Wasir di Satu Sisi
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Wasir, atau ambeien, adalah pembengkakan atau peradangan pada pembuluh darah di sekitar anus. Jika wasir hanya muncul di satu sisi, itu berarti bengkak terasa hanya di bagian kiri atau kanan, bukan di sekeliling. Kondisi ini bisa terasa seperti benjolan kecil di dalam atau luar anus.
Fakta penting
- Wasir sangat umum, terutama pada orang dewasa berusia 30–60 tahun.
- Wasir di satu sisi masih dianggap sebagai wasir biasa, bukan penyakit yang berbeda.
- Kebanyakan wasir bisa membaik dengan perawatan sendiri di rumah.
Ya, wasir adalah salah satu masalah pencernaan yang paling sering terjadi. Hampir 3 dari 4 orang dewasa akan mengalami wasir dalam hidup mereka. Wasir di satu sisi sama umumnya dengan wasir di kedua sisi.
Wasir dapat menyerang siapa pun, tetapi lebih sering terjadi pada orang yang sering mengejan saat buang air besar, ibu hamil, orang yang kelebihan berat badan, dan mereka yang memiliki pekerjaan yang mengharuskan duduk lama.
Gejala
- Perdarahan dari anus yang sangat banyak atau tidak berhenti setelah 10 menit ditekan dengan kain bersih.
- Pusing, lemas, atau pingsan akibat kehilangan darah.
- Nyeri hebat di perut bagian bawah atau di sekitar anus yang tidak tertahankan.
- ⚠Darah pada tinja yang terjadi untuk pertama kalinya, apalagi jika Anda berusia di atas 50 tahun.
- ⚠Benjolan di anus yang terasa keras, sangat nyeri, dan membiru (mungkin tanda pembekuan darah atau trombosis).
- ⚠Gejala wasir yang tidak membaik setelah 1 minggu perawatan di rumah.
Gejala umum
- Benjolan lembut di satu sisi anus yang mungkin terasa seperti kacang atau anggur.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman saat duduk atau saat buang air besar.
- Gatal atau iritasi di sekitar anus, terutama di area benjolan.
- Darah segar berwarna merah terang di tisu toilet atau di permukaan tinja.
Gejala pada anak-anak
- Anak-anak yang mengalami wasir biasanya memiliki gejala yang sama dengan orang dewasa, seperti nyeri saat buang air besar atau bercak darah di popok. Namun, wasir pada anak jarang terjadi dan sering kali disebabkan oleh sembelit yang berat.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, wasir bisa lebih sering terjadi karena jaringan di area anus menjadi lebih lemah. Gejala mungkin terasa lebih berat, seperti benjolan yang lebih besar atau perdarahan yang lebih sering. Kulit di sekitar anus juga bisa lebih mudah iritasi.
Penyebab
Penyebab utama
- Tekanan berlebih pada pembuluh darah di anus, misalnya karena mengejan terlalu keras saat buang air besar.
- Sembelit atau diare kronis yang membuat Anda harus sering duduk di toilet.
- Kehamilan, karena rahim yang membesar menekan pembuluh darah di panggul.
Faktor risiko
- Kurang makan serat (sayur, buah, gandum utuh).
- Kebiasaan duduk terlalu lama di toilet atau di kursi keras.
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
- Usia di atas 50 tahun (jaringan di anus melemah).
- Riwayat keluarga dengan wasir.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda melihat darah dalam tinja untuk pertama kalinya, terutama jika Anda berusia di atas 50 tahun.
- Jika nyeri wasir sangat hebat atau disertai demam.
- Jika benjolan di anus membesar dan terasa sangat sakit (mungkin wasir trombosis).
Buat janji temu rutin jika:
- Jika gejala wasir ringan tetapi sudah berlangsung lebih dari 1 minggu.
- Jika Anda sering mengalami wasir yang kambuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Jika Anda ingin melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari perdarahan.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda, lalu melakukan pemeriksaan fisik pada area anus. Pemeriksaan ini biasanya cepat dan tidak terlalu sakit.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan colok dubur (digital rectal exam) untuk meraba wasir di dalam saluran anus.
- Anoskopi, yaitu menggunakan alat kecil berlampu untuk melihat langsung bagian dalam anus.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya dilakukan di poliklinik. Anda mungkin diminta berbaring miring atau membungkuk. Dokter akan memasukkan jari bersarung tangan yang sudah dilumasi ke anus. Jika diperlukan, dokter akan menggunakan alat anoskopi. Prosedurnya hanya beberapa menit.
Perawatan
Sebagian besar wasir bisa diobati dengan perawatan rumahan, seperti memperbaiki pola makan dan kebiasaan buang air besar. Jika perawatan rumahan tidak cukup, dokter bisa menawarkan pengobatan medis tanpa operasi atau prosedur kecil.
Perawatan mandiri di rumah
- Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari) dan makan makanan tinggi serat, seperti buah, sayur, dan biji-bijian, agar tinja lebih lunak.
- Rendam area anus dalam air hangat (sitz bath) selama 10–15 menit, 2–3 kali sehari, untuk meredakan nyeri dan bengkak.
- Hindari mengejan saat buang air besar. Usahakan untuk pergi ke toilet begitu ada dorongan, jangan ditunda.
- Gunakan tisu basah tanpa alkohol atau bilas dengan air bersih setelah buang air besar, bukan tisu kering yang kasar.
Perawatan medis
Jika perawatan rumahan tidak cukup, dokter dapat menyarankan penggunaan obat oles atau supositoria yang dijual bebas atau resep, misalnya yang mengandung zat penenang atau antiradang. Beberapa prosedur kecil seperti pengikatan benang karet (rubber band ligation) atau suntikan obat juga bisa dilakukan untuk mengempiskan wasir. Nama obat dan dosis harus ditentukan oleh dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi pengangkatan wasir biasanya hanya dilakukan jika wasir sangat besar, tidak membaik dengan pengobatan lain, atau menyebabkan perdarahan berat. Diskusikan dengan dokter bedah jika Anda membutuhkan operasi.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan wasir di satu sisi umumnya tidak membatasi aktivitas Anda. Anda bisa tetap bekerja dan bersosialisasi seperti biasa. Kuncinya adalah menjaga kebersihan area anus dan menghindari pemicu seperti duduk terlalu lama atau mengejan.
Tips gaya hidup
- Jangan duduk di toilet terlalu lama – batasi waktu buang air besar maksimal 5–10 menit.
- Gunakan bantal berbentuk donat (cushion) jika Anda harus duduk di permukaan keras atau untuk perjalanan jauh.
- Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki setiap hari untuk melancarkan pencernaan.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan berserat tinggi setiap hari, seperti sayuran hijau, buah pepaya, pisang, dan oatmeal. Hindari makanan pedas atau berlemak yang bisa memperparah iritasi. Olahraga teratur, seperti jogging atau berenang, membantu mencegah sembelit dan menjaga berat badan ideal.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Wasir bisa membuat Anda merasa malu atau cemas, terutama jika sering kambuh. Ingatlah bahwa wasir adalah kondisi medis yang sangat umum dan tidak perlu memalukan. Bicarakan kekhawatiran Anda dengan dokter atau orang terdekat untuk mengurangi beban pikiran.
Pencegahan
Ya, wasir sering kali bisa dicegah dengan menjaga pola makan tinggi serat, minum cukup air, dan tidak menunda buang air besar. Olahraga teratur dan menghindari duduk terlalu lama juga membantu mencegah terjadinya wasir.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk wasir. Namun, jika Anda berusia di atas 50 tahun atau memiliki faktor risiko, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan kolonoskopi untuk menyingkirkan penyebab lain perdarahan dubur.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Wasir bisa membesar dan menyebabkan perdarahan yang lebih sering, sehingga berisiko menyebabkan anemia (kekurangan sel darah merah).
- Pembekuan darah di dalam wasir (trombosis) yang menyebabkan nyeri hebat dan benjolan membiru.
- Wasir yang menonjol keluar dan tidak bisa didorong kembali (prolaps) bisa menyebabkan infeksi atau kerusakan jaringan.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, sebagian besar wasir bisa ditangani dengan baik. Dengan perawatan yang tepat, gejala biasanya membaik dalam waktu beberapa hari hingga minggu. Komplikasi serius jarang terjadi. Jika Anda mengikuti saran dokter dan menjaga pola hidup sehat, wasir bisa dikendalikan dengan baik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.