakang mata termasuk saraf optik
- Pemeriksaan pachimetri (ketebalan kornea) dan gonioskopi (memeriksa sudut drainase mata) jika diperlukan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan mata biasanya tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu sekitar 10–30 menit. Jika dokter mencurigai glaukoma akut, Anda mungkin akan segera mendapatkan penanganan, bukan menunggu hasil seluruh tes. Bawa informasi tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat kesehatan keluarga.
Perawatan
Penanganan bergantung pada penyebabnya. Jika yang terjadi adalah glaukoma sudut tertutup akut, dokter akan berupaya menurunkan tekanan bola mata secepat mungkin, baik dengan obat tetes mata, obat oral, atau prosedur laser. Untuk migrain atau peradangan, pengobatan ditujukan untuk meredakan nyeri dan mengendalikan proses peradangan. Semua pengobatan harus diberikan di bawah pengawasan dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Jangan memijat atau menekan bola mata dengan keras
- Hindari mengejan, membungkuk terlalu lama, atau mengangkat beban berat, karena dapat meningkatkan tekanan mata
- Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman
- Gunakan kompres dingin di area dahi jika dokter mengizinkan — namun jangan mengompres mata secara langsung tanpa anjuran
- Jangan menunda pergi ke dokter atau rumah sakit saat gejala muncul
- Hindari aktivitas berat yang memicu sakit kepala, terutama pada penderita migrain
Perawatan medis
Dokter mungkin memberikan obat tetes mata untuk menurunkan tekanan mata, obat pereda nyeri, atau obat antiradang. Jika penyebabnya migrain, dokter dapat meresepkan obat untuk menghentikan serangan dan mencegah kambuh. Untuk peradangan di dalam mata (uveitis), pengobatan biasanya berupa obat antiperadangan yang diresepkan dokter spesialis. Pastikan Anda memahami aturan pakai yang diberikan dan menyampaikan jika ada efek samping.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada glaukoma sudut tertutup, prosedur laser iridotomi sering menjadi solusi. Laser ini membuat lubang kecil pada iris untuk membuka jalur aliran cairan mata, sehingga tekanan dapat turun dan mencegah serangan ulang. Pada beberapa kasus, pembedahan seperti trabekulektomi juga dapat dipertimbangkan jika pengobatan lain tidak berhasil. Dokter akan menjelaskan prosedur yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda sudah pernah mengalami kondisi ini, penting untuk menjalani kontrol rutin sesuai anjuran dokter. Catat setiap munculnya gejala, meskipun ringan, dan segera hubungi dokter jika ada tanda seperti pandangan kabur atau nyeri mata. Kenali pemicu Anda — misalnya ruangan gelap atau stres — dan cari cara untuk menghindarinya. Jangan berhenti minum obat tanpa persetujuan dokter.
Tips gaya hidup
- Lindungi mata dari sinar matahari langsung dengan kacamata hitam yang sesuai
- Hindari begadang dan kelola stres dengan baik, karena ini bisa memperburuk sakit kepala atau pemicu serangan
- Jika Anda menggunakan obat tetes mata, ikuti jadwal yang ditentukan
- Istirahatkan mata sejenak saat bekerja di depan layar komputer
- Jaga pola tidur teratur, karena kurang tidur bisa memicu nyeri kepala dan rasa mual
Diet dan olahraga
Pola makan sehat yang kaya sayur dan buah dapat menjaga kondisi tubuh dan tekanan darah tetap stabil. Minum cukup air putih. Hindari minum terlalu banyak kafein atau alkohol karena dapat memicu dehidrasi dan memengaruhi tekanan mata atau risiko migrain. Olahraga ringan seperti berjalan kaki umumnya aman, tetapi hindari angkat beban berat atau olahraga yang membuat kepala membungkuk terlalu lama. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program olahraga baru setelah mengalami keluhan mata.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mengalami nyeri mata yang hebat disertai mual dapat menimbulkan kecemasan, terutama karena rasa takut kehilangan penglihatan. Perasaan khawatir dan takut adalah hal yang wajar. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat. Jika kecemasan berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater. Dokter Anda juga dapat memberikan penjelasan lebih detail untuk meredakan kekhawatiran.
Pencegahan
Sebenarnya, banyak serangan glaukoma sudut tertutup akut dapat dicegah dengan pemeriksaan mata rutin, terutama jika Anda termasuk berisiko tinggi. Dokter dapat melihat adanya sudut bilik mata yang sempit sebelum serangan terjadi. Bagi penderita migrain, menghindari pemicu seperti makanan tertentu, stres, atau kurang tidur dapat mengurangi frekuensi serangan.
Program skrining
Pemeriksaan mata teratur disarankan untuk semua orang, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat keluarga glaukoma. Deteksi dini memungkinkan dokter melakukan intervensi sebelum terjadi kerusakan permanen. Tanyakan kepada dokter mata atau puskesmas layanan mata terdekat tentang jadwal skrining yang sesuai.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan permanen pada saraf optik yang menyebabkan kebutaan
- Glaukoma sudut tertutup akut yang tidak ditangani dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dalam hitungan jam hingga hari
- Peradangan atau infeksi yang tidak diobati dapat menyebabkan jaringan parut di mata, katarak, atau glaukoma sekunder
- Migrain yang tidak tertangani dapat mengganggu kualitas hidup, namun tidak menyebabkan kerusakan mata langsung
Prospek jangka panjang
Jika Anda mencari pertolongan segera, terutama untuk glaukoma sudut tertutup akut, peluang untuk mempertahankan penglihatan sangat besar. Banyak orang dapat kembali beraktivitas normal setelah menjalani pengobatan atau prosedur laser. Perjalanan setiap orang berbeda, tetapi dengan kepatuhan berobat dan kontrol rutin, sebagian besar komplikasi serius dapat dicegah. Semakin cepat Anda bertindak, semakin baik kemungkinan hasilnya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.