Telinga Berdenging di Malam Hari: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Telinga berdenging di malam hari, atau yang dikenal sebagai tinnitus, adalah kondisi ketika Anda mendengar bunyi seperti dengung, desis, atau dering tanpa ada sumber suara dari luar. Bunyi ini sering terdengar lebih jelas saat malam hari karena suasana sedang sepi. Tinnitus bukanlah penyakit, melainkan gejala dari masalah lain di telinga, sistem pendengaran, atau tubuh Anda.
Fakta penting
- Tinnitus sangat umum terjadi, terutama pada orang dewasa.
- Bunyi yang muncul bisa berupa dering, desis, atau nada berdenyut.
- Tinnitus bukan tanda bahwa Anda kehilangan pendengaran total, meski sering berkaitan.
- Keadaan tenang di malam hari membuat tinnitus terasa lebih jelas.
- Ada banyak cara yang bisa membantu Anda mengelolanya.
Ya, tinnitus cukup umum. Di seluruh dunia, jutaan orang pernah mengalaminya, meskipun tidak semua orang mencarinya sebagai keluhan serius.
Tinnitus bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang berusia di atas 50 tahun, orang yang bekerja di lingkungan bising, dan mereka yang memiliki masalah pada jantung atau pembuluh darah.
Gejala
- Segera hubungi layanan gawat darurat jika Anda mengalami kehilangan pendengaran secara tiba-tiba.
- Segera minta bantuan jika tinnitus muncul bersamaan dengan kelemahan pada wajah atau salah satu anggota tubuh.
- Hubungi layanan darurat jika Anda mengalami pusing berat yang membuat tubuh tidak bisa seimbang atau jatuh.
- ⚠Tinnitus setelah mengalami benturan atau cedera pada kepala.
- ⚠Keluar darah atau cairan dari telinga.
- ⚠Nyeri hebat di telinga yang muncul bersama bunyi.
Gejala umum
- Mendengar dengung, dering, atau desis yang hanya terdengar oleh Anda.
- Bunyi semakin jelas saat lingkungan tenang atau saat malam hari.
- Sulit tidur karena suara yang terus terdengar.
- Terkadang disertai dengan pendengaran yang menurun.
- Merasa tidak nyaman atau cemas saat berada di ruang sepi.
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin tidak bisa menjelaskan suara yang didengarnya, tetapi tampak gelisah atau sering memegang telinga.
- Orang tua mungkin melihat anaknya sulit tidur atau mengeluh ada 'bunyi' di telinga.
- Tinnitus pada anak sering berkaitan dengan infeksi telinga atau kotoran telinga yang mengeras.
Gejala pada lansia
- Sering muncul bersamaan dengan penurunan pendengaran karena usia.
- Penderita lanjut usia mungkin merasa bingung atau khawatir tentang suara yang mereka dengar.
- Kualitas tidur dapat menurun, dan pada akhirnya memengaruhi suasana hati serta daya ingat.
Penyebab
Penyebab utama
- Paparan suara keras dalam waktu lama, misalnya dari mesin atau musik yang diputar dengan volume tinggi.
- Penumpukan kotoran telinga yang menyumbat saluran telinga.
- Infeksi telinga, sinus, atau masalah pada saluran Eustachius.
- Gangguan pada pembuluh darah di sekitar telinga, seperti tekanan darah tinggi.
- Proses penuaan yang menyebabkan sel-sel rambut di telinga dalam rusak.
- Efek samping beberapa obat, misalnya obat pereda nyeri dosis tinggi atau obat tertentu untuk malaria.
- Masalah pada sendi rahang (TMJ) yang dekat dengan telinga.
Faktor risiko
- Usia 50 tahun ke atas.
- Pekerjaan yang terpapar kebisingan, seperti pabrik atau lapangan udara.
- Sering mendengarkan musik keras menggunakan headphone.
- Memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung.
- Merokok, terlalu banyak minum alkohol, atau mengonsumsi kafein.
- Mengalami stres atau kecemasan yang berkepanjangan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika tinnitus muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
- Jika disertai dengan pusing hebat, gangguan keseimbangan, atau penurunan pendengaran.
- Jika terjadi setelah cedera di kepala atau leher.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika suara di telinga terus berlanjut lebih dari satu minggu dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Jika mengganggu tidur atau membuat Anda sulit berkonsentrasi.
- Jika Anda merasa cemas atau sedih karena tinnitus.
Diagnosis
Dokter spesialis THT akan menanyakan keluhan, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan telinga dengan alat khusus. Beberapa tes mungkin diperlukan untuk menilai pendengaran dan mencari penyebab suara yang Anda dengar.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi: melihat bagian dalam telinga menggunakan alat bercahaya untuk menemukan kotoran atau infeksi.
- Tes pendengaran (audiometri): Anda akan memakai headphone dan mendengar berbagai nada untuk mengukur kemampuan mendengar.
- Pencocokan tinnitus: dokter memutar berbagai jenis bunyi untuk meniru dan menilai karakteristik tinnitus Anda.
- Pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI bila ada kecurigaan masalah pada pembuluh darah atau saraf.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Anda akan diminta berada di ruang yang tenang, mengenakan headphone, dan memberikan respons terhadap bunyi. Setelah hasil keluar, dokter akan menjelaskan temuan dan merancang rencana perawatan bersama Anda.
Perawatan
Tujuan perawatan tinnitus adalah mengurangi dampaknya terhadap hidup Anda. Pengobatan dilakukan sesuai penyebab. Bila tidak ada penyakit serius, fokusnya adalah membuat tinnitus tidak lagi mengganggu kenyamanan Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan suara latar yang lembut seperti suara hujan, kipas angin, atau musik santai untuk menutupi bunyi tinnitus saat akan tidur.
- Hindari kafein, alkohol, dan merokok, terutama beberapa jam sebelum tidur.
- Lindungi telinga dari suara keras dengan penyumbat telinga atau menjauhi sumber bising.
- Kurangi stres dengan tarik napas perlahan, meditasi, atau mendengarkan musik yang menenangkan.
- Bersihkan telinga dengan aman — jangan gunakan cotton bud atau benda lain ke dalam liang telinga.
Perawatan medis
Dokter dapat membersihkan kotoran telinga, mengobati infeksi, atau menyesuaikan obat yang mungkin menyebabkan tinnitus. Jika Anda mengalami penurunan pendengaran, dokter mungkin menyarankan alat bantu dengar. Terapi lain seperti terapi bunyi, terapi perilaku kognitif (CBT), atau alat penutup (masker) tinnitus juga dapat diberikan. Penting untuk mengikuti saran dokter dan tidak melakukan pengobatan sendiri.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang menjadi pilihan utama untuk tinnitus. Pembedahan hanya dipertimbangkan apabila ada kelainan seperti tumor, pembuluh darah abnormal, atau masalah struktural lain pada telinga bagian dalam. Dokter akan menjelaskan manfaat dan risikonya secara rinci.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan tinnitus membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Cobalah tetap aktif dan lakukan kegiatan yang Anda nikmati. Suara itu boleh hadir, tetapi jangan biarkan ia mengambil alih suasana hati Anda. Banyak orang melaporkan tinnitus terasa lebih ringan seiring berjalannya waktu.
Tips gaya hidup
- Tidurlah di kamar yang nyaman dengan suara latar rendah jika diperlukan.
- Sediakan waktu untuk rileks setiap hari, misalnya sebelum tidur.
- Lakukan olahraga rutin seperti berjalan kaki atau senam ringan.
- Kurangi waktu dengan headphone dan istirahatkan telinga Anda secara teratur.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang dan jaga berat badan yang sehat. Batasi asupan garam, kafein, dan gula. Olahraga teratur membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke telinga, serta membantu mengurangi stres.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Tinnitus bisa membuat Anda merasa frustrasi, cemas, atau sedih. Perasaan ini wajar dan penting untuk diakui. Bicarakan dengan orang yang Anda percaya dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan konselor atau psikolog bila perlu. Jika Anda merasa sangat tertekan atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan darurat atau unit kesehatan jiwa terdekat.
Pencegahan
Tidak semua tinnitus dapat dicegah, tetapi banyak kasus bisa dihindari dengan melindungi pendengaran dari suara keras dan menjaga kesehatan tubuh. Jangan menyalakan volume terlalu tinggi, gunakan pelindung telinga saat bekerja dengan mesin, dan kontrol tekanan darah Anda.
Vaksin
Pastikan imunisasi Anda lengkap sesuai jadwal dari Kementerian Kesehatan. Vaksin seperti measles, rubella, dan meningitis dapat membantu mencegah infeksi yang bisa berdampak pada gangguan pendengaran.
Program skrining
Jika Anda sering terpapar kebisingan atau berusia di atas 50 tahun, lakukan pemeriksaan pendengaran secara rutin di puskesmas atau klinik THT sebagai deteksi dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan tidur berkepanjangan yang membuat Anda lelah di siang hari.
- Sulit berkonsentrasi dalam bekerja atau belajar.
- Munculnya kecemasan, depresi, atau mudah marah.
- Cenderung menghindari keramaian atau interaksi sosial.
Prospek jangka panjang
Harapan baik sangat besar. Dengan penanganan yang tepat, banyak orang dapat hidup tenang bersama tinnitus. Penelitian menunjukkan bahwa semakin Anda memahami kondisi ini dan belajar mengelolanya, gangguan yang dirasakan akan semakin berkurang. Ingat, Anda memiliki kendali atas langkah Anda mencari bantuan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.